Analisis Determinan Penyerapan Tenaga Kerja pada Sektor Industri Mikro dan Kecil di Provinsi NTB Tahun 2013-2024

Authors

  • St Maryam* Universitas Mataram
  • Vici Handalusia Universitas Mataram
  • M. Rizal Eka Saputra Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.71456/sur.v5i1.2208

Keywords:

Industri Mikro dan Kecil, Inflasi, Penanaman Modal Dalam Negeri, Penyerapan Tenaga Kerja, Pertumbuhan Ekonomi

Abstract

Penyerapan tenaga kerja merupakan salah satu indikator penting keberhasilan pembangunan ekonomi daerah, namun penyerapan tenaga kerja pada sektor industri mikro dan kecil di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama periode 2013–2024 masih mengalami fluktuasi meskipun terjadi perubahan berbagai indikator makroekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Upah Minimum Provinsi (UMP), dan inflasi terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor industri mikro dan kecil di Provinsi NTB. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan memanfaatkan data sekunder time series tahun 2013–2024. Populasi penelitian mencakup seluruh data tahunan mengenai indikator makroekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Provinsi NTB, sedangkan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan seluruh data periode penelitian. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda yang didahului dengan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi, PMDN, UMP, dan inflasi tidak berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap penyerapan tenaga kerja, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 9,70%. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penyerapan tenaga kerja pada sektor industri mikro dan kecil di Provinsi NTB lebih dipengaruhi oleh karakteristik internal usaha dibandingkan faktor-faktor makroekonomi yang dianalisis.

References

Akerlof, G. A. (1982). Labor contracts as partial gift exchange. The Quarterly Journal of Economics, 97(4), 543–569. https://doi.org/10.2307/1885099

Arikunto, S. (2016). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. (2022). Industri mikro dan kecil, si kecil yang berdampak besar. https://jambi.bps.go.id/id/news/2022/08/04/208/industri-mikro-dan-kecil--si-kecil-yang-berdampak-besar.html

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2023a). Indeks harga konsumen dan inflasi Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2023b). Produk domestik regional bruto Provinsi Nusa Tenggara Barat menurut lapangan usaha.

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2023c). Statistik industri mikro dan kecil Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Borjas, G. J. (2020). Labor economics (8th ed.). McGraw-Hill Education.

Dirman, Maryam, S., & Irwan, M. (2025). Analysis of the determinants of labor absorption in the industrial sector in West Nusa Tenggara. Journal of Economics, Finance and Management Studies, 8(5), 3243–3248. https://doi.org/10.47191/jefms/v8-i5-64

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (10th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Basic econometrics (5th ed.). McGraw-Hill.

Jhingan, M. L. (2017). The economics of development and planning. Vrinda Publications.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2023). Laporan perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Keynes, J. M. (1936). The general theory of employment, interest and money. Macmillan.

Kuncoro, M. (2013). Metode riset untuk bisnis dan ekonomi: Bagaimana meneliti dan menulis tesis. Erlangga.

Mankiw, N. G. (2018). Principles of economics (8th ed.). Cengage Learning.

Mankiw, N. G. (2019). Macroeconomics. Worth Publishers.

Nasir, M. (2025, April 28). BKPM targetkan investasi di NTB Rp61 triliun, DPMPTSP minta direvisi. IDN Times NTB. https://ntb.idntimes.com/news/ntb/bkpm-targetkan-investasi-di-ntb-rp61-triliun-dpmptsp-minta-direvisi-00-ldn3d-ccd3ky

Nugroho, A. (2019). Pengaruh inflasi terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Jurnal Ekonomi Nasional, 14(1), 45–56.

Prasetyo, B., & Soesilo, Y. (2018). Pengaruh investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 16(2), 89–102.

Rini, E. F., & Septriani, S. (2025). Impact analysis of minimum wages, investments, and inflation on labor absorption in the manufacturing industry in Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan, 10(1), 11–24. https://doi.org/10.20473/jiet.v10i1.58541

Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (2019). Economics (20th ed.). McGraw-Hill Education.

Sari, R., & Hidayat, T. (2020). Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap kesempatan kerja di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, 12(1), 23–35.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukirno, S. (2016). Makroekonomi: Teori pengantar (3rd ed.). Rajawali Pers.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Pearson Education Limited.

Yasir, Z., & Idariyani. (2024). Pengaruh pertumbuhan ekonomi dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri di Indonesia. Jurnal Ilmiah Basis Ekonomi dan Bisnis, 3(1), 1–21. https://doi.org/10.22373/jibes.v3i1.4903

Downloads

Published

2026-07-18

How to Cite

Maryam, S., Handalusia, V., & Saputra, M. R. E. (2026). Analisis Determinan Penyerapan Tenaga Kerja pada Sektor Industri Mikro dan Kecil di Provinsi NTB Tahun 2013-2024. Surplus: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 5(1), 654–664. https://doi.org/10.71456/sur.v5i1.2208