Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Melalui Layanan Konseling Individu di SMK Negeri 1 Banjarbaru
DOI:
https://doi.org/10.71456/ecu.v3i3.1224Keywords:
Kepercayaan diri, Layanan BK, Konseling individuAbstract
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Peneliti menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai alat penggali data. Subyek dalam penelitian ini adalah guru BK, 10 orang siswa dan wakil kepala sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru BK menggunakan layanan konseling individu untuk menyelesaikan masalah sosial maupun pembelajaran siswa, salah satunya tentang kepercayaan diri siswa. Tahap- tahap konseling individu ada tiga tahapan, yaitu tahap awal, pada tahap ini membangun hubungan yang baik antara guru BK dan siswa. Kedua, tahap pertengahan atau kerja, guru BK mengartikan permasalahan yang dilami oleh siswa. Ketiga, tahap akhir guru BK memberikan solusi kepada siswa. Hambatan dalam pelaksanaan layanan konseling individu yaitu, jumlah siswa yang sangat banyak menyebabkan guru BK kurang fokus dalam menyelesaikan masalah siswa. Siswa juga cenderung menganggap guru BK sebagai guru killer atau polisi sekolah, sehingga siswa jadi ragu untuk datang ke guru BK dan timbul kesalahpahaman antara siswa dengan guru BK. Solusi untuk hambatan dalam pelaksanaan layanan konseling individu, guru BK harus lebih pro aktif dalam mencari informasi siswa dan mendekatkan diri ke siswa agar mereka mau datang guru BK sehingga siswa tidak lagi mengganggap guru BK sebagai guru killer atau polisi sekolah. Hasil yang diperoleh siswa sebelum mengikuti konseling dan setelah mengikuti konseling bahwa ada perubahan pada diri siswa, yaitu kepercayaan diri yang meningkat.
References
Aini. (2021). Upaya Meningkatkan Kepercyaan Diri Melalui Layanan Konseling Individual Siswa Kelas Xi.A Smpn1 Lenek Masa Covid-19 Tahun Pelajaran 2021/2022. Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol.1 No.4 Desember 2021, 1, 2775-7188.
Ainun. (2023). Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Korban Bullying Melalui Layanan Konseling Individu Rational Emotif Behaviour Therapy Teknik Home Work Assigment Pada Siswa Kelas VII A SMP Negeri 1 Amuntai Selatan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2022/2023. Jurnal Riset Ilmiah Vol.2 No.1 Januari 2023, 184-204
Alkhofiyah, M. S. (2021). Solusi Terhadap Problem Percaya Diri (Self Confidance). Jurnal Al Ghazali, 4(1), 30-45.
Amalia, R. F., Badrujaman, A., & Tjalla, A. (2016). Kepuasan Siswa Terhadap Layanan Konseling Individual (Survei Pada Siswa Kelas Viii Di Smp Negeri Se-Kecamatan Matraman, Jakarta Timur). Insight: Jurnal Bimbingan Konseling, 5(1), 87-93.
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher).
A, M. S. (2021). Solusi Terhadap Problem Percaya Diri (Self Confidance). Jurnal Kajian Pendidikan Islam Dan Studi Islam, 4, 30-44.
Aristiani, R. (2016). Meningkatkan Percaya Diri Siswa Melalui Layanan Informasi Berbantuan Audiovisual. Jurnal Konseling Gusjigang, 2(2).
Geandra Ferdiansa, Y. K. (2021). Konseling Individu Menggunakan Teknik Modeling Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 3, 847 - 853.
Harys. (2020, 9 25). Triangulasi. Retrieved 11 19, 2023, From Jopglass: Https://Www.Jopglass.Com/Triangulasi/
Husni, M. (2017). Layanan Konseling Individual Remaja; Pendekatan Behaviorisme. Jurnal Al-Ibrah, 2(2), 55-78.
Joesyiana. K (2018). Penerapan Metode Pembelajaran Observasi Lapangan (Outdor Study) Pada Mata Kuliah Manajemen Operasional. Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntasi Vol 6 No 2 Tahun 2018.
Kai, H. N., Sompie, S. R., & Sambul, A. M. (2018). Aplikasi Layanan Pengangkutan Sampah Berbasis Android. Jurnal Teknik Informatika, 13(4).
Lianawati, A. (2017). Implementasi Keterampilan Konseling Dalam Layanan Konseling Individual. Proceedings | Jambore Konselor 3, 85–92.
Mekarisce, A. A. (2020). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Pada Penelitian Kualitatif Di Bidang Kesehatan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 12(3), 145-151.
M. Harwansyah Putra Sinaga, S. A. (2023). Implementasi Layanan Konseling Individu Terhadap Peningkatan Kepercayaan Diri Pada Siswa. Jurnal On Teacher Education Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023, 15, 636-645.
Mirhan, J. B. (2016). Hubungan Antara Percaya Diri Dan Kerja Keras Dalam Olahraga Dan Keterampilan Hidup. J U R N A L O L A H R A G A P R E S T A S I, 12, 86-96.
Novita Anggriani, D. (20246-15). Penerapan Layanan Konseling Individual Dengan Teknik Self Instruction Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas Vii Mts Al-Manaar Pulu Raja. Journal Research And Education Studies, 3.
Nurfauziah. (2024). Konseling Individu Dengan Pendekatan Realitas Untuk Mementuk Rasa Percaya Diri Siswa Kelas Ix Mts. Journal Research and Education Studies, 3, 113-119.
Nurtiffany, T. G., Wibowo, M. E., & Setyowani, N. (2018). Berpikir Positif Dan Kepercayaan Diri Meningkat Melalui Konseling Kelompok. Indonesian Journal Of Guidance And Counseling: Theory And Application, 7(4), 52- 58.
Prananda, T. (2023). Meningkatkan Kepercayaan Diri Melalui Layanan Konseling Individu Dengan Teknik Reframing. Vol.13 No.1 Tahun 2023, 13, 11-21.
Putra, A. (2019). Dakwah Melalui Konseling Individu. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 2, 97-111.
Rais, M. R. (2022). Kepercayaan Diri (Self Confidence) Dan Perkembangannya Pada Remaja. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 12, 40-47.
Raminah, S. (2021). Prinsip Dan Asas Bimbingan Konseling. Jurnal Osfpreprints, 1-8.
Rezkia, S. M. (2020, 9 11). Langkah-Langkah Menggunakan Teknik Analisis Data Kualitatif. Retrieved 11 8, 2023, From Dqlab.Id: Https://Dqlab.Id/Data- Analisis-Pahami-Teknik-Pengumpulan-Data
Risvan Siraj Fadoli, Y. K. (2021). Pelaksanaan Layanan Konseling Individu Terhapap Siswa Di Sman 3 Batusangkar. Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6, 172-177.
Rosyad, A. M. (2019). Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Pembelajaran di Lingkungan Sekolah. Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 02, Desember 2019, 173-190, 5, 173-190.
Sjenny A Indrawati, W. H. (2018). Pengaruh Teknik Self-Instructional Dalam Layanan Konseling Individu Untuk Meningkatkan Percaya Diri Siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling 7(1), 24-47.
Slamet, N. N. (2016). Layanan Konseling Kelompok Dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Smk Negeri 1 Depok Sleman. Jurnal Husbah, Vol.13, No.1 Desember 2016, 13, 69-84.
Sugiyono, 2017. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Triningtyas, D. A. (2016). Studi Kasus Tentang Rasa Percaya Diri, Faktor Penyebabnya Dan Upaya Memperbaiki Dengan Menggunakan Konseling Individual. Counsellia: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 3(1).
Zulamri, M. A. (2019). Pengaruh Layanan Konseling Individual Terhadap Keterbukaan Diri (Self Disclosure) Remaja Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas Ii B Pekanbaru. Jurnal At-Taujih, 2, 19-36.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hartati, Alpha Ariani, Mahrita, Retno Phramesti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









