Pendidikan Islam Kontemporer
Globalisasi, Integrasi Ilmu, dan Penguatan Karakter
DOI:
https://doi.org/10.71456/ecu.v4i3.2100Keywords:
Pendidikan Islam Kontemporer, Digitalisasi, Integrasi Ilmu, Moderasi Beragama, Pemikiran KlasikAbstract
Pendidikan Islam kontemporer menghadapi berbagai tantangan kompleks seiring dengan perkembangan globalisasi dan digitalisasi yang mengubah pola pikir, perilaku, serta sistem pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis arah dan tantangan pendidikan Islam dalam merespons perubahan tersebut, khususnya dalam aspek integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Islam, penguatan pendidikan karakter, serta moderasi beragama. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi dan digitalisasi membawa peluang sekaligus tantangan bagi pendidikan Islam, terutama dalam menjaga identitas keislaman di tengah arus modernisasi. Integrasi ilmu dan nilai Islam menjadi kebutuhan mendesak untuk menciptakan sistem pendidikan yang holistik dan tidak terfragmentasi. Selain itu, pendidikan karakter dan moderasi beragama berperan penting dalam membentuk generasi yang toleran, inklusif, dan berakhlak mulia. Di sisi lain, pemikiran klasik Islam tetap relevan untuk direaktualisasikan sebagai landasan normatif dalam menjawab persoalan kontemporer. Dengan demikian, diperlukan upaya sistematis dan inovatif dalam mengembangkan pendidikan Islam yang adaptif, integratif, dan kontekstual di era modern.
References
Asror, M., Abu Bakar, M. Y., & Fuad, A. Z. (2023). Modernisme pendidikan Islam dalam pemikiran Mahmud Yunus: Analisis dan relevansinya dalam peningkatan mutu pendidikan Islam Indonesia era Society 5.0. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 8(1), 35–52. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2023.vol8(1).11693
Fauzi, M. N. (2019). Islam Nusantara: Telaah metodologis dan respons terhadap khilafatisme di Indonesia. Jurnal Islam Nusantara, 3(1), 74–122.
Firdaus, N., & Bakar, M. (2025). Analisis moderasi beragama melalui pendekatan teori konstruksi realitas sosial. Jurnal Penelitian Agama, 26(2), 269–286. https://doi.org/10.24090/jpa.v26i2.2025.pp269-286
Halim, R. (2026). Klarifikasi konseptual ijtihad, mujtahid, dan fatwa serta urgensinya dalam dinamika hukum Islam kontemporer. Dirosah Islamiyah: Jurnal Studi Islam, 1(1), 28–40.
Inayati, F., Awaluddin, A. F., & Hr., S. (2024). Internalisasi nilai moderasi beragama berbasis kearifan lokal pada siswa SMAN 13 Bone melalui pembelajaran PAI-BP. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 224–236. https://doi.org/10.46963/alliqo.v9i2.2319
Lupiah, K., Ali, S. N., & Sugiharto, S. (n.d.). Perkembangan pemikiran pendidikan Islam dari era klasik hingga era kontemporer.
Ma’arif, S., & Abu Bakar, M. Y. (2024). Pemikiran Abdurrahman Mas’ud terhadap pendidikan non-dikotomik dan implikasinya terhadap pendidikan Islam kontemporer.
Majid, N. (2008). Islam, kemodernan, dan keindonesiaan. Mizan Pustaka.
Mubarok, A. R., & Sunarto. (2024). Moderasi beragama di era digital: Tantangan dan peluang. Journal of Islamic Communication Studies, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.15642/jicos.2024.2.1.1-11
Nata, A. (2015). Studi Islam komprehensif. Prenada Media.
Novita, A., & Abu Bakar, M. Y. (2021). Konsep pendidikan esensialisme dalam pembentukan karakter siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam, 7(1), 12–22. https://doi.org/10.26594/dirasat.v7i1.2409
Nurjaya, & Muhyi, A. (2026). Pengembangan model pembelajaran PAI inklusif: Transformasi nilai moderasi menjadi karakter kebangsaan siswa. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 11(2), 705–714. https://doi.org/10.34125/jkps.v11i2.2042
Rizki, A. A., & Wati, S. (2025). Integrasi ilmu pengetahuan umum dan agama dalam pendidikan Islam modern: Tantangan dan peluang. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3(1), 254–259. https://doi.org/10.61132/jbpai.v3i1.896
Siregar, Z. A., F., P., Taqi, R., & A. (2025). Perbandingan integrasi nilai-nilai Islam dan ilmu pengetahuan dalam sistem pendidikan di Indonesia dan Mesir. Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan, 3(2).
Sudarmin, & Amaluddin. (2025). Penguatan moderasi beragama melalui pendidikan agama Islam. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(4), 84–95. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i4.198
Sulaiman, M., & Haris, A. (2023). Pendidikan Islam dalam era globalisasi: Menjaga identitas dan mengembangkan toleransi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 15(2), 100–115.
Yanti, R. P., Anggi, M. S., Asia, N., Yennizar, N., & Latif, M. (2025). Isu dan tantangan kontemporer dalam pendidikan Islam. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2), 7379–7385. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1653
Yunus Abu Bakar, M. (2012). Pengaruh paham liberalisme dan neoliberalisme terhadap pendidikan Islam di Indonesia. TSAQAFAH, 8(1), 135–160.
Zahra, A. S., Salsabila, I. A., & Abu Bakar, M. Y. (2024). Integrasi tarbiyah, ta’lim dan ta’dib: Pilar utama pendidikan Islam. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(6), 33–48. https://doi.org/10.61722/jmia.v1i6.2819.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rhaditya Candra, Senja Arfiatus Sakinah, Uyun Nurrohmah & M Yunus Abu Bakar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









