Fenomena Side Hustle di Kalangan Mahasiswa Unram
Studi Kualitatif tentang Motivasi, Strategi Ekonomi, dan Identitas Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.71456/sur.v5i1.2191Keywords:
Side Hustle, Gig Economy, Mahasiswa, Kewirausahaan Digital, Analisis Tematik, UNRAMAbstract
Fenomena side hustle semakin banyak dijumpai di kalangan mahasiswa sebagai respons terhadap kebutuhan ekonomi, perkembangan teknologi digital, dan keinginan untuk meningkatkan kapasitas diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji motivasi mahasiswa Universitas Mataram (UNRAM) dalam menjalankan side hustle, strategi yang digunakan untuk menyeimbangkan aktivitas akademik dan pekerjaan sampingan, serta dampaknya terhadap kemandirian ekonomi, pengembangan keterampilan, dan pembentukan identitas diri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terbuka yang diisi oleh 40 mahasiswa aktif UNRAM yang menjalankan side hustle. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui proses pengodean, pengelompokan kategori, dan identifikasi tema-tema utama. Hasil penelitian menunjukkan lima tema utama, yaitu: (1) motivasi ekonomi dan dorongan untuk mencapai kemandirian finansial, (2) fleksibilitas platform digital yang mendukung aktivitas side hustle, (3) strategi adaptasi mahasiswa dalam mengelola tuntutan akademik dan pekerjaan, (4) dampak side hustle terhadap pengembangan keterampilan dan pengalaman kerja, serta (5) transformasi identitas diri yang ditandai dengan meningkatnya rasa percaya diri dan jiwa kewirausahaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa side hustle tidak hanya dipandang sebagai sumber pendapatan tambahan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran praktis yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika gig economy di kalangan mahasiswa serta menjadi bahan pertimbangan bagi perguruan tinggi dalam merancang program pendampingan dan pengembangan kewirausahaan mahasiswa.
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Cathabella, T., Rosita, R., Munparidi, M., Ridho, S. L. Z., & Riana, D. (2026). Kontribusi manajemen waktu dan beban kerja terhadap prestasi akademik mahasiswa pekerja paruh waktu. Jurnal Simki Economic, 9(1), 44–54.
Davis, F. D. (1989). Technology acceptance model: TAM. Al-Suqri, MN, Al-Aufi, AS: Information Seeking Behavior and Technology Adoption, 205(219), 5.
Goode, W. J. (1960). A theory of role strain. American Sociological Review, 25(4), 483–496.
Lestari, F. P. (2024). Menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada mahasiswa. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 7(4), 3837–3843.
Moleong, L. J. (2018). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ningsih, R. P., Septari, A.-I., & Novita, Y. (2024). Analisis minat kewirausahaan mahasiswa di era digitalisasi (studi kasus: mahasiswa pendidikan ekonomi). Multiplier Effect: Jurnal Riset Mahasiswa Pendidikan Ekonomi, 1(3), 19–33.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78.
Vallas, S., & Schor, J. B. (2020). What do platforms do? Understanding the gig economy. Annual Review of Sociology, 46(1), 273–294.
Zaini, M., Miladiyah, S. J., & Salim, A. (2025). Eksplorasi faktor pendorong mahasiswa untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi berbasis platform digital (gig economy). Balance: Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 4(1), 322–331.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Helmi Faisal Khalik, Aghniya Amaliatus Shalihah, Khairian Saputra, Muhamad Yasser, Agus Setiawan, Zarina Zulqiah, & Jaka Anggara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








