Penerapan Trainning Needs Analysis Dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Koperasi Di Kecamatan Busung Biu

Authors

  • Anak Agung Ngurah Restu Gautama* Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma
  • Gusti Putu Eka Kusuma Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma,

Keywords:

trainning needs analysis, kinerja karyawan, manajemen perusahaan

Abstract

Penelitian ini mengangkat judul Trainning Needs Analysis sebagai judul penelitian. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah terkait bagaimana Trainning Needs Analysis dalam pengembangan Sumber Daya Manusia pada pengelola Koperasi di Kecamatan Busungbiu. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui bagaimana Training Needs Analysis dalam pengembangan sumber daya manusia Koperasi di Kecamatan Busungbiu. Penelitian ini menggunakan desain peneltian kuantitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah penerapan Trainning Needs Analysis dan manusia sedangkan objek yang digunakan adalah Koperasi di Kecamatan Busungbiu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, teknik dokumentasi teknik observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trainning Needs Analysis menjadi aspek penting dalam perencanaan pelatihan sumber daya manusia dalam perusahaan, agar penerapan pelatihan karyawan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.1.Aspek  perusahaan, a. penempatan karyawan tidak sesuai dengan kompetensi, b. minimnya pelatihan kerja terhadap karyawan, c. pelatihan tidak efektif, d. strata pendidikan. 2. Aspek Karyawan, a. kurangnya kemampuan karyawan dalam mengelola pekerjaan dan melakukan pelayanan publik. Upaya yang dapat dilakukan adalah melalui dua aspek, 1. Melalui perusahaan, a.memperbaiki manajemen perusahaan, penempatan karyawan yang disesuaikan dengan bidangnya, b.upaya meningkatkan sumber daya manusia melalui pelatihaan yang disesuaikan dengan kebutuhan karyawan, c. melakukan Trainning Needs analysis sebelum melakukan penelitian, sehingga hasilnya efektif dan efisien, d. melakukan pelatihan secara berkala untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing karyawan. 2. Kinerja Karyawan, a. memperbaiki kinerja karyawan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik. Berdasarkan teori yang digunakan, training needs analysis dibagi menjadi dua jenis yaitu reaktif dan proaktif. maka permasalahan yang ada di lapangan tepatnya di koperasi Kecamatan Busungbiu masuk pada kategori reaktif. Berdasarkan hal tersebut, maka dpat disimpulkan bahwa Trainning Needs Analysis merupakan faktor penting yang dapat digunakan sebagai acuan, dalam perusahaan melakukan perencanaan pelatihan agar dapat terlaksana sesuai dengan yang diharapan.

References

Djamereng, Asdar. 2004. “Efektivitas Pendidikan dan Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah di Sulawesi Selatan”. Dalam Jurnal Ekonomi resources. Hal 242-246. Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah FE-UMI.

Harijanto, dkk. 2003. “Pengaruh Pelatihan dan Pengalaman Kinerja terhadap Keterampilan dan Kinerja Karyawan Koperasi Usaha Kecil Karya: Studi pada Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM). Tanjung Perak Surabaya”. Dalam Jurnal Aplikasi Manajemen. Voleme 1 No.2.Hal 247-253 Malang : Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang

Irianto, Jusuf. 2001. Prinsip-prinsip Dasar Manajemen Pelatihan : Dari Aanalisis Kebutuhan Sampai Evaluasi Program Pelatihan. Insan Cendekia. Surabaya

Kambey dan suharnomo. 2013. “Pengaruh Pembinaan, Pelatihan dan Pengembangan, Pemberdayaan dan Partisipasi Terhadap Kinerja Karyawan” (Studi Pada PT. Njonja Meneer Semarang).Jurnal Studi Manajemen & Organisasi Vol. 10.No. 2.Juni, Thn. 2013, Halaman 142-151 http://ejurnals1.undip.ac.id/indesx.php/smo.

Lolowan, G Melvin., Aldofina., Lumintang, Genita. 2016.” Pengaruh Pelatihan Dan Pemngembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Berlian Kharisma Pasifik Manado”.Jurnal EMBA Vol.4 No.2 Juni 2016.Hal.177-186.

Luthans, Fred. 2012. OrganizationalBehavior : An Evidence-Based Approach. McGraw-Hill. New York

Mangkunegara. Anwar Prabu. 2003. Perencanaan dan Pengembangan SDM. PT. Refika Aditama. Bandung

Marthis, Robert L. Dan Jacson, John H.2002.Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta:Salemba Empat

Moleong, Lexy J. 2013. Metode Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi.Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Prabu, Anwar Mangkunegara. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung:PT Remaja Rusdakarya

Sara, Veni.2005.“Analisis Pengaruh Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Karyawan terhadap Prestasi Kinerja Pegawai KUD di Jayapura”. Dalam jurnal Aplikasi Manajemen. Volume 3 No.2. Hal 39-46 Jayapura Papua : STIH Unmel Mandiri

Shafissalam dan Azzuhri. (2013).”Pengaruh Etos Kerja Islami Terhadap Karyawan Pada Koperasi Agro Niaga Indonesia Syariah Di Indonesia”.Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB. Vol.2.(2) : Hal 4-5

Sugiono, 2014 metode penelitian kuantitatif kulitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Gautama, A. A. N. R., & Kusuma, G. P. E. (2024). Penerapan Trainning Needs Analysis Dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Koperasi Di Kecamatan Busung Biu. Surplus: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 2(2), 282–290. Retrieved from https://yptb.org/index.php/sur/article/view/784