Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengimplementasikan Disiplin Positif pada SMAN 1 Kintap Tanah Laut

Authors

  • Achmad Fauzi* Universitas Achmad Yani Banjarmasin Kalimantan Selatan

DOI:

https://doi.org/10.71456/ecu.v3i3.1255

Keywords:

Kepemimpinan, Kepala Sekolah, Disiplin Positif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengimplementasikan Disiplin Positif pada SMA Negeri 1 Kintap Tanah Laut, adapun langkah langkah yang dilakukan oleh kepala sekolah adalah: (Pertama) Menjadi Teladan, dan menerapkan Pendidikan Karakter. Kepala sekolah menunjukkan sikap yang konsisten, adil, dan empatik dalam setiap interaksi di sekolah. (Kedua) Menerapkan Restitusi bagi semua siswa, kepala sekolah menerapkan Pendekatan Restitusi, yaitu pendekatan dalam penegakan disiplin yang bertujuan untuk mengembalikan keadaan ke arah yang benar melalui kesadaran dan tanggung jawab pribadi siswa, bukan melalui hukuman. (Ketiga),  Menggerakkan seluruh Komunitas sekolah, Kepala sekolah menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua untuk mendukung disiplin positif. di sekolah.  (Keempat). Membentuk  iklim budaya yang kondusif, dan meningkatkan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Nyaman. (Kelima), Kepala sekolah menerapkan aturan yang jelas dan adil. Aturan sekolah atau tata tertib akan terasa sulit jika orang dan lingkungan yang ada disekitarnya tidak memberikan dukungan, Keenam) Kepala sekolah melaksanakan refleksi dan evaluasi  secara berkala untuk mengetahui progres dalam pelaksanaan kegitan disiplin positif.

References

Bogdan, R.C., & Biklen, S. K,. (1982) Qualitative Research for Educatioan: An Introduction to Theory and Methods. (Boston: Allyn and Bacon, Inc.

David GA & Thomas M.A Effective School and Effective Teachers. Boston, (London, Sydney. Toronto. Allyn and Bacon Inc. 1988) hal. 79

Fauzi. A. (2016) Kepemimpinan Kepala Sekolah (Sebuah Konsep, Teori dan Aplikasinya di Sekolah Yogyakarta Penernit K-Media,

Gossen,D.C.(2001) Restitution-Restructuring school discipline, Revised Edition. Chapel Hill, North Carolina: New View Publications.

Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI No 162/M/2021 Tentang Program Sekolah Penggerak

M.H. Amin, Pendidikan Karakter Anak Bangsa, Al Fabet, (Yogyakarta, 2015).

Mardawani, Ketaatan Siswa Dalam Mematuhi Tata Tertib Sekolah, (Studi Kasus Pada Siswa SMA Nusantara Indah Sintang) Jurnal Vox Edukasi Volume 6, No 1 April 2015

Merdeka Belajr Episode keLima Belas Kurikulum Merdeka dan Platfom Merdeka Belajar . Kemendikbudristek 2022

Miles, M. B. and Hubberman, (1992) A.M, Analisis Data Kualitatif Tentang Metode-metode Ba-ru. (Terjemahan, Tjejep Rohidi, Jakarta: UI-Press.

Miles, M. B. and Hubberman, A.M (1992) , Analisis Data Kualitatif Tentang Metode-metode Baru. (Terjemahan, Tjejep Rohidi,Jakarta: UI-Press.

Novita Ika Wardani, dkk, (2022) Psikologi Dasar Dan Pengembangan Kepribadian (Sumatera Barat: PT. Global Eksekutif Teknologi, .

Nurchaili, (2010)“Membangun Karakter Siswa melalui Keteladanan Guru”, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan,

Rifa’i, M Sosiologi Pendidikan (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011).

Rohadatul Ais, (2020) Komunikasi Efektif Di Masa Pandemi COVID-19 (Tangerang: Makmood Publishing, 3-47.

Sandars, J. (2009) The use reflection in medical education AMEE guide no. 44. Medical Teacher, 31, pp. 685-695,

Sugiyono. (2008) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. (Bandung: Penerbit : Alfabeta,

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. (Bandung: Penerbit : Alfabeta, 2008

Thomas Lickona, (1992) , Educating For Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility, (New York:Bantam Books,

Thomas Lickona, (2013) , Mendidik Untuk Membentuk Karakter, terjemahan Lita S dari Educating for Character, Bandung: Nusa Media,

Yvonna S Lincoln and Egon G. Guba, (1985) Natu-ralistic Inquiry (Beverly Hills, Califonia: Sage Publications.

Downloads

Published

2025-05-28

How to Cite

Fauzi, A. (2025). Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengimplementasikan Disiplin Positif pada SMAN 1 Kintap Tanah Laut. EduCurio: Education Curiosity, 3(3), 454–460. https://doi.org/10.71456/ecu.v3i3.1255