Konsep Pendidikan Islam Klasik Perspektif Al-Ghazali dan Ibn Sina

Authors

  • Zulfatul Karimah* Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Rizky Abdillah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Siti Nafa’tul Udzma Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • M Yunus Abu Bakar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71456/ecu.v4i3.2073

Keywords:

Pendidikan Islam Klasik, Al-Ghazali, Ibn Sina

Abstract

Artikel ini menganalisis konsep pendidikan Islam klasik dari perspektif Al-Ghazali dan Ibn Sina, dua pemikir besar yang menawarkan pendekatan holistik dalam membentuk insan kamil. Al-Ghazali menekankan tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) melalui integrasi ilmu syariat, akhlak, dan tasawuf untuk mencapai kebahagiaan akhirat, sementara Ibn Sina memprioritaskan pengembangan potensi rasional, fisik, dan moral siswa melalui kurikulum bertahap serta metode pengajaran sesuai tahap usia. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan analisis komparatif terhadap karya utama seperti Ihya Ulumuddin dan Al-Qanun fi al-Tibb, menemukan bahwa sintesis pemikiran keduanya relevan untuk pendidikan modern yang menggabungkan dimensi spiritual, intelektual, dan etis guna mengatasi krisis moral kontemporer.

References

Fadila, A. R., Alauddin, A. A., Fadillah, R. A., & Abu Bakar, M. Y. (n.d.). Kontribusi pemikiran Al-Ghazali dalam pengembangan pendidikan bahasa Arab di era globalisasi.

Maulida, F., & Abu Bakar, M. Y. (2025). Ibnu Sina: Pelopor pendidikan holistik dan berkarakter. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 9(1), 52. https://doi.org/10.24127/att.v9i1.3806

Nurohman. (2020). Konsep pendidikan Al-Ghazali dan relevansinya dalam sistem pendidikan di Indonesia. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 9(1), 41–60. https://doi.org/10.51226/assalam.v9i1.189

Rossidy, H. I. (n.d.). Analisis konsep pendidikan anak menurut Al-Ghazali.

Sef, W., & Abu Bakar, M. Y. (2024). Relevansi pendidikan perspektif Al-Ghazali terhadap paradigma pendidikan Islam di Indonesia. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 21(1), 93–107. https://doi.org/10.25299/al-hikmah:jaip.2024.vol21(1).14705

Sirojuddin, M., & Abu Bakar, M. Y. (2023). Dinamika pemikiran dan respon Hasan Langgulung terhadap paradigma pendidikan Islam. Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti, 5(1), 31–47. https://doi.org/10.58194/pekerti.v5i1.3598

Sucipto, S., & Putera, R. P. (2025). Dialektika pemikiran filsuf Islam: Suatu kajian dalam filsafat pendidikan Islam. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat, 2(4), 1–13. https://doi.org/10.61132/akhlak.v2i4.1273

Syari, O. P. P. (n.d.). Relevansi pemikiran Avicenna dan Abubacer dalam progresivisme dan rekonstruksionisme.

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Karimah, Z., Abdillah, R., Udzma, S. N., & Bakar, M. Y. A. (2026). Konsep Pendidikan Islam Klasik Perspektif Al-Ghazali dan Ibn Sina. EduCurio: Education Curiosity, 4(3), 274–286. https://doi.org/10.71456/ecu.v4i3.2073