Kuasa Algo-Torial dalam Proses Intermediasi Budaya pada Era Digital: Eksplorasi Praktik Empiris di Sekolah Dasar

Authors

  • Dini Arianti* Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Ganes Gunansyah Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71456/ecu.v3i3.1268

Keywords:

Algoritma Digital, Intermediasi Budayar, Pembelajaran Adaptif, Literasi Digital, Sekolah Dasar

Abstract

Transformasi digital di dunia pendidikan telah membawa perubahan signifikan dalam cara mengajar dan belajar, terutama di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi digital dan algoritma dalam proses pembelajaran di SDN 169 Gresik, dengan fokus pada intermediasi budaya algoritmik dan literasi digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dengan guru, observasi langsung terhadap pembelajaran digital, dan studi dokumentasi program literasi digital di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital memungkinkan personalisasi pembelajaran yang lebih efektif, namun juga menghadirkan tantangan berupa ketergantungan siswa pada konten algoritmik yang belum tentu kredibel. Literasi digital yang diterapkan di sekolah menjadi kunci untuk membentuk sikap kritis siswa terhadap informasi digital yang mereka konsumsi. Selain itu, kolaborasi antara guru, orang tua, dan sekolah sangat penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Penelitian ini menyarankan perlunya integrasi literasi digital ke dalam kurikulum inti, pengembangan kapasitas guru dan orang tua, serta pemanfaatan teknologi untuk melestarikan budaya lokal di tengah arus informasi global.

References

Achmad, W. K. S. (2021). Transformasi Nilai Kearifan Lokal Berbasis Teknologi. Prosiding Universitas Kristen …, 8–16. https://journals.ukitoraja.ac.id/index.php/PROSDING/article/view/1537%0Ahttps://journals.ukitoraja.ac.id/index.php/PROSDING/article/download/1537/1115

Akbari, A. A., & Irawan, C. M. (2023). Keterlibatan Orang Tua dalam Pembelajaran Berbasis Digital di Homeschooling. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Non Formal, 1.

Al Fadillah, Y., & Akbar, A. R. (2024). Strategi Desain Pembelajaran Adaptif Untuk Meningkatkan Pengalaman Belajar di Era Digital. Jurnal Pendidikan Sains Dan Teknologi Terapan| E-ISSN, 1(4), 354–362.

Arifin, B., & Mu’id, A. (2024). Pengembangan kurikulum berbasis keterampilan dalam menghadapi tuntutan kompetensi abad 21. DAARUS TSAQOFAH Jurnal Pendidikan Pascasarjana Universitas Qomaruddin, 1(2), 118–128.

Astutiningtyas, E. L. (2017). Ethno-Module Kombinatorik dan Kesadaran Metakognitif. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika), 6(1), 47–52. http://journal.unipma.ac.id/index.php/jipm

Fadillah, I., & Dini, K. (2021). Digital storytelling sebagai strategi baru meningkatkan minat literasi generasi muda. Journal of education science, 7(2), 81–98.

Febrianti, F. A. (2021). Pengembangan digital book berbasis flip pdf professional untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar, 4(2), 102–115.

Hutchinson, J. (2023). Digital intermediation: Unseen infrastructure for cultural production. Routledge.

Jibril, M., & Adedokun-Shittu, N. A. (2024). Enhancing Education: A Comprehensive Framework for Integrating Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Into Teaching and Learning. Indonesian Journal of Multidiciplinary Research, 4(1), 181–188.

Juanta, P., Lim, O., Ferry, F., & Wijaya, D. (2025). Pengaruh Konten Media Sosial Edukasi Kesehatan terhadap Perubahan Perilaku Hidup Sehat pada Generasi Z. INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, 4(1), 1–14.

Pare, A., & Sihotang, H. (2023). Pendidikan Holistik untuk Mengembangkan Keterampilan Abad 21 dalam Menghadapi Tantangan Era Digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27778–27787.

Pujiono, A. (2021). Media Sosial Sebagai Media Pembelajaran Bagi Generasi Z. Didache: Journal of Christian Education, 2(1), 1. https://doi.org/10.46445/djce.v2i1.396

Putro, A. N. S., Wajdi, M., Siyono, Perdana, A. N. C., Saptono, Fallo, D. Y. A., Khoirotunnisa, A. U., Ningtyas, Kma. W. A., Leuwol, F. S., Pationa, S. B., Kumalasanti, R. A., & Setiyatna, H. (2023). Revolusi Belajar Di Era Digital. In Revolusi Belajar Di Era Digital.

Rahman, S. (2021). Pentingnya Motivasi Belajar Dalam Meningkatkan Hasil Belajar. Merdeka Belajar, November, 289–302.

Ramadhina, D., & Rohman, I. (2022). Problematika Guru dalam Penggunaan Video Youtube sebagai Media Pembelajaran di Sekolah Dasar. Mimbar Ilmu, 27(1), 117–123. https://doi.org/10.23887/mi.v27i1.45598

Rambung, O. S., Sion, Bungamawelona, Puang, Y. B., & Salenda, S. (2023). Transformasi Kebijakan Pendidikan Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(3), 598–612. https://jip.joln.org/index.php/pendidikan/article/view/63

Rezkiana, N. M., Manda, D., & Awaru, A. O. T. (2023). Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Literasi Digital dalam Mata Pelajaran Sosiologi di Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Bosowa School Makassar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 23941–23954. https://jptam.org/index.php/jptam/article/download/10407/8345

Setiawan, A. T. (2021). Propaganda Deislamisasi melalui Media Sosial pada Generasi Z. Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif ….

Sitompul, B. (2022). Kompetensi guru dalam pembelajaran di era digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(3), 13953–13960.

Suryaman, M. (2020). Orientasi Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar. 13–28.

Tapalova, O., & Zhiyenbayeva, N. (2022). Artificial intelligence in education: AIEd for personalised learning pathways. Electronic Journal of e-Learning, 20(5), 639–653.

Trisnani, N., Zuriah, N., Kobi, W., Kaharuddin, A., Subakti, H., Utami, A., Anggraini, V., Farhana, H., Pitriyana, S., & Watunglawar, B. (2024). Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. PT. Mifandi Mandiri Digital.

Wanda, E. M. (2023). Pengaruh Literasi Digital Pada Generasi Z Terhadap Pergaulan Sosial Di Era Kemajuan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi. Jurnal Sosial Teknologi, 3(12), 1035–1042.

Wijaksono, C. F., & Trihantoyo, S. (2024). Rancang Bangun Aksaranesia. Co Berbasis Waterfall Model Sebagai Media Gerakan Literasi Sekolah SMPN 4 Kota Yogyakarta. Jurnal Nakula: Pusat Ilmu …, 2(3). https://journal.aripi.or.id/index.php/Nakula/article/view/757%0Ahttps://journal.aripi.or.id/index.php/Nakula/article/download/757/752

Wijaya, K. (2023). Perancangan User Interface Pada Aplikasi Microlearning Berbasis Website Dengan Metode User-Centered Design.

Yurinda, B., & Widyasari, N. (2022). Analisis technological pedagogical content knowledge (TPACK) guru profesional dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Matematika, 8(1), 47–60.

Yuwono, I., & Mirnawati, M. (2021). Strategi Pembelajaran Kreatif dalam Pendidikan Inklusi di Jenjang Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2015–2020. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/1108

Zakarina, U., Ramadya, A. D., Sudai, R., & Pattipeillohi, A. (2024). Integrasi Mata Pelajaran Ipa Dan Ips Dalam Kurikulum Merdeka Dalam Upaya Penguatan Literasi Sains Dan Sosial Di Sekolah Dasar. Damhil Education Journal, 4(1), 50–56.

Zebua, F. R. S. (2023). Analisis Tantangan dan Peluang Guru di Era Digital. Jurnal Informatika dan Teknologi Pendidikan, 3(1), 21–28. https://doi.org/10.25008/jitp.v3i1.55

Downloads

Published

2025-05-30

How to Cite

Arianti, D., & Gunansyah, G. (2025). Kuasa Algo-Torial dalam Proses Intermediasi Budaya pada Era Digital: Eksplorasi Praktik Empiris di Sekolah Dasar. EduCurio: Education Curiosity, 3(3), 573–582. https://doi.org/10.71456/ecu.v3i3.1268