Mengidentifikasi Peran dan Fungsi Lembaga Pendidikan Islam Klasik dalam Membentuk Tradisi Keilmuan

Authors

  • Fahmi Muammal Hamidy* Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Zaina Esa Latifatus Zahra Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Roudhotul Mahmudia Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • M Yunus Abu Bakar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71456/ecu.v4i3.2090

Keywords:

Pendidikan Islam, Lembaga Klasik, Tradisi Keilmuan, Peradaban

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran dan fungsi lembaga pendidikan Islam klasik dalam membangun dan menjaga tradisi keilmuan Islam. Sejak masa Nabi Muhammad SAW, pendidikan menjadi pilar utama dalam membentuk peradaban yang berlandaskan ilmu dan akhlak. Lembaga seperti Madrasah Nizamiyah, Bayt al-Hikmah, kuttab, ribath, serta masjid dengan sistem halaqah berkontribusi besar dalam mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu rasional. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan komprehensif yang tidak hanya melihat fungsi religiusnya, tetapi juga fungsi sosial, politik, dan intelektualnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber historis dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga-lembaga tersebut berfungsi sebagai pusat transmisi ilmu, pembentukan karakter, penguatan kohesi sosial, serta kaderisasi kepemimpinan umat. Selain itu, lembaga pendidikan Islam klasik turut mendorong perkembangan sains dan memengaruhi sistem pendidikan dunia. Dengan demikian, lembaga pendidikan Islam klasik merupakan sistem yang dinamis dan holistik dalam membangun tradisi intelektual dan peradaban yang berkelanjutan.

References

Affandi, M. A. (2020). Kuttab dan institusi pendidikan Islam pra-lahirnya sistem madrasah. Taujih: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 40–60.

Al-Sa’di, A. R. (2000). Al-Qawa’id al-hisan. Dar Ibn al-Jawzi.

Amirudin, A., & Supraha, W. (2025). Peran Bait Al-Hikmah pada masa Harun Al-Rasyid dalam mengembangkan peradaban ilmu pengetahuan yang pesat. Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam, 23(1), 38–54. https://doi.org/10.30762/realita.v23i1.469

Arcanita, R. (2023). Diskursus pemikiran pendidikan M. Amin Abdullah dan relevansinya dengan pengembangan pendidikan tinggi Islam. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2). https://doi.org/10.29240/belajea.v8i2.7451

Asrohah, H. (1999). Sejarah pendidikan Islam. Logos Wacana Ilmu.

Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Prenada Media.

Chaer, M. T. (2015). Kuttab; Lembaga pendidikan Islam klasik. Al-Murabbi: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 1(2), 23–31.

Farabi, M. A. (2016). Bayt al-Hikmah: Institusi awal pengembangan tradisi ilmiah Islam. Miqot: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 37(1). https://doi.org/10.30821/miqot.v37i1.74

Furqon, M. R., Muawwana, M., & Faizin, M. (2026). Metode pembelajaran dalam pendidikan Islam perspektif Abuddin Nata. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam, 3(2), 24–33.

Iris, R. (2025). Peran lembaga pendidikan Islam tradisional dalam menyebarkan ilmu pengetahuan di masa kejayaan Islam. Surau: Journal of Islamic Education, 3(1), 1–11.

Laisa, E. (2020). Kuttab sebagai pusat ilmu pengetahuan pendidikan Islam. Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 94–112.

Langgulung, H. (1988). Pendidikan Islam menghadapi abad ke-21.

Muhibbin, Z., Soedarso, S., Harmadi, S. H. B., et al. (2024). Pengembangan santri kreatif melalui peningkatan keterampilan seni Islam dan sumber daya pendukung di Pondok Pesantren Nurul Haromain 93 “Ribath Tahfidz Al-Qur’an Al-Fauzi.” Sewagati, 8(1), 1267–1275. https://doi.org/10.12962/j26139960.v8i1.906

Nata, H. A. (2014). Sejarah pendidikan Islam. Kencana.

Niswah, C., Sholihin, M., Zasvenda, M. Y., Amirullah, E., & Dani, A. (2025). Analisis peran lembaga pendidikan pesantren dalam membangun karakter dan ilmu pengetahuan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(6), 308–316.

Sudrajat, S. (2018). Halaqah sebagai model alternatif pembentukan karakter siswa. Jurnal Kependidikan, 6(1), 181–194. https://doi.org/10.24090/jk.v6i1.1700

Syarif, A. (2015). Lembaga pendidikan Islam klasik. Tarbiyatuna (e-Journal), 8(1), 109–121.

Syawaluddin, F. A., Yana, R. F., & Siagian, T. N. (2020). Lembaga pendidikan sufistik masa klasik Islam (Ribath, Zawiyah, Khanqah). Pena Cendikia, 3(1), 10–17.

Wallace-Murphy, T. (2012). What Islam did for us: Understanding Islam’s contribution to Western civilization. Watkins Media Limited.

Yatim, B. (2000). Sejarah peradaban Islam. PT Raja Grafindo Persada.

Zalianty, A. A., Satria, D. E., Aqil, A., & Bakar, M. Y. A. (2025). Falsafah, hakikat, dan desain ideal madrasah dan pesantren sebagai pilar pendidikan nasional. Jurnal Inovasi Pembelajaran Progresif, 6(4).

Downloads

Published

2026-06-20

How to Cite

Hamidy, F. M., Zahra, Z. E. L., Mahmudia, R., & Bakar, M. Y. A. (2026). Mengidentifikasi Peran dan Fungsi Lembaga Pendidikan Islam Klasik dalam Membentuk Tradisi Keilmuan. EduCurio: Education Curiosity, 4(3), 297–308. https://doi.org/10.71456/ecu.v4i3.2090