Pengendalian Mutu Kesterilan Dan Kehigenisan Pada Bahan Baku Dan Alat Produksi Di UMKM Cilok Desa Darussalam

Authors

  • Wiwin Sulastri* Program Studi Etika Bisnis Fakultas Ekonomi, Sekolah Tiggi Ilmu Ekonomi Bima
  • Hanifa Nurisanti Program Studi Etika Bisnis Fakultas Ekonomi, Sekolah Tiggi Ilmu Ekonomi Bima
  • Mayadah Program Studi Etika Bisnis Fakultas Ekonomi, Sekolah Tiggi Ilmu Ekonomi Bima
  • Rena try Febriyanti Program Studi Etika Bisnis Fakultas Ekonomi, Sekolah Tiggi Ilmu Ekonomi Bima
  • Eka Anggriani Program Studi Etika Bisnis Fakultas Ekonomi, Sekolah Tiggi Ilmu Ekonomi Bima
  • Jumratul Aqidah Program Studi Etika Bisnis Fakultas Ekonomi, Sekolah Tiggi Ilmu Ekonomi Bima
  • Sri Ernawati Program Studi Etika Bisnis Fakultas Ekonomi, Sekolah Tiggi Ilmu Ekonomi Bima

DOI:

https://doi.org/10.71456/sur.v2i1.643

Keywords:

UMKM, Keseterilan, Kehigenisan, Pengendalian Mutu

Abstract

Umkm cilok mama Giva merupakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak di bidangpengolahan pangan seperti Cilok Tahu, Cilok Pentolan. Produk tersebut, Cilok tahu menjadi pilihan dalam penelitian ini karena jumlah produksinya yang banyak dan harganya relatif murah. Selain itu,. Tujuanpenelitian ini adalah melakukan observasi pengendalian mutu Keseterilan dan Kehigenisan, pada proses produksi Cilok di UMKM Cilok mama Giva. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dengan PemilikUmkm, dokumentasi dan studi pustakadifokuskan pada proses penyiapan bahanbaku, pengolahan, di UMKM Cilok MamaGIva. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenerapan pengendalian mutu, Kehigenisan dan Keseterilan dilakukan dengan cukup baik pada tahap Pemasukan Isian daging yghigenis ke tahu, pembuatan produk antara, proses produk akhir, pengemasan dan penyimpanan. Namun, dalam penerapan masih ditemukan beberapa masalah seperti pekerja tidak rutin memakai sarung tangandan terkadang tidak memakai apron saatproses produksi, UMKM cilok mama GIvaperlu lebih memperhatikan dan melakukan evaluasi terhadap masalah-masalah ini.

References

Lestari, T. R. P. (2020). Penyelenggaraan keamanan pangan sebagai salah satu upaya perlindungan hak masyarakat sebagai konsumen. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 11(1), 57–72. https://doi.org/10.46807/ aspirasi.v11i1.1523.

Mamuaja, C. F. (2016). Pengawasan mutu dan keamanan pangan. Sulawesi Utara: Unsrat Press. Tersedia dari http://repo.unsrat.ac.id/ 2032/ [6] Lestari, T. R. P. (2020). Penyelenggaraan keamanan pangan sebagai salah satu upaya perlindungan hak masyarakat sebagai konsumen. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 11(1), 57–72. https://doi.org/10.46807/ aspirasi.v11i1.1523

Nasution, M. N. (2005). Manajemen mutu terpadu: Total quality management. Edisi Kedua. Bogor:​Ghalia​Indonesia.​Tersedia​dari https://scholar.google.com/scholar?cluster=43 73683539712458220&hl=id&as_sdt=2005&s ciodt=0,5

Purnawijayanti. (2001). Standar higiene dan sanitasi dalam proses memasak. Yogyakarta: Andi Offset. [3] S. Aljawarneh, M. Aldwairi, and M. B. Yassein, “Anomaly-based intrusion detection system through feature selection analysis and building hybrid efficient model,” J. Comput. Sci., vol. 25, no. 1, pp. 152–160, 2018, doi: 10.1016/j.jocs.2017.03.006.

Yayat, R. (2017). Kualitas Pelayanan Publik Bidang Administrasi Kependudukan Di Kecamatan Gamping. Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi (JIMIA), 2, 56–65. http://eprints.uny.ac.id/17523/1/SKRIPSI FULL.

Downloads

Published

2023-12-02

How to Cite

Sulastri, W., Nurisanti, H., Mayadah, Febriyanti, R. try, Anggriani, E., Aqidah, J., & Ernawati, S. (2023). Pengendalian Mutu Kesterilan Dan Kehigenisan Pada Bahan Baku Dan Alat Produksi Di UMKM Cilok Desa Darussalam. Surplus: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 2(1), 38–44. https://doi.org/10.71456/sur.v2i1.643