Tinjauan Etos Kerja Pegawai Dinas Sosial Kota Palembang Dalam Menangani Anak Jalanan
Keywords:
Etos Kerja, Dinas Sosial, Anak JalananAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Etos Kerja Tim Jangkauan Dinas Sosial Kota Palembang dalam Menangani Anak Jalanan.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melakukan pendekatan kualitatif, lokasi dari penelitian ini yaitu kawasan lampu merah kota Palembang yang disebabkan oleh karena tempat tersebut merupakan pusat kegiatan anak jalanan di Kota Palembang, Sumber data yang digunakan yaitu ada dua data primer dan data sekunder serta teknik pembuatan data yaitu melalui observasi wawancara dan juga dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa bahwa Etos Kerja Pegawai Sudah berjalan dengan baik tetapi, masalah Anak Jalanan tidak bisa langsung di hilangkan begitu saja, karna ada beberapa faktor yang membuat Anak Jalanan selalu ada di Kota Palembang. Tugas Dinas Sosial Palembang adalah meminimalisir adanya Anak Jalanan. Adapun Program Kerja dari Dinas Sosial Palembang yaitu melakukan Patroli. Patroli dilakukan setiap hari mulai dari pukul 08.00 WIB pagi sampai 16.00 WIB sore, di setiap kecamatannya atau di setiap lampu merah. Penjangkauan tersebut dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Setelah dilakukan Razia anak-anak yang kedapatan di Lokasi di lakukan Penertiban dan Pendataan, kemudian Identifikasi dan ditempatlan pada penampungan sementara atau Panti Sosial UPTD di Lingkungan Dinas Sosial. Dan Hambatan lainnya adalah masih kurang kuatnya PERDA untuk menangkap dan mebina Anak Jalanan karna jika Anak Jalanan yang di tangkap di tempatkan di rumah singgah butuh Anggaran dan SDM yang Memadai, dan untuk Anggarannya masih kurang.
References
Agustina, A.C. dan L. (2014) Sosiolinguistik: Perkenalan Awal, (Jakarta: Rienaka Cipta).
Amelia, R. (2015) ‘Efektivitas Pelaksanaan Program Penanganan Anak Jalanan Di Dinas Sosial Kota Makassar’.
Bajari, A. (2012) Anak Jalanan Dinamika Komunikasi Perilaku Sosial Anak Menyimpang. Bandung: Humaniora.
Darodjat, T.A. (2015) Pentingnya Budaya Kerja Tinggi & Kuat.Bandung: PT. Refika Aditama.
Sa’adah, S.N., Mulyana, A. and Cirebon, I.S.N. (2018) ‘PERAN DINAS SOSIAL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DALAM PEMBINAAN ANAK JALANAN DI RUMAH SINGGAH DUKUH SEMAR KOTA CIREBON’, Jurnal Edueksos, 7(2).
Suci, D.T. (2017) ‘Konsep diri anak jalanan’, SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 2(2), pp. 14–19.
Sudarsono (2009) Kenakalan Remaja Prevensi, Rehabilitasi dan Resosialisasi, Jakarta: Rineka Cipta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014. Perubahan Atas UndangUndang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. 17 Oktober 2014. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 297. Jakarta
Wahyu Andri Wibowo, Ida Bagus Alit Ksama P, I Putu Ajie Windu Kertayoga, Risna Haryati, N. luh S.K. (2023) ‘PENGARUH ETOS KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DAPUR COKELAT GALAXY (PT. ABISETYA ALKA ARYAGUNA)’, jurnal administrasi perkanttoran dan kesekretariatan, 1(2), pp. 55–64.
Wahyuni, S., & Ellyn, S.D. (2009) ‘Perilaku Anak Jalanan dalam Penggunaan Narkoba’, Jurnal Kesehatan, 29, pp. 13–14.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Marcellino Ramadan, Darwin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






