Analisis Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Tingkat Kunjungan Wisatawan pada Objek Wisata Pohon Purba (Lian) di Desa Gunung Malang
DOI:
https://doi.org/10.71456/sur.v5i1.2284Keywords:
Daya Tarik Wisata, Manajemen Destinasi, Pariwisata Berkelanjutan, Persepsi Wisatawan, Promosi DigitalAbstract
Objek Wisata Pohon Purba (Lian) di Desa Gunung Malang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis konservasi, namun tingkat kunjungan wisatawan masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi pemerintah desa, pengelola, masyarakat, dan wisatawan terhadap pengelolaan objek wisata, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya tingkat kunjungan wisatawan, serta merumuskan strategi pengembangannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi penelitian meliputi pemerintah desa, pengelola, masyarakat sekitar, dan wisatawan, sedangkan informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sebagai uji kredibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya tingkat kunjungan wisatawan dipengaruhi oleh keterbatasan fasilitas pendukung, pengelolaan destinasi yang belum optimal, dan promosi wisata yang masih terbatas, sedangkan aksesibilitas bukan merupakan faktor utama penghambat kunjungan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas fasilitas, penguatan kapasitas pengelola, optimalisasi promosi digital, serta sinergi antara pemerintah desa, pengelola, dan masyarakat merupakan strategi yang perlu diprioritaskan untuk meningkatkan daya tarik dan kunjungan wisatawan secara berkelanjutan.
References
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Heryono, dkk. (2025). (Lengkapi sesuai identitas artikel yang digunakan dalam naskah).
Inskeep, E. (1991). Tourism planning: An integrated and sustainable development approach. Van Nostrand Reinhold.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.
Meliani, R., Gantina, D., & Nurmalinda, E. (2025). (Lengkapi sesuai identitas artikel yang digunakan dalam naskah).
Middleton, V. T. C., & Clarke, J. (2001). Marketing in travel and tourism (3rd ed.). Butterworth-Heinemann.
Muhaimin, Nugroho, & Khalik. (2023). (Lengkapi sesuai identitas artikel yang digunakan dalam naskah).
Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi pariwisata. Andi.
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Rini, E. S. (2023). (Lengkapi sesuai identitas artikel yang digunakan dalam naskah).
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.
Yoeti, O. A. (2008). Perencanaan dan pengembangan pariwisata. Pradnya Paramita.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maudina Apria Umami, M.Ilham Faruq, Pristina Sari, Nur Hilmiyanti, & Yuyun Hendriana Sasmita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








