Hakikat Peserta Didik
Subjek, Fitrah, dan Tanggung Jawab Belajar dalam Filsafat Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.71456/ecu.v4i3.2099Keywords:
Peserta Didik, Filsafat Pendidikan Islam, Fitrah, Tanggung Jawab BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep peserta didik dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Fokus utama kajian ini mencakup kedudukan peserta didik sebagai subjek aktif, pengembangan potensi fitrah, serta urgensi tanggung jawab belajar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Islam, peserta didik bukanlah objek pasif, melainkan subjek yang memiliki potensi tauhid dan intelektual sejak lahir (fitrah). Pendidikan berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan potensi tersebut agar peserta didik mampu menjalankan tanggung jawabnya sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi. Kesimpulannya, integrasi antara pengembangan fitrah dan kesadaran akan tanggung jawab belajar merupakan kunci keberhasilan pendidikan Islam yang komprehensif.
References
Aly, H. N. (1999). Ilmu pendidikan Islam. Logos Wacana Ilmu.
Arifin, M. (2000). Ilmu pendidikan Islam: Suatu tinjauan teoritis dan praktis berdasarkan pendekatan interdisipliner. Bumi Aksara.
Arifin, M. (2003). Filsafat pendidikan Islam. Bumi Aksara.
Baharuddin, I. (2016). Esensi peserta didik dalam perspektif falsafah pendidikan Islami, 2.
Damayanti, L., Khairunnisa, Saragih, S., & Hasibuan, T. P. (2023). Hakikat peserta didik dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 3(3), 185–194. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v3i3.1925
Daradjat, Z. (2011). Ilmu pendidikan Islam. Bumi Aksara.
Hadi, M. S., Salamah, U., Wigati, D. D., & Nurjanah, S. (n.d.). Spiritualitas anak perspektif pendidikan Islam (Analisis konseptual kecerdasan spiritual sejak usia dini).
Hairunisa, N. (n.d.). Pembelajaran berbasis student-centered learning pada materi pendidikan agama Islam siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Darul Falah Sumber Agung Kecamatan Bengkunat Kabupaten Pesisir Barat.
Hidayah, N. H., & Nasution, Z. (2024). Media kerja sama guru pendidikan agama Islam (PAI) dan orang tua dalam membentuk tanggung jawab belajar siswa. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 473–486.
Jalaluddin. (2011). Filsafat pendidikan Islam: Memahami dinamika pemikiran dasar dan aliran. RajaGrafindo Persada.
Muhaimin. (2012). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. Remaja Rosdakarya.
Nata, A. (2005). Filsafat pendidikan Islam. Gaya Media Pratama.
Novita, A., & Abu Bakar, M. Y. (2021). Konsep pendidikan esensialisme dalam pembentukan karakter siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam, 7(1), 12–22.
Putri, A., Khoiro, R., & Abu Bakar, M. Y. (2023). Konsep essensialisme dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 6(1), 112–124. https://doi.org/10.58401/dirasah.v6i1.752
Qonaah, E., Nugraha, R., & Komala, E. (2024). Peran murabbi sebagai pendidik di Pondok Pesantren Persatuan Islam 153 Al Firdaus, 5(4).
Ramayulis. (2015). Filsafat pendidikan Islam. Kalam Mulia.
Rochmah, E. Y. (2016). Mengembangkan karakter tanggung jawab pada pembelajar (Perspektif psikologi barat dan psikologi Islam). AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 3(1), 36–54.
Sultani, S., Alfitri, A., & Noorhaidi, N. (2023). Teori belajar humanistik dan penerapannya dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. ANSIRU PAI: Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 7(1), 177. https://doi.org/10.30821/ansiru.v7i1.16108 .
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rizqy Abdillah, Shafira Esa Putri Salsabila, Roudhotul Mahmudia & M Yunus Abu Bakar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









