Relasi Wahyu dan Akal dalam Pendidikan Islam sebagai Proses Humanisasi melalui Integrasi Ilmu

Authors

  • Yoklosin Rara* Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Dela Auliya Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Uyun Nurrohmah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • M Yunus Abu Bakar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71456/ecu.v4i3.2091

Keywords:

Filsafat Pendidikan Islam, Wahyu dan Akal, Humanisasi Islami, Integrasi Ilmu

Abstract

Artikel ini membahas hubungan antara filsafat, pendidikan, dan Islam dalam tiga aspek utama, yaitu relasi wahyu dan akal, pendidikan sebagai proses humanisasi islami, serta integrasi ilmu naqli dan aqli. Dalam perspektif filsafat Islam, wahyu dan akal tidak diposisikan sebagai dua entitas yang saling bertentangan, melainkan sebagai sumber pengetahuan yang saling melengkapi. Wahyu menjadi landasan normatif dan transendental, sementara akal berfungsi sebagai instrumen rasional untuk memahami dan mengaktualisasikan ajaran Ilahi. Pendidikan Islam dipahami sebagai proses humanisasi yang berorientasi pada pembentukan insan kamil, yakni manusia yang berkembang secara intelektual, spiritual, dan moral. Lebih lanjut, integrasi ilmu naqli dan aqli menjadi fondasi penting dalam membangun sistem. pendidikan yang holistik dan tidak dikotomis. Dalam konteks modern, integrasi ini relevan sebagai solusi terhadap krisis moral dan fragmentasi ilmu pengetahuan. Dengan demikian, filsafat pendidikan Islam menawarkan paradigma pendidikan yang menyatukan dimensi rasionalitas, spiritualitas, dan etika dalam satu kesatuan yang integral.

References

Abu Bakar, M. Y. (2018). Pemikiran Imam Suprayogo dalam integrasi ilmu keislaman dan sains berbasis ulul albab. Madinah: Jurnal Studi Islam, 5(1), 88.

Al-Abrasyi, M. A. (1993). Dasar-dasar pokok pendidikan Islam (B. A. Gani & D. Bahry, Penerj.). Bulan Bintang.

Al-Syaibany, O. M. A.-T. (1979). Falsafah pendidikan Islam (H. Langgulung, Penerj.). Bulan Bintang.

Aly, H. N. (1999). Ilmu pendidikan Islam. Logos.

Angga, Y. A. (2025). Integrasi wahyu dan akal dalam epistemologi Islam: Studi literatur berbasis Al-Qur’an dan pemikiran filsuf Muslim. Inklusi: Jurnal Pendidikan Islam dan Filsafat, 1(2), 99–108.

Baharuddin, & Makin, M. (2007). Pendidikan humanistik: Konsep, teori dan aplikasi praksis dalam dunia pendidikan. Ar-Ruzz Media.

Candra, D. (2018). Akal dan wahyu. Jurnal Ad-Dirasah, 1(1), 79–86.

Daradjat, Z. (2012). Ilmu pendidikan Islam. Bumi Aksara.

Gasmi, N., O., S., Afifah, U., Anwar, C., Anwar, S., & Wasehudin. (2025). Strategi integratif dalam pendidikan Islam: Pendekatan holistik terhadap Islamisasi sains melalui metode pembelajaran kolaboratif dan kontekstual. Action Research Journal Indonesia, 7(2), 827.

Idris, M., & Sari, H. P. (2025). Dari wahyu ke akal: Menemukan kebenaran ilmu dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 22–34.

Lestari, S., & Ismail. (2025). Relasi akal dan wahyu era modern (Analisis teologis pemikiran Ibnu Taymiyyah). Manthiq: Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam, 8(2), 80–93.

Lukman, et al. (2025). Studi integrasi ilmu. Divya Media Pustaka.

Madjid, N. (1992). Islam doktrin dan peradaban. Paramadina.

Muhaimin. (2004). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. Remaja Rosdakarya.

Muthahhari, M. (1992). Perspektif Al-Qur’an tentang manusia dan agama. Mizan.

Nata, A. (2001). Filsafat pendidikan Islam. Logos Wacana Ilmu.

Nata, A. (2018). Akhlak tasawuf. Rajawali Pers.

Nizar, S. (2002). Filsafat pendidikan Islam: Pendekatan historis, teoritis dan praktis. Ciputat Pers.

Nuraini, P. (2024). Ilmu agama dan ilmu umum dalam sejarah Islam, 8(2), 66–67.

Purwaningrum, S. (2015). Elaborasi ayat-ayat sains dalam Al-Quran: Langkah menuju integrasi agama dan sains dalam pendidikan. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Budaya, 1(1), 130–131.

Rahma, H., Ikrimah, N., & Yunus. (n.d.). Hayy ibn Yaqzhan: Paradigma integrasi filsafat, pendidikan, dan Islam dalam menjawab dikotomi sains-agama. Jurnal Sains Student Research, 4(1), 70.

Rahman, F. (1982). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. University of Chicago Press.

Shania, S., Abdurrahmansyah, & Handayani, T. (2024). Humanisasi pendidikan Islam perspektif Kurikulum Merdeka dan Al-Qur’an. Kutubkhanah, 24(1), 37.

Sholiha, M. (2020). Hubungan antara filsafat dengan pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 22.

Tafsir, A. (2003). Metodologi pengajaran agama Islam. Remaja Rosdakarya.

Wahyudi, K. (2023). Filsafat Ibnu Rusyd: Hubungan akal dengan wahyu. Indonesian Journal of Islamic and Social Science, 1(2), 109–120.

Downloads

Published

2026-06-20

How to Cite

Rara, Y., Auliya, D., Nurrohmah, U., & Bakar, M. Y. A. (2026). Relasi Wahyu dan Akal dalam Pendidikan Islam sebagai Proses Humanisasi melalui Integrasi Ilmu. EduCurio: Education Curiosity, 4(3), 309–319. https://doi.org/10.71456/ecu.v4i3.2091