Analisis Break Even Point (BEP) dan Pendapatan Usaha Ternak Sapi Perah di Desa Samirono Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang

Authors

  • Ani Wahyu Lestari* Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim Semarang
  • Endah Subekti Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim Semarang
  • Dewi Hastuti Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim Semarang
  • Shofia Nur Awami Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim Semarang

DOI:

https://doi.org/10.71456/sur.v5i1.2325

Keywords:

Break Even Point, Pendapatan Usaha, R/C Ratio, Sapi Perah, Usaha Ternak Sapi Perah

Abstract

Usaha ternak sapi perah memiliki peran penting dalam penyediaan susu sekaligus sebagai sumber pendapatan masyarakat pedesaan, namun sebagian besar peternak belum melakukan analisis kelayakan usaha secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan menganalisis total biaya, penerimaan, pendapatan, Break Even Point (BEP), dan Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) usaha ternak sapi perah di Desa Samirono, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 133 peternak sapi perah, dengan sampel sebanyak 34 responden yang ditentukan menggunakan purposive sampling dan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan, Break Even Point, dan R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi sebesar Rp56.995.474, rata-rata penerimaan Rp72.865.307, dan rata-rata pendapatan Rp15.869.834 per periode laktasi. Nilai rata-rata BEP unit sebesar 8.091,23 liter, BEP harga sebesar Rp5.819 per liter, sedangkan nilai R/C Ratio sebesar 1,22. Penelitian ini menyimpulkan bahwa usaha ternak sapi perah di Desa Samirono telah melampaui titik impas, memberikan keuntungan, dan layak untuk dikembangkan.

References

Achmadi, A., & Narbuko, C. (2003). Metodologi penelitian. Bumi Aksara.

Al-Amin, A. F., Hartono, M., & Suharyati, S. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi calving interval sapi perah pada peternakan rakyat di beberapa kabupaten/kota Provinsi Lampung. Jurnal Penelitian Peternakan Indonesia, 1(1), 33–36.

Amam, A., Soetriono, S., & Harsita, P. A. (2020). Peranan sumber daya terhadap SDM paternal dan pengembangan usaha ternak sapi perah di Kawasan Peternakan Sapi Perah Nasional. Jurnal Peternakan Indonesia, 22(1), 1–10.

Arikunto, S. (2012). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang. (2025). Kecamatan Getasan dalam angka 2025. Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang.

Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik perusahaan peternakan sapi perah 2020. Badan Pusat Statistik.

Bai, M. A., Khotimah, K., & Sujono. (2023). Deskripsi tampilan produksi, konsumsi, dan kualitas susu sapi perah Fries Holland (FH) di KUBE PSP Maju Mapan. Journal of Animal Research and Applied Science.

Emzir. (2009). Metodologi penelitian pendidikan. RajaGrafindo Persada.

Ernawan, M., Trijana, E., & Ghozali, R. (2016). Analisis pendapatan usaha peternakan sapi perah laktasi (Studi kasus di Desa Minggirsari Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar). AVES, 10(2), 25–40.

Firman, A., & Saptati, R. A. (2021). Econometric model of children participation in family dairy farming in the center of dairy farming, West Java Province, Indonesia.

Hidayatullah, M. Z., Soelistijo, D., & Deffinika, I. (2021). Pengaruh kondisi sosial ekonomi terhadap fertilitas peternak sapi perah di Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan. Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 2(4), 349–358.

Julhadi, Susilawati, D., Rosa, S., Adriani, P., Ganiem, L. M., Fazilla, S., ... Ratnaningtyas, E. M. (2022). Metodologi penelitian pendidikan (N. Saputra, Ed.). Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Kurniawan, D., et al. (2022). Analisis ekonomi usaha peternakan sapi perah rakyat. Jurnal Peternakan Indonesia.

Lestari, E. S., Muktiani, A., & Harjanti, D. W. (2021). Kecernaan serat dan total digestible nutrients pakan akibat suplementasi daun katuk, jintan hitam dan mineral dalam rumen sapi perah secara in vitro. Bulletin of Applied Animal Research, 2(2). https://doi.org/10.36423/baar.v2i2.556

Londa, P. K., Waleleng, P. O., Legrans, R. A. J., & Elly, F. H. (2017). Analisis break even point (BEP) usaha ternak sapi perah "Tarekat MSC" di Kelurahan Pinaras Kota Tomohon. Jurnal Zootek, 37(1), 158–166.

Malika, U., & Cahya, J. A. (2020). Confirmatory factor analysis pada keberlanjutan usaha agribisnis sapi perah. Jurnal Agribisnis, 22(2), 155–166.

Nurdiyansah, I., Suherman, D., & Putranto, H. D. (2020). Hubungan karakteristik peternak dengan skala kepemilikan sapi perah di Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang. Buletin Peternakan Tropis, 1(2), 64–74.

Pemerintah Desa Samirono. (2024). Monografi Desa Samirono Tahun 2024. Pemerintah Desa Samirono.

Prasetyo, A., et al. (2021). Analisis biaya tetap dan biaya variabel pada usaha sapi perah. Jurnal Agribisnis Peternakan.

Putra, T. D., Aini, L. N., & Hansah, S. A. (2021). Pengaruh pemberian rumput gadjah (Pennisetum purpureum) dan comboran (ampas tahu, ampas singkong/gamblong, dan konsentrat SMG-S20®) terhadap produksi susu sapi Friesian Holstein (FH). Media Bina Ilmiah, 14(12), 3707–3710. https://doi.org/10.33758/mbi.v14i12.1127

Putranto, E. H. (2006). Analisis keuntungan usaha peternakan sapi perah rakyat di Jawa Tengah (Tesis, Universitas Diponegoro).

Rahardja, P., & Manurung, M. (2012). Teori ekonomi mikro: Suatu pengantar (Edisi revisi). Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Rismyanti, N., Arisandi, B., Bastoni, & Perwitasari, F. D. (2023). Analisis usaha peternakan sapi perah pada Koperasi Laras Ati Kabupaten Kuningan. Jurnal Kandang, 15(2), 62–73.

Risyana, R. M. (2024). Hubungan karakteristik anak peternak dengan persepsinya terhadap regenerasi beternak sapi perah. Jurnal Sosial Bisnis Peternakan, 2(2), 62–70.

Saputra, R., et al. (2021). Analisis biaya produksi usaha sapi perah skala rakyat. Jurnal Sosial Ekonomi Peternakan.

Soekartawi, Soeharjo, A., Dillon, J. L., & Hardaker, B. (1986). Ilmu usahatani dan penelitian untuk pengembangan petani kecil. Penerbit Universitas Indonesia.

Suwoyo, & Widiyaningrum, P. (2008). Performans reproduksi sapi Peranakan Simmental hasil inseminasi buatan di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 11(3), 125–133.

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

Lestari, A. W., Subekti, E., Hastuti, D., & Awami, S. N. (2026). Analisis Break Even Point (BEP) dan Pendapatan Usaha Ternak Sapi Perah di Desa Samirono Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Surplus: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 5(1), 1809–1826. https://doi.org/10.71456/sur.v5i1.2325