Pengaruh Media Sosial Terhadap Kebebasan Berekspresi Dan Privasi Di Era Digital
Keywords:
social media, freedom of speech, privaci, digitalAbstract
Di era digital saat ini, media sosial memegang kendali yang sangat dominan dalam menyebarkan informasi, berita, ide dan pandangan. Di Indonesia, media sosial sering kali menjadi peluang terjadinya pelanggaran privasi. Hak untuk dilupakan telah memicu perdebatan ilmiah mengenai keputusan antara perlindungan privasi individu dan kebebasan berekspresi di media sosial. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisis data yang ada di literatur library. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan study literatur, atau library Research. Hasilnya dapat diketahui bahwasannya media sosial sangat berpengaruh terhadap kebebasan berekspresi yang dimana berdampak positif seperti mempermudah menyampaikan esensi, pendapat serta opini. Terlepas dari segala sisi positif terdapat sisi negatifnya yaitu dicemooh oleh segelintir pihak yang bertentangan dengan perbuatan, pendapat serta tingkah laku yang mereka anggap tidak sesuai. Seiring semakin intensifnya penggunaan media sosial, platform digital telah berubah menjadi ruang publik dan kini tidak mungkin lagi membatasi arus informasi yang masuk.dan tak jarang sering terjadinya pelanggaran privasi yang begitu merugikan, solusi untuk mengatasi tantangan perlindungan privasi diantaranya Regulasi yang Kuat, Peningkatan Kesadaran dan Pendidikan, Desain Privasi Secara bawaan, serta peningkatan keamanan data.
References
Badan Uni Eropa untuk Hak-hak Fundamental. (2019). Buku panduan tentang hukum perlindungan data Eropa - edisi 2018.
Desmiati, R. o. (2023). Pendampingan literasi digital pada remaja untuk mencapai ruang sehat dalam penggunaan media. Jurnal Ilmu Komunikasi, 1 (2), 37-47.
Donna Revilia, I. (2020). Literasi media sosial: kesadaran keamanan dan privasi dalam prespektif generasi milenial. jurnal ilmu komunikasi.
E. Y. (2021, desember). Etika berkomunikasi dalam era media digital. intelektiva. Solove, D. J. (2008). Understanding privacy. Harvard University Press.
Forum Ekonomi Dunia. (2019). Membentuk masa depan ekonomi digital dan penciptaan nilai baru: Seri Revolusi Industri Keempat untuk Bumi.
Gainous, Jason, Kevin Wagner, Tricia Gray, Jason Gainous, dan Kevin Wagner (2016) Kebebasan Internet dan Sosial Efek Media: Demokrasi dan Sikap Warga Negara di Amerika Latin.
Hiselius, Patrik. (2010). TIK/Internet dan Hak atas Privasi,
Kaplan, Andreas M, dan Michael Haenlein. (2009). Negeri Dongeng Kehidupan Kedua: Dunia Sosial Virtual dan Cara Menggunakannya. Business Horizons 52 (6), 563-72 Siahaan,
Yang, C., Fang, W., & Wen, C. (2018). Model holistik untuk memahami perilaku perlindungan privasi di era data besar. Komputer dalam Perilaku Manusia, 88, 265-275.
Youm, Kyu Ho, Ahran Park. (2016). Hak untuk Dilupakan dalam Hukum Uni Eropa: Perlindungan Data yang Seimbang dengan Kebebasan Berbicara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Nabila Zahara, Muhammad Irwan Padli Nasution

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






