Pengaruh Literasi Keuangan, Pengendalian Anggaran, dan Persepsi Kenaikan Harga terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan pada Mahasiswa Kolektor Merchandise K-Pop
DOI:
https://doi.org/10.71456/sur.v5i1.2398Keywords:
Literasi Keuangan, Pengendalian Anggaran, Persepsi terhadap Kenaikan Harga, Perilaku Manajemen Keuangan, Kolektor K-PopAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana literasi keuangan, pengendalian anggaran, dan persepsi kenaikan harga memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa kolektor merchandise K-Pop. Populasi dalam penelitian ini terdiri atas mahasiswa aktif yang mengalokasikan aset berwujud berupa merchandise K-Pop. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 143 responden. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan data primer berbasis kuantitatif melalui penyebaran kuesioner. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS melalui metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa literasi keuangan, pengendalian anggaran, dan persepsi kenaikan harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan, baik secara parsial maupun secara simultan. Dari ketiga variabel penelitian, pada uji regresi linier berganda literasi keuangan memiliki dampak yang paling dominan dengan nilai Standardized Coeddicients Beta tertinggi sebesar 0,619. Keempat hipotesis yang diajukan (H1,H2,H3,H4) berhasil membuktikan kebenarannya dan diterima karena hasil penelitian mendukung asumsi awal. Angka R Square pada perilaku pengelolaan keuangan pribadi sebesar 65,7%, di antaranya dapat dijelaskan oleh literasi keuangan, pengendalian anggaran, dan persepsi kenaikan harga, sedangkan sisanya sebanyak 34,4% dijelaskan oleh faktor atau variabel di luar model. Hubungan antara perilaku pengelolaan keuangan dengan literasi keuangan, pengendalian anggaran, dan persepsi kenaikan harga menunjukan korelasi sangat kuat dan signifikan.
References
Ajzen. (2020). The theory planned behavior. Academic Press, 34(11), 1369–1376. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Alfathi, B. R. (2025, Februari). Indonesia jadi konsumen terbesar K-Pop di dunia, sentuh 18% pangsa pasar global. GoodStats Data. https://data.goodstats.id/statistic/indonesia-jadi-konsumen-terbesar-k-pop-di-dunia-sentuh-18-pangsa-pasar-global-rneOI
Az-zahra, S. F., & Damayanti, S. (2026). Pengaruh literasi keuangan, kontrol diri, dan tingkat pendapatan terhadap perilaku pengelolaan keuangan pada penggemar photocard artis Thailand. [Nama Jurnal Belum Tercantum], 9(1), 880–891.
Bandura, A. (2016). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. In Social learning theory (hlm. 617).
Bragg, S. M. (2020). Budgeting: A comprehensive guide (Edisi ke-5).
Fauziah, R., & Kusumawardani, A. (2024). Pengaruh efikasi diri keuangan, literasi keuangan, uang saku dan pendidikan keuangan keluarga terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA), 4(2), 1106–1115. https://doi.org/10.47709/jebma.v4i2.4080
Habiburahman, & Maharani. (2023). Pengaruh persepsi harga dan self control terhadap pembelian impulsif secara online (Studi kasus pada mahasiswa ekonomi dan bisnis Universitas Bandar Lampung tahun angkatan 2019). Jurnal EMT KITA, 7(2), 438–443. https://doi.org/10.35870/emt.v7i2.1093
Haq, A. I., & Ridwan. (2025). Pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap pengelolaan keuangan pada UMKM di Kabupaten Bandung. Economics and Digital Business Review, 6(2), 1175–1187.
Herdiansyah, & Merliana. (2026). Pengaruh literasi keuangan, pinjaman online, dan gaya di kelurahan Kasarak dan kecamatan Bandung Kidul usia. (November), 80–89.
Jeong-Won, L. (2023, 22 Maret). Hallyu fans surpass 178 million in 2022: Report. Korea JoongAng Daily. https://koreajoongangdaily.joins.com/2023/03/22/entertainment/kpop/Korea-Hallyu-Kpop/20230322143703130.html
Kapoor, Dlabay, Hughes, & Hart. (2016). Focus on personal finance.
Katadata Insight Center. (2022). Potret aktivitas dan belanja penggemar hiburan Korea di Indonesia. https://cdn1.katadata.co.id/template/template_kic/files/KIC_Laporan Survei Aktivitas Pecinta Hiburan Korea Selatan.pdf
Keuangan, O. J. (2024). Survei nasional literasi dan inklusi keuangan (SNLIK). Otoritas Jasa Keuangan. https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Pages/Survei-Nasional-Literasi-dan-Inklusi-Keuangan-(SNLIK)-2024.aspx
Nugroho, R. (2025). Pengaruh uang saku, gender, dan gaya hidup terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa kos di Solo dengan literasi keuangan sebagai variabel. [Nama Jurnal Belum Tercantum], 5(1), 21–43.
Otoritas Jasa Keuangan. (2022, 26 Oktober). Survei OJK: Masyarakat melek keuangan 49,68%. Detik.com. https://finance.detik.com/moneter/d-6377676/survei-ojk-masyarakat-melek-keuangan-4968
Putra, Y. (2017). Theoritical review: Teori perbedaan generasi. Among Makarti, 9(2).
Suryani, T., & Damayanti, S. (2025). Pengaruh literasi keuangan, financial technology, dan gaya hidup hedonisme terhadap keuangan pribadi pada generasi Z di Kota Denpasar. Indikator: Ejournal-Polnam.Ac.Id, 5(Maret), 8. http://eprints.stiebankbpdjateng.ac.id/2989/
Putri, V. K. M., & Gischa, S. (2021, 10 November). Pengertian hipotesis menurut para ahli, fungsi, ciri, dan manfaatnya. Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2021/11/10/140000969/pengertian-hipotesis-menurut-para-ahli-fungsi-ciri-dan-manfaatnya
Zeithaml, V. A., Bitner, M. J., & Gremler, D. D. (2017). Services marketing: Integrating customer focus across the firm. Managing Service Quality: An International Journal, 14(5), 436. https://doi.org/10.1108/msq.2004.14.5.436.1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Resa Fitriani, Kartika Berliani, & Salza Adzri Arismutia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








