Dikotomi Ilmu dalam Pendidikan Islam
Analisis Faktor, Dampak, dan Solusi Integratif
DOI:
https://doi.org/10.71456/ecu.v4i3.2102Keywords:
Dikotomi Ilmu, Pendidikan Islam, Integrasi Ilmu, Ilmu Agama, Ilmu UmumAbstract
Penelitian ini mengkaji fenomena dikotomi ilmu serta dampaknya terhadap perkembangan pendidikan Islam. Dikotomi ilmu dipahami sebagai pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum yang dalam praktiknya telah memengaruhi arah dan sistem pendidikan Islam di berbagai lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya dikotomi ilmu, menganalisis dampaknya terhadap sistem pendidikan Islam, serta merumuskan upaya integrasi keilmuan dalam rangka memperkuat kualitas pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah seperti buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan tema dikotomi ilmu dan integrasi pendidikan Islam. Teknik analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan, reduksi, penelaahan, dan interpretasi terhadap sumber-sumber yang berkaitan sehingga diperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dikotomi ilmu muncul akibat pengaruh kolonialisme Barat, proses sekularisasi pendidikan, serta pemahaman yang terbatas terhadap konsep ilmu dalam perspektif Islam. Kondisi ini berdampak pada ketidakseimbangan antara aspek intelektual dan spiritual peserta didik, lemahnya integrasi nilai-nilai moral dalam ilmu pengetahuan, serta tertinggalnya pendidikan Islam dalam penguasaan sains dan teknologi modern. Oleh karena itu, diperlukan upaya integratif melalui pengembangan kurikulum terpadu dan penguatan peran pendidik dalam menanamkan nilai-nilai Islam secara holistik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi ilmu merupakan solusi strategis dalam membangun sistem pendidikan Islam yang seimbang, kontekstual, dan mampu menjawab tantangan era modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
References
Ajmain, M. (2024). Melacak implikasi politik pendidikan kolonial Belanda terhadap pendidikan Islam: Sebuah tinjauan historis. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 14(1), 79.
Al-Faruqi, I. R. (1984). Islamisasi ilmu pengetahuan. Pustaka.
Al-Faruqi, I. R. (1989). Islamization of knowledge. International Institute of Islamic Thought.
Asyari, A., & Makruf, R. B. (2014). Dikotomi pendidikan Islam: Akar historis dan dikotomisasi ilmu. EL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam, 8(2), 1–17.
Atikah, H. (2025). Dikotomi ilmu dalam pendidikan Islam (Kajian historis dan konseptual). MHS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keislaman, 1(4), 362–371.
Aziz, A., Rama, B., & Mahmud, M. N. (2026). The dichotomy of general science and religion in a review of the philosophy of Islamic education. Journal of Islamic Studies and Humanities, 1(1), 12–26.
Baharuddin, U., & Minarti, S. (2011). Dikotomi pendidikan Islam: Historisitas dan implikasi pada masyarakat Islam. Remaja Rosdakarya.
Fahmi, I. R., & Abdur Rohman, M. A. (2021). Non-dikotomi ilmu: Integrasi-interkoneksi dalam pendidikan Islam. AL-MIKRAJ: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 1(2), 46–60.
Faruk, M., Ismail, R., & Mahmud, H. M. (2023). Dikotomi ilmu dalam pendidikan Islam. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(4), 310–320.
Hasanah, N., & Zuhaida, A. (2018). Desain madrasah sains integratif: Integrasi sains dan agama dalam perangkat dan pelaksanaan pembelajaran. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 13(1), 155–180.
Humairah, A. E., et al. (2024). Memahami dikotomi ilmu pengetahuan umum dan agama dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia, 3(3), 15–25.
Iqbal, M. (2023). Dikotomi pendidikan dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Ilmiah Pendidikan Sosial Agama, 10(3), 69–78.
Junaedi, D., Abu Bakar, M. Y., & Fuad, A. Z. (2023). Implikasi pemikiran rekonstruksionisme Ismail Raji Al-Faruqi dalam pendidikan Islam. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45–61.
Kartanegara, M. (2003). Menyibak tirai kejahilan: Pengantar epistemologi Islam. Mizan.
Khalil, I. (1994). Pengantar Islamisasi ilmu pengetahuan dan sejarah. Media Dakwah.
Lailatifah, A. T. (2025). Dikotomi ilmu dalam pendidikan Islam: Analisis keberadaan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 11–15.
Mahendra, H., Roza, E., & Dewi, E. (2023). Konsep pendidikan Islam Abuddin Nata. El-Darisa: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 154–167.
Makhmudah, S. (2018). Hakikat ilmu pengetahuan dalam perspektif modern dan Islam. AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 4(2), 202–217.
Monicha, R. E., et al. (2020). Penanaman nilai-nilai akhlak dalam pembelajaran pendidikan agama Islam menghadapi era milenial di SMA Negeri 2 Rejang Lebong. Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 199–214.
Muhaimin. (2009). Rekonstruksi pendidikan Islam: Dari paradigma pengembangan, manajemen kelembagaan, kurikulum hingga strategi pembelajaran. RajaGrafindo Persada.
Nasution, H. (1975). Pembaruan dalam Islam.
Noer, M. F. (2024). Konsep ilmu dalam pendidikan Islam: Relevansi terhadap materi pembelajaran kontemporer. Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 10(2).
Resnita. (n.d.). Dualism in education: Management of school and madrasah education.
Rizal, S., Nasir, M., & Pratiwi, I. (2023). Dikotomi ilmu pengetahuan dalam Islam perspektif Al-Ghazali. Lentera, 5(2), 122–150.
Suwahyu, I. (2023). Dikotomi dalam pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(2), 5831–5838.
Tamami, B. (2019). Dikotomi pendidikan agama Islam dan pendidikan umum di Indonesia. Tarlim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1).
Taufik. (2010). Peta pemikiran pendidikan Islam di Indonesia: Telaah dikotomi pendidikan. Jurnal Hunafa, 7(2), 4.
Tirolian. (2016). Kolonialisme dan dikotomi pendidikan Islam di Indonesia. Ihya’ Al-’Arabiyah, 6(2), 264–275.
Yusuf, M., Said, M., & Hajir, M. (2021). Dikotomi pendidikan Islam (Penyebab dan solusinya). Bacaka: Jurnal Pendidikan Agama Islam.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syifa Nuril Irbah, Zahwa Marjuwa, Salsabila Putri Desinta & M Yunus Abu Bakar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









