Evaluasi Penerapan Pert dalam Lembaga Pendidikan
Keywords:
Evaluasi, PERT, Pendidikan, Karakter, Tanggung JawabAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Program Pendidikan Berbasis Tanggung Jawab (PERT) dalam lembaga pendidikan, dengan fokus pada efektivitas implementasi dan dampaknya terhadap perkembangan karakter siswa. Program PERT merupakan pendekatan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepemimpinan melalui berbagai aktivitas yang terstruktur dalam kurikulum sekolah. Evaluasi dilakukan dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen yang terkait dengan program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PERT di lembaga pendidikan dapat meningkatkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab siswa. Namun, terdapat tantangan dalam konsistensi implementasi program dan keterlibatan orang tua dalam mendukung program ini. Beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan PERT antara lain dukungan penuh dari pihak sekolah, pelatihan yang adekuat bagi pengajar, serta komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan positif dalam kualitas hubungan sosial antar siswa dan penguatan nilai-nilai karakter yang diharapkan. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan partisipasi orang tua, memperkuat pelatihan bagi pendidik, dan terus memantau perkembangan program agar dapat memberikan dampak yang lebih optimal bagi pembentukan karakter siswa di masa depan.
References
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bimo, W. (2016). Pendidikan Karakter di Indonesia: Teori dan Praktek. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dimyati, M., & Mujiono, S. (2016). Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran di Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013). Manajemen Pendidikan Karakter di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasution, S. (2019). Pendidikan Karakter di Indonesia: Implementasi dan Tantangannya. Bandung: Alfabeta.
Prasetyo, D. (2014). Tantangan dalam Pendidikan Karakter di Sekolah. Surabaya: Pustaka Ilmu.
Salim, A. (2018). Pendidikan Karakter di Indonesia: Konsep dan Implementasi. Jakarta: Raja Grafindo.
Santoso, H., & Haryanto, A. (2015). Peran Guru dalam Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sardiman, A. M. (2013). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sudirman, M., & Yuliana, N. (2015). Evaluasi Program Pendidikan Karakter di Sekolah. Jakarta: Prenadamedia Group.
Sugiyanto, M. (2017). Pendidikan Karakter: Teori dan Implementasi. Jakarta: Kencana.
Sugiyono, M. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supriyanto, E. (2012). Pendidikan Karakter di Sekolah: Konsep, Teori, dan Praktik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Namirotul Arofat Lubis, Saafira Najwaa An-Nada, Riswanda Pratama Pane

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







