Transformasi Pendidikan Islam di Indonesia
Dari Sistem Pesantren Tradisional menuju Era Modernisasi
DOI:
https://doi.org/10.71456/ecu.v4i3.2111Keywords:
Pesantren Salafi, Pesantren Modern, Kebijakan Pendidikan IslamAbstract
Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang berkembang dalam dua model utama: pesantren salafi dan pesantren modern. Keduanya memiliki karakteristik sistem kurikulum, filosofi pendidikan, serta respons terhadap kebijakan pendidikan nasional yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dinamika kedua sistem pesantren tersebut dalam perspektif kebijakan pendidikan Islam di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis studi literatur dan analisis kebijakan, artikel ini mengkaji secara kritis perbedaan dan persamaan antara keduanya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pesantren salafi unggul dalam pelestarian tradisi keilmuan klasik dan penanaman nilai-nilai keagamaan yang kuat, namun kurang responsif terhadap tuntutan sistem pendidikan nasional. Sebaliknya, pesantren modern cenderung lebih adaptif terhadap kurikulum nasional dan kebutuhan zaman, namun berisiko mengalami degradasi identitas keilmuan pesantren. Keduanya memiliki tantangan dalam hal integrasi sistemik dengan kebijakan pendidikan nasional yang berlaku. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan perlunya model kebijakan pendidikan Islam yang lebih integratif dan kontekstual, yang dapat mengakomodasi kekhasan masing-masing model pesantren dalam kerangka sistem pendidikan nasional. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap arah reformasi pendidikan Islam yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan.
References
Alfarisi, S., & Bakar, M. Y. A. (2022). SKB 3 menteri dan implikasinya pada pendidikan Islam. Al-Fikr: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 1–9. https://doi.org/10.47945/alfikr.v8i1.286
Anhari, M. (2007). Integrasi sekolah ke dalam sistem pendidikan pesantren. Diantama.
Azizy, Q. A. (2002). Dinamika pesantren dan madrasah. Pustaka Pelajar.
Bakar, M. Y. A. (2012). Pengaruh paham liberalisme dan neoliberalisme terhadap pendidikan Islam di Indonesia. TSAQAFAH: Jurnal Peradaban Islam, 8(1), 135–160. http://repository.uinsa.ac.id/id/eprint/1332
Bakar, M. Y. A. (2015). Problematika pendidikan Islam di Indonesia. Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam, 1(1), 99–123. https://doi.org/10.26594/dirasat.v1i1.507
Dhofier, Z. (1982). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup kyai. Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES).
Hunaida, W. L., et al. (2024). Hometutoring as an inclusive approach to teaching Islamic education for expatriate converts: A case study of Muslim Smart. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 12(2), 179–196. https://doi.org/10.15642/jpai.2024.12.2.179-196
Nurhayati, A. (2013). Fenomena madrasah pasca SKB 3 Menteri tahun 1975 dan implikasinya terhadap dunia pendidikan Islam. Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 133–144. https://doi.org/10.21274/taalum.2013.1.2.133-144
Rahim, H. (2001). Arah baru pendidikan Islam di Indonesia. Logos Wacana Ilmu.
Saifi, A. F. Z. (2025). Tipologi dan dinamika pondok pesantren. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1), 39–41. https://doi.org/10.62387/naafijurnalilmiahmahasiswa.v2i1.111
Zaini. (t.t.). Orientasi pondok pesantren tradisional dalam masyarakat Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuridan Syauqi, Elma Syifa’, Rifa Nurafila & M Yunus Abu Bakar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









