Eksplorasi Peran UMKM dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Pendekatan Ekonomi Syariah
DOI:
https://doi.org/10.71456/sur.v5i1.2326Keywords:
UMKM, Ekonomi Syariah, Kemandirian Ekonomi, Pembiayaan SyariahAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pendekatan ekonomi syariah, dengan fokus pada kontribusi organisasi ekonomi UMKM terhadap perkembangan usaha dan kemandirian ekonomi pelaku UMKM di Kota Medan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur kepada pelaku UMKM serta didukung studi pustaka untuk memperkuat landasan teoritis. Penelitian ini membahas hambatan struktural dan keterbatasan kapasitas internal yang dihadapi pelaku UMKM, ketergantungan pada pembiayaan eksternal berbasis bunga yang belum sepenuhnya selaras dengan prinsip ta'awun dan larangan riba dalam ekonomi Islam. Keterbatasan akses terhadap modal menjadi kendala signifikan, mendorong sebagian pelaku usaha bergantung pada bantuan pemerintah atau lembaga keuangan konvensional; ketergantungan ini berpotensi menghambat kemandirian apabila tidak diimbangi dengan kemampuan pengelolaan usaha yang memadai serta peralihan bertahap ke skema pembiayaan syariah seperti mudharabah, musyarakah, dan zakat produktif. Belum optimalnya pemanfaatan jaringan sosial turut membatasi akses pasar, padahal ekonomi Islam menekankan pentingnya relasi sosial yang bersifat ta'awun sebagai sumber ketahanan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlangsungan dan kemandirian usaha UMKM dipengaruhi oleh interaksi antara faktor internal dan eksternal, dan bahwa pelaku usaha yang mengandalkan modal pribadi atau skema bagi hasil cenderung menunjukkan tingkat kemandirian yang lebih tinggi, sejalan dengan tujuan maqasid al-syariah berupa hifz al-mal, yaitu pemeliharaan dan pengembangan harta secara halal. Dengan demikian, penguatan kapasitas internal, optimalisasi peran organisasi ekonomi, serta perluasan akses pembiayaan sosial dan komersial berbasis syariah menjadi kunci dalam mendorong kemandirian dan keberlanjutan UMKM yang berlandaskan nilai-nilai ekonomi Islam.
References
Abate, S., & Sheferaw, M. (2023). Determinants of performance and entrepreneurial ecosystem of micro, small, and medium enterprises (MSMEs). Journal of Innovation and Entrepreneurship, 12(1), 45-62. https://doi.org/10.1186/s13731-023-00312-z
Anggraeni, F. D., Hardjanto, I., & Hayat, A. (2017). Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Melalui Fasilitasi Pihak Eksternal dan Potensi Internal (Studi Kasus pada Kelompok Usaha "Emping Jagung" di Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing, Kota Malang). Jurnal Administrasi Publik, 1(6), 1286-1295.
Ardiansyah, R. (2016). Peran strategis dan tantangan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 7(2), 141-155.
Arianti, D., & Prasetyo, B. (2021). Efektivitas program pemberdayaan dan regulasi pemerintah dalam penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah. Jurnal Administrasi Publik, 17(1), 89-104.
Darmasetiawan, N. K., Winarto, H., Levina, P., Astanto, T. J., Ajiedragono, F., & Lim, R. (2022). Definition and criteria of MSME in Indonesia: Does it have ambiguous interpretations? Proceedings The 2nd Law CMU International Conference 2022 Dynamic of Laws amidst the Crisis and Its Aftermath.
Farida, N. (2020). Strategi inovasi produk berskala kecil dalam meningkatkan daya saing UMKM di masa krisis. Jurnal Manajemen Kewirausahaan, 22(2), 115-126.
Firdaus, A., & Handayani, S. (2022). Optimalisasi pemanfaatan bantuan kelembagaan dan implikasinya terhadap otonomi pengambilan keputusan pelaku usaha. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 24(3), 201-213.
Harahap, I., Nawawi, Z. M., & Syahputra, A. (2023). Signifikansi peranan UMKM dalam pembangunan ekonomi di Kota Medan dalam prespektif syariah. Islamic Banking and Finance.
Ife, J. (2013). Community development in an uncertain world: Vision, analysis and practice. Cambridge University Press.
Najwa, I., & Syarif, D. (2025). Peran ekonomi syariah terhadap UMKM di Indonesia. IQTISHOD: Jurnal Pemikiran dan Hukum Ekonomi Syariah, 4(2), 193-203. https://doi.org/10.69768/ji.v4i2.84
Nurjannah, S. (2022). Strategi adaptif UMKM: Penyesuaian harga dan diversifikasi produk di tengah fluktuasi ekonomi pasar regional. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 8(1), 47-58.
Oktaviani, R. (2020). Peran modal sosial dan perluasan jaringan pemasaran digital dalam meningkatkan kinerja operasional UMKM. Jurnal Sosiologi Ekonomi, 15(2), 133-146.
Putri, A. M. (2021). Inovasi inkremental: Bagaimana peningkatan kecil yang konsisten memperkuat keberlanjutan usaha mikro. Jurnal Pengembangan Wiraswasta, 23(3), 175-188.
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Lembaran Negara RI Tahun 2008 Nomor 93. Sekretariat Negara.
Rumijati, A., & Hakim, L. (2023). Pengaruh kepemimpinan kewirausahaan terhadap kinerja bisnis melalui perilaku kerja inovatif dan efikasi diri pelaku UMKM. Jurnal Manajemen dan Keuangan, 12(1), 34-51.
Setyawan, A. A., Desembrianita, E., Santoso, M. H., Syahril, & Kalalo, R. R. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemandirian ekonomi lokal. Jurnal Ekonomi, Humaniora dan Ilmu Sosial (JERKIN).
Simanjuntak, M., & Pasaribu, F. (2023). Kapabilitas dinamis, digitalisasi, dan inovasi organisasi: Menguji jembatan orientasi kepemimpinan terhadap kinerja bisnis UMKM. Jurnal Analisis Manajemen, 19(2), 112-129.
Suharto, E. (2010). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Alfabeta.
Sumodiningrat, G. (2009). Mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa melalui pemberdayaan ekonomi rakyat. Penerbit Media Pressindo.
Surya, B., Menne, F., Sabhan, H., Suriani, S., Rasyidi, A., & Ahmad, M. (2021). Economic growth, technology innovation, and the sustainability of micro, small, and medium enterprises (MSMEs): Evidence from developing economies. Sustainability, 13(24), 13838. https://doi.org/10.3390/su132413838
Suryadi, T., & Malik, I. (2022). Dampak penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terhadap peningkatan kapasitas produksi dan ketahanan finansial UMKM. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 26(2), 250-264.
Swedberg, R. (2003). Principles of economic sociology. Princeton University Press.
Ubaidillah, Nurrohman, D., & Anshor, A. M. (2025). Sharia microfinance reformulation towards an inclusive economy: An approach maqashid al-shariah fi hifdz al-mal. Mu'amalah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 4(2), 273-302. https://doi.org/10.32332/muamalah.epmex470
Utami, W. (2023). Modal sosial sebagai determinan perluasan pasar dan daya saing kompetitif pelaku usaha lokal. Jurnal Riset Ilmu Manajemen, 4(1), 77-92.
Widyaningrum, N. (2023). Pola permodalan campuran: Analisis keseimbangan antara modal mandiri dan akses kredit formal pada awal pertumbuhan UMKM. Jurnal Dinamika Ekonomi, 14(2), 105-119.
Zahid Mahmood, H., Abbas, K., & Fatima, M. (2017). Islamic microfinance and household welfare nexus: Empirical investigation from Pakistan. Journal of Global Entrepreneurship Research, 7(18), 1-15. https://doi.org/10.1186/s40497-017-0075-1
Zimmerman, M. A. (2000). Empowerment theory: Psychological, organizational, and community levels of analysis. In J. Rappaport & E. Seidman (Eds.), Handbook of Community Psychology (pp. 43-63). Springer.
Zitouni, T., & Ben Jedidia, K. (2022). Does Islamic microfinance contribute to economic empowerment in Tunisia: A case study of Zitouna Tamkeen. Journal of Business and Socio-economic Development, 2(1), 67-81. https://doi.org/10.1108/JBSED-10-2021-0143.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tetty Yuliaty, & Arief Qaedi Hutagalung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








