Analisis Kebijakan Kurikulum Dwibahasa di Singapura dan Dampaknya terhadap Penguasaan Bahasa Inggris Siswa
DOI:
https://doi.org/10.71456/ecu.v4i1.1510Keywords:
Kebijakan Dwibahasa, Bahasa Ibu, SingapuraAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan kurikulum dwibahasa di Singapura serta dampaknya terhadap penguasaan Bahasa Inggris siswa. Penelitian ini menggunakan metode literature review, yaitu menelaah, membandingkan, dan mensintesis hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan. Sumber data berasal dari empat artikel jurnal yang membahas implementasi kebijakan dwibahasa di Singapura. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan dwibahasa yang menempatkan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa, didukung oleh kurikulum yang terstruktur dan lingkungan sosial yang multibahasa. Namun, kebijakan ini juga berdampak pada menurunnya penggunaan bahasa ibu dan nilai-nilai budaya yang melekat di dalamnya, terutama pada siswa dari latar belakang sosial ekonomi rendah. Dengan demikian, diperlukan strategi penguatan pembelajaran bahasa ibu agar keseimbangan antara kompetensi global dan identitas budaya tetap terjaga.
References
Haryanti, T., & Karim, M. N. (2024). Artikel Perbandingan Kurikulum Pendidikan Indonesia dengan Negara Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Jepang dan Finlandia. JURNAL LENTERA: Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi, 23(3), 462-474.
Kurniasih, M., Sela, D., Ash-Shiddiqy, A. R., Mutia, V., Khoerunnisa, A., Hakim, W. L., & Saepuloh, N. (2024). PERSPEKTIF MULTIKULTURAL DALAM KURIKULUM SEKOLAH DASAR DI JEPANG, SINGAPURA, KOREA SELATAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP INDONESIA. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(2), 1260-1274.
Maghfiroh, N., Surabaya, U. N., Surabaya, K., & Timur, J. (2022). BAHASA INDONESIA SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI MASYARAKAT DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI. 102–107.
Mailana, Okarisma. “Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia.” KAMPRET Journal, Vol. 1 No 2, 2022.
Mispan, H., & Singapura, K. P. (2018). VISI ARIF BUDIMAN DALAM ARUS KEDWIBAHASAAN DI. 6812, 102–116.
Wang, J., Liu, J., & Wong, H. Q. (2009). Bilingualism policy in Singapore elite schools.
Wee, L. (2011). Language policy and planning in Singapore. Current Issues in Language Planning, 12(2).
Yan, H., et al. (2017). Bilingual education policy in Singapore: A sociolinguistic perspective. Academic Journal of Humanities & Social Sciences, 19(1), 34–50.
Yu, A. (2022). English use policy and additional support for bilingual learners in Singapore. Academic Journal of Humanities & Social Sciences, 5(6), 67–70.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fathiyah Ikhsani Siregar, Aisyah Afifah, Syarif Rusdan, Ahmad Dairoby, & Aprizal Ahmad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







