Nilai Budaya dalam Tari Kinyah Mandau pada Suku Dayak Ngaju di Komunitas Tarantang Petak Balanga Palangkaraya Kalimantan Tengah
DOI:
https://doi.org/10.71456/ecu.v3i2.1173Keywords:
Nilai Budaya, Tari Kinyah Mandau, Suku Dayak NgajuAbstract
Penelitian dilaksanakan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah berkenaan dengan Tari Kinyah Mandau Pada suku Dayak Ngaju. Tari Kinyah Mandau memiliki fungsi ritual, meskipun sudah dikembangkan di sanggar dan memiliki fungsi hiburan dan pertunjukan, dalam tari ini tetap mengandung nilai-nilai budaya masyarakatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran secara diskriptif tentang Nilai Budaya tari Kinyah Mandau pada Suku Dayak Ngaju di Komunitas Tarantang Petak Balanga Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Poin-poinnya adalah: (1) mendeskripsikan bentuk penyajian tari Kinyah Mandau suku Dayak Ngaju di Komunitas Tarantang Petak Balanga, dan (2) mengetahui nilai budaya yang terdapat pada tari Kinyah Mandau suku Dayak Ngaju di Komunitas Tarantang Petak Balanga. Metode penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yang artinya data-data penelitian yang diperoleh lalu dikumpulkan dalam bentuk keterangan, gambar dan vidio kejadian yang kemudia dianalisis untuk mendeskripsikan secara lengkap sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik analisis data, yaitu mengumpulkan data, mengelompokan data dan menyimpulkan data baik seacara lisan maupun secara tertulis agar sesuai dengan pedoman dan kerangka yang dipersiapkan oleh peneliti sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, bentuk penyajian tari Kinyah Mandau menggunakan gerak-gerak tari dayak yang memiliki makna. Nilai budaya yang terkandung dalam tari ini sangat tergambar jelas, terlihat dari segi kepercayaan, sikap dan simbolik dari masyarakat Dayak Ngaju. Melalui tari Kinyah Mandau, terlihat suku Dayak tidak meninggalkan kaidah-kaidah budaya daerah mereka sendiri yang menggambarkan seutuhnya orang Dayak.
References
Abdulkadir Muhammad, Prof. S. H. 2011. Edisi Revisi. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Abidinsyah, Drs, Dkk. 2012. Edisi Revisi. Pedoman Penulisan Skripsi STKIP-PGRI. Banjarmasin.
Alihsyahbana, Sutan Takdir, Prof. Dr. S.H. 1981. Kebudayaan dan Peradaban.
Bahan Penataran Pengajar Ilmu Sosial dan Budaya Dasar Wilayah Indonesia Barat di Bukittinggi.
Banjarmasin: Dinas Pemuda, Olah raga, Kebudayaan dan Pariwisata UPTD Taman Budaya.
Bulletin Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Palangkaraya Propinsi Kalimantan Tengah
Bulletin Panarung Budaya Palangkaraya Kalimantan Tengah.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Koentjaraningrat. 2000. Pengantar Ilmu Antopologi. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Moleong, J. Lexy. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Noryan Bahari, Dr. M . Sn. 2008. Kritik Seni. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Nugroho, Adi Kukuh Setyomurni. 2010. 10 Besar Tari Daerah di Indonesia. Jakarta: Multi Kreasi Satudelapan.
Paulus, Florus, dkk. 1994. Kebudayaan Dayak. Jakarta: LP3ES, Institut Research and Develepmen dan PT. Gramedia Widiasarana Indonesia, t. t.
R. M. Soedarsono, Prof. Ph. D. Pengantar Apresiasi Seni. Pengertian Seni Tari.
Riana, Deny. 2010. Ensiklopedia Seni-Budaya:Tujuh Unsur Kebudayaan. Jakarta:Trias Yoga Kreasindo.
Rusan, Ikel. S, Drs. Dkk. 1987. Sistem Kesatuan Hidup Setempat Daerah Propinsi Kalimantan Tengah, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional-Dirjen Kebudayaan, Depdikbud, Jakarta.
Soemadi, Wijaya Rana. 2010. Budaya Masyarakat Dayak. Jakarta: Multi Kreasi Satudelapan.
Soufyan, Akhmadi. 2009. Sekilas Tentang Seni Tradisi Kalimantan Selatan.
Umberan, Musni. Dkk. 1994. Sejarah Kebudayaan Kalimantan. Jakarta:
Wira, Saputra. 2011. Sistem Nilai-Nilai Budaya dan Orientasi Nilai Budaya.
http://buratna.blogspot.com/2012/08/tari-berdasarkan-bentuk-penyajian/
http://Centralborneoadventure.com/glossary/2/Mandau-Warisan-Budaya-Suku- Dayak/
http://id.m.wikipedia.org/wiki/nilai-nilai_budaya/
http://id.Wikipedia bahasa Indonesia.org/wiki/Budaya, akses 21 April 2011/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dewi Rukmini Sulistyawati, Suwarjiya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







