Model Ekonomi Sirkular dalam Pemanfaatan Hasil Tangkapan Tidak Terjual di Desa Sungai Kupah
DOI:
https://doi.org/10.71456/sur.v5i1.2600Keywords:
Ekonomi Sirkular, Hasil Tangkapan Tidak Terjual, Pengolahan Ikan, Masyarakat Pesisir, Rumah PengeringAbstract
Hasil tangkapan yang tidak terserap pasar berpotensi mengalami penurunan mutu dan kehilangan nilai ekonomi apabila tidak segera ditangani. Penelitian ini bertujuan merumuskan model ekonomi sirkular dalam pemanfaatan hasil tangkapan tidak terjual melalui Program Pelita Patra Bahari di Desa Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi selama pelaksanaan dan pendampingan program serta penelaahan profil desa, profil kelompok, dokumen perencanaan, laporan kegiatan, dokumentasi, dan catatan produksi. Data dianalisis melalui analisis deskriptif, pemetaan aliran material, analisis rantai nilai, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total hasil tangkapan tercatat sekitar 13.632 kg per bulan, sebanyak 3.618 kg atau 26,54% belum terserap pasar. Program mengalihkan ikan yang masih layak konsumsi tersebut ke dalam proses penyortiran, penggaraman, pengeringan, pengemasan, dan pemasaran. Rumah pengering berperan dalam memperpendek waktu pengeringan dan mengurangi ketergantungan terhadap cuaca. Model yang terbentuk menghubungkan KUB Bina Bersama sebagai penyedia bahan baku dengan Poklahsar Permai Lestari sebagai kelompok pengolah, sehingga pemulihan nilai material berlangsung bersamaan dengan perluasan kegiatan ekonomi perempuan pesisir. Keberlanjutan model memerlukan kontinuitas bahan baku, standardisasi mutu, pemeliharaan sarana, pencatatan produksi, penguatan kelembagaan, dan akses pasar. Penelitian ini menegaskan bahwa ekonomi sirkular berbasis komunitas berpotensi mengurangi kehilangan nilai hasil perikanan sekaligus membentuk rantai nilai sosial dan ekonomi baru.
References
Al-Ismaili, A. (2021). A review on solar drying of fish. Journal of Agricultural and Marine Sciences, 26(2), 1-9. https://doi.org/10.53541/jams.vol26iss2pp1-9
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27-40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027
Boziaris, I. S. (Ed.). (2014). Seafood processing: Technology, quality and safety. Wiley-Blackwell. https://doi.org/10.1002/9781118346174
Brunner, P. H., & Rechberger, H. (2016). Handbook of material flow analysis: For environmental, resource, and waste engineers (2nd ed.). CRC Press. https://doi.org/10.1201/9781315313450
Cooney, R., Baptista de Sousa, D., Fernández-Ríos, A., Mellett, S., Rowan, N., Morse, A. P., Hayes, M., Laso, J., Regueiro, L., Wan, A. H. L., & Clifford, E. (2023). A circular economy framework for seafood waste valorisation to meet challenges and opportunities for intensive production and sustainability. Journal of Cleaner Production, 392, 136283. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2023.136283
Geissdoerfer, M., Savaget, P., Bocken, N. M. P., & Hultink, E. J. (2017). The circular economy-A new sustainability paradigm? Journal of Cleaner Production, 143, 757-768. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2016.12.048
Ghisellini, P., Cialani, C., & Ulgiati, S. (2016). A review on circular economy: The expected transition to a balanced interplay of environmental and economic systems. Journal of Cleaner Production, 114, 11-32. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2015.09.007
Harper, S., Zeller, D., Hauzer, M., Pauly, D., & Sumaila, U. R. (2013). Women and fisheries: Contribution to food security and local economies. Marine Policy, 39, 56-63. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2012.10.018
Indrastuti, N. A., Wulandari, N., & Palupi, N. S. (2019). Profil pengolahan ikan asin di wilayah Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional (PHPT) Muara Angke. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 22(2), 218-228. https://doi.org/10.17844/jphpi.v22i2.27363
Kirchherr, J., Reike, D., & Hekkert, M. (2017). Conceptualizing the circular economy: An analysis of 114 definitions. Resources, Conservation and Recycling, 127, 221-232. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2017.09.005
Korhonen, J., Honkasalo, A., & Seppälä, J. (2018). Circular economy: The concept and its limitations. Ecological Economics, 143, 37-46. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2017.06.041
KUB Bina Bersama. (2025). Profil kelompok perikanan KUB Bina Bersama [Dokumen kelembagaan kelompok].
Maulu, S., Hasimuna, O. J., Monde, C., & Mweemba, M. (2020). An assessment of post-harvest fish losses and preservation practices in Siavonga district, Southern Zambia. Fisheries and Aquatic Sciences, 23, Article 25. https://doi.org/10.1186/s41240-020-00170-x
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/qualitative-data-analysis/book239534
Mozumder, M. M. H., Uddin, M. M., Schneider, P., Raiyan, M. H. I., Trisha, M. G. A., Tahsin, T. H., & Newase, S. (2022). Sustainable utilization of fishery waste in Bangladesh-A qualitative study for a circular bioeconomy initiative. Fishes, 7(2), Article 84. https://doi.org/10.3390/fishes7020084
Murray, A., Skene, K., & Haynes, K. (2017). The circular economy: An interdisciplinary exploration of the concept and application in a global context. Journal of Business Ethics, 140(3), 369-380. https://doi.org/10.1007/s10551-015-2693-2
Nurhayati, P. (2004). Nilai tambah produk olahan perikanan pada industri perikanan tradisional di DKI Jakarta. Buletin Ekonomi Perikanan, 5(2), 17-23. https://journal.ipb.ac.id/index.php/bulekokan/article/view/2508
Nurilmala, M., Wahyuni, M., & Wiratmaja, H. (2010). Perbaikan nilai tambah limbah tulang ikan tuna (Thunnus sp.) menjadi gelatin serta analisis fisika-kimia. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 9(2). https://doi.org/10.17844/jphpi.v9i2.980
Pemerintah Desa Sungai Kupah. (2023). Profil potensi Desa Sungai Kupah [Dokumen profil desa].
PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Supadio. (2026). Risalah Program Pelita Patra Bahari [Dokumen internal program].
Putalan, R., Ariany, S. P., Kasadi, A., & Hidayat, T. (2022). Optimasi proses penggaraman dan pengeringan ikan nike asin kering dengan metode response surface method. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 25(2), 345-351. https://doi.org/10.17844/jphpi.v25i2.38398
Savitri, I. K. E., Silaban, B., & Sormin, R. B. D. (2018). Quality of dried anchovy (Stolephorus sp.) from Buru Island produced by using closed sun dryer. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 21(3), 543-548. https://doi.org/10.17844/jphpi.v21i3.24740
Setyarini, D., Bustami, & Santoso, J. (2024). Karakteristik kimia dan sifat fungsional konsentrat protein ikan (KPI) dan tepung tulang dari ikan lele. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 27(6), 459-473. https://doi.org/10.17844/jphpi.v27i6.50064
Sumarno, T., Agustini, T. W., & Bambang, A. N. (2020). Strategi pengembangan mutu ikan asin jambal roti (ikan manyung) di Karangsong Kabupaten Indramayu. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 23(2), 196-205. https://doi.org/10.17844/jphpi.v23i2.32040
Tesfay, S., & Teferi, M. (2017). Assessment of fish post-harvest losses in Tekeze dam and Lake Hashenge fishery associations: Northern Ethiopia. Agriculture & Food Security, 6, Article 4. https://doi.org/10.1186/s40066-016-0081-5
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/case-study-research-and-applications/book250150
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rasyd Krisdyanto, Alifa Meisarah, Salsabila Firdhausiyah, Qonita Nadya Sari, & Nice Nurhayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








