Implementasi Disiplin Positif pada Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Banjarbaru
Keywords:
Implementasi, Positif Sekolah, DisiplinAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Iimplementasi Disiplin Positif Pada SMA Negeri 1 Banjarbaru Kalimantan Selatan, adapun langkah langkah penerapannya adalah: (Pertama) Sekolah menerapankan aturan yang jelas, sekolah menen-tukan dan mengkomunikasikan aturan kelas dengan jelas, serta melibatkan siswa dalam proses pembuatan aturan tersebut. (Kedua) Membentuk komunikasi yang efektif, Pendidik memberikan contoh yang baik dan bisa diterima oleh siswa yang berdampak menghasilkan perubahan sikap sehingga terjalin sebuah hubungan baik antapen-didik/guru dan siswa, (Ketiga) Kerjasama dengan Orang Tua, guru dan semua warga sekolah menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua untuk men-dukung disiplin positif di sekolah. (Keempat) Menciptakan budaya sekolah yang mengedepankan sikap saling menghormati, siswa diajarkan untuk menghormati guru, staf sekolah, teman sebaya, dan juga diri mereka sendiri. (Kelima), Menanamkan pendidikan karakter, sekolah mengitegrasikan pendidikan karakter dalam kurikulum., dan mengajarkan nilai-nilai seperti tanggung jawab, kejujuran, dan rasa hormat. (Keenam) Menerapkan Restitusi bagi semua siswa, yang bertujuan memperbaiki kesalahan mereka dan mereka dapat mencari solusi atas masalah mereka. (Ketujuh). Sekolah melaksanakan refleksi dan evaluasi secara berkala tentang praktik disiplin yang diterapkan berdasarkan umpan balik dan hasil yang diperoleh.
References
Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), (2022). Kementerian Pen-didikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. PANDUAN PENGEMBANGAN Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Bogdan, R.C., & Biklen, S. K. (1982). Qualitative Research for Educatioan: An Introduction to Theory and Methods. (Boston: Allyn and Bacon, Inc.
BSKAP (2022) Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Tahapan Kurikulum Merdeka di Satuan Pendidikan
BSKAP (2022) Panduan Pengembangan KOSP. Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Departemen, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Jakarta : Armas Duta Jaya,
Fauzi Achmad. (2022) Kurikulum Merdeka dan Refleksi Pembelajaran Paradigma Baru. Materi IKM disampaikan pada Kegiatan IHT SMAN 1 Banjarbaru.
Fauzi. A. (2016). Kepemimpinan Kepala Sekolah (Sebuah Konsep, Teori dan Aplikasinya di Sekolah Yogyakarta Penernit K-Media,
Gossen, D.C. (2001). Restitution-Restructuring school discipline, Revised Edition. Chapel Hill, North Carolina: New View Publications.
Kepmendikbudristek Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam rangka Pemulihan Pembelajaran
Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI No 162/M/2021 Tentang Program Sekolah Penggerak
Merdeka Belajar (2022). Episode keLima Belas Ku-rikulum Merdeka dan Platfom Merdeka Belajar . Kemendikbudristek
Merdeka Belajr Episode keLima Belas Kurikulum Merdeka dan Platfom Merdeka Belajar . Kemendikbudristek 2022
Miles, M. B. and Hubberman, (1992). A.M, Analisis Data Kualitatif Tentang Metode-metode Ba-ru. (Terjemahan, Tjejep Rohidi, Jakarta: UI-Press.
Miles, M. B. and Hubberman, A.M (1992), Analisis Data Kualitatif Tentang Metode-metode Baru. (Terjemahan, Tjejep Rohidi. Jakarta: UI-Press.
Novita Ika Wardani, dkk, (2022) Psikologi Dasar Dan Pengembangan Kepribadian (Sumatera Barat: PT. Global Eksekutif Teknologi, .
Nurchaili, (2010). Membangun Karakter Siswa melalui Keteladanan Guru. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan,
Peran dan Tugas Fasilitator Sekolah Peng-gerak. Materi Pengutan FSP (2023). Disampaikan pada Penyegaran Fasilitator Sekolah Peng-gerak angkatan 1, 2, 3 Daring, 17 Juli 2023.
Rohadatul Ais, (2020). Komunikasi Efektif Di Masa Pandemi COVID-19 (Tangerang: Makmood Publishing, 3-47.
Sandars, J. (2009) The use reflection in medical education AMEE guide no. 44. Medical Teacher, 31, pp. 685-695,
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. (Bandung: Penerbit: Alfabeta,
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. (Bandung: Penerbit : Alfabeta,
Thomas Lickona, (1992), Educating For Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility, (New York:Bantam Books,
Thomas Lickona, (2013) , Mendidik Untuk Membentuk Karakter, terjemahan Lita S dari Educating for Character, Bandung: Nusa Media,
Yvonna S Lincoln and Egon G. Guba, (1985) Natu-ralistic Inquiry (Beverly Hills, Califonia: Sage Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Achmad Fauzi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







