Fenomena Coffeeshop Culture di Mataram
Dampak Kafe Modern terhadap Perubahan Pola Konsumsi Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.71456/sur.v5i1.2209Keywords:
Coffeeshop Culture, Pola Konsumsi, Mahasiswa, Kota Mataram, Literasi KeuanganAbstract
Pesatnya pertumbuhan coffeeshop culture di Kota Mataram mencerminkan pergeseran signifikan dalam perilaku konsumsi mahasiswa yang melampaui sekadar aktivitas makan dan minum, merambah ke pembentukan identitas sosial dan kapitalisme gaya hidup. Penelitian ini mengkaji dinamika fenomena tersebut beserta implikasinya terhadap pola pengeluaran mahasiswa dalam konteks budaya konsumen perkotaan di kota berukuran menengah di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuesioner terbuka, penelitian ini melibatkan empat belas mahasiswa aktif dari empat perguruan tinggi di Mataram yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan kerangka analisis tematik induktif enam fase Braun dan Clarke (2006), menghasilkan delapan tema utama. Temuan menunjukkan bahwa kafe telah berkembang menjadi arena identitas sosial yang multifungsional, ditopang oleh tiga faktor yang saling terkait: ketersediaan infrastruktur fungsional, tekanan kelompok sebaya, dan fear of missing out (FOMO) yang didorong media sosial. Secara penting, dampak finansial dimediasi terutama oleh literasi keuangan individual, bukan oleh frekuensi kunjungan. FOMO pun beroperasi sebagai kontinum, yaitu bukan variabel biner, mulai dari penerimaan tanpa sikap kritis hingga penolakan aktif. Sebanyak 78,6% informan memandang coffeeshop culture sebagai habitus yang telah mengakar, bukan sekadar tren sementara. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur dengan menempatkan fenomena kafe di Mataram dalam kerangka teori medan Bourdieu dan teori konsumsi mencolok Veblen, menghubungkan pola perilaku lokal dengan proses reproduksi kelas dan kapitalisme gaya hidup pada tataran makro di Indonesia.
References
Aeni, W. S. N., Achdiani, Y., & Utami, N. F. (2025). Pengaruh kebiasaan nongkrong di coffee shop terhadap gaya hidup konsumtif mahasiswa di Kota Bandung. Skripsi S1. Universitas Pendidikan Indonesia.
Auria, T. R., Putri, R. A., & Sari, D. K. (2025). Fenomena FOMO coffee shop sebagai gaya hidup remaja. Jurnal Kajian Masyarakat dan Sosiologi, 8(1). https://doi.org/10.xxxx/jkms.8.1
Baudrillard, J. (1998). The consumer society: Myths and structures. SAGE Publications.
Bourdieu, P. (1984). Distinction: A social critique of the judgement of taste. Harvard University Press.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
de Certeau, M. (1984). The practice of everyday life. University of California Press.
Elpia, E. (2025). Kebiasaan konsumsi kopi dan gaya hidup urban di coffee shop Kota Pontianak. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 17(1). https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jvip/article/view/101487
Hapsari, Z. R., & Wijaya, A. (2024). Coffee shop dan gaya hidup mahasiswa perkotaan. Journal of Young Academics, 3(2), 150–160.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.
Oldenburg, R. (1989). The great good place: Cafes, coffee shops, bookstores, bars, hair salons and other hangouts at the heart of a community. Paragon House.
Penora, R., Fauzi, A., & Dermawan, D. (2022). Perilaku konsumen kopi di Parewa Coffee Shop Kota Padang. Prosiding Politeknik Negeri Pangkajene Kepulauan.
Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848. https://doi.org/10.1016/j.chb.2013.02.014
Pujianto, W. E., Yulianto, M. R., Pebrianggara, A., & Widyasmara, B. A. (2024). Coffee shop dan perubahan gaya hidup mahasiswa Muslim di Sidoarjo. International Journal of Economics and Commerce, 1(1), 1–9.
Ritzer, G. (2019). The McDonaldization of society: Into the digital age (9th ed.). SAGE Publications.
Rohmah, M., Pambayun, R. N., Iswahyudi, M., & Sugiyantiningtyas, T. (2024). Ruang sosial milenial: Gaya hidup mahasiswa ngo-coffee shop di Banyuwangi. Santhet, 8(1), 894–900.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Universitas Mataram. (2023). Kedai kopi sebagai ruang publik mahasiswa di Kota Mataram. https://eprints.unram.ac.id/48225/
Veblen, T. (1899). The theory of the leisure class: An economic study of institutions. Macmillan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Baiq Tri Astuti Utami, Dina Handika Anugerah, Baiq Maulidina Khaerunnisa, Zulyadain, & Jaka Anggara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








