Inovasi Pembelajaran Membaca Puisi pada Penggunaan Fitur Reels Instagram di Era Society 5.0

Authors

  • Ngalimun* Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Rusma Noortyani Lambung Mangkurat Banjarmasin, Indonesia

Keywords:

Inovasi Pembelajaran Membaca Puisi, Fitur Reels Instagram, Society 5.0

Abstract

Penelitian ini menggunakan observasi langsung, yaitu metode yang digunakan dalam penelitian eksploratif dan deskriptif. Observasi ini terdiri dari pencatatan sistematis dan melihat pola perilaku orang atau objek lain, untuk mengumpulkan informasi mengenai subjek pencarian. Pengguna fitur reels Instagram dapat membuat video kreasi berdurasi 15 second dengan menambahkan music kekinian, effect, dan juga filter. Selain itu, reels Instagram juga dapat digunakan sebagai sarana media mengembangkan diri. Pada era society 5.0 yang dikembangkan dengan konsep merdeka belajar di perguruan tinggi mampu menjembatani beberapa terobosan baru dalam inovasi pembelajaran khususnya membaca puisi. Haparan dari inovasi pembelajaran ini nantinya dapat meningkatkan kepribadian sesuai kultur kebudayaan lokal ke nasional dan lebih menekankan keleluasaan serta kemerdekaan lembaga pendidikan.

References

Abubakar, A., Ngalimun, N., Liadi, F., & Latifah, L. (2020). Bahasa Sebagai Nilai Perekat Dalam Simbol Budaya Lokal Tokoh Agama. Jurnal Transformatif (Islamic Studies), 4(2), 159-172.

Arofah, F., & Anis, M. B. (2020). Pengembangan keterampilan membaca puisi dengan teknik permodelan PAR (Participatory Action Research) pada siswa. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(1), 36-44.

Hasanudin, C., & Fitrianingsih, A. (2020). Verbal linguistic intelligence of the first-year students of Indonesian education program: a case in reading subject. European Journal of Educational Research, 9(1), 117-128.

Lukiani, E. R. M. L., dkk. (2021). Peran Instagram dalam membentuk perilaku konsumsi remaja. Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara, 5(1), 97-104.

Muamar, J., & ImtinanG. H. (2022). Instagram as a Medium of Communication Risks Parents to Children During Covid-19 Pandemic: Virtual Parenting Community Netnography Study. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 20(01), 27-46.

Muhammad, R., & Noortyani, R. (2019). Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa di Perguruan Tinggi. Banjarmasin: Repo Dosen ULM.

Mustaghfiroh, S. (2020). Konsep “merdeka belajar” perspektif aliran progresivisme John Dewey. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 3(1), 141-147.

Ngalimun, H., (2017). Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis. Banjarmasin: Pustaka Banua.

Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah . EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265–278.

Nugroho, M. W. (2022). Perspektif mahasiswa terhadap literasi digital di aplikasi Instagram sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 6(1), 26-35.

Rumesa, R. A. (2021). Metode CTL (Contextual Teaching Learning) untuk menumbuhkan minat siswa dalam pembelajaran membaca puisi. Konferensi Ilmiah Pendidikan,1(1), 669-674.

Sasmita, R. S. (2020). Pemanfaatan internet sebagai sumber belajar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 2(1), 99-103.

Simatupang, E., & Yuhertiana, I. (2021). Merdeka belajar kampus merdeka terhadap perubahan paradigma pembelajaran pada pendidikan tinggi: sebuah tinjauan literatur. Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Ekonomi, 2(2), 30-38.

Sukaharsilawati, M. A. (2018). Penggunaan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan membaca puisi. Widyadari: Jurnal Pendidikan, 19(1), 142-164.

Widiyono, A., & Millati, I. (2021). Peran teknologi pendidikan dalam perspektif merdeka belajar di era 4.0. Journal of Education and Teaching (JET), 2(1), 1-9.

Downloads

Published

2024-10-22

How to Cite

Ngalimun, & Noortyani, R. (2024). Inovasi Pembelajaran Membaca Puisi pada Penggunaan Fitur Reels Instagram di Era Society 5.0. EduCurio: Education Curiosity, 3(1), 148–152. Retrieved from https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/1035