Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Di SMP Negeri 9 Padang
Keywords:
Persepsi guru, Pembelajaran Tatap Muka TerbatasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru terhadap pembelajaran tatap muka terbatas di SMP Negeri 9 Padang. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Partisipan penelitian ini adalah 24 guru di SMP Negeri 9 Padang. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data adalah: pertama, mengumpulkan data dari guru yang menjawab kuesioner: kedua, mengumpulkan data dari wawancara guru. Terakhir, menarik kesimpulan berdasarkan data. Hasil analisis menunjukkan terdapat pernyataan positif tentang penerapan persepsi guru terhadap pembelajaran tatap muka terbatas di kelas. Pernyataan positif guru terdapat pada jawaban angket. Sangat Setuju (28%), Setuju (43%), Ragu-ragu (2%), Tidak Setuju (25%), dan sangat tidak setuju (2%). Sebagian besar guru memilih jawaban setuju 42% pada pernyataan yang dilampirkan pada kuesioner di google form. Berdasarkan hasil tersebut terlihat bahwa guru setuju dengan pembelajaran tatap muka terbatas di SMP Negeri 9 Padang. Dengan terbatasnya pembelajaran tatap muka, siswa lebih memahami materi dan guru lebih luwes dalam memberikan materi kepada siswa di kelas. Persepsi guru terhadap pembelajaran tatap muka hanya sebatas memberikan manfaat, seperti memudahkan guru dalam memberikan materi kepada siswa di kelas, dapat memperhatikan siswa secara langsung di kelas, dan yang terpenting dapat mengontrol siswa. saat belajar di kelas agar tidak lamban dalam hasil belajar.
References
Kemdikbud. (2021, September 10). Serba-Serbi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Wilayah PPKM Level 3. Retrieved September 8, 2022, from Kemdikbud: https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2021/09/serbaserbi-pembelajaran-tatap-muka-terbatas-di-wilayah-ppkm-level-3
Kemdikbud, P. W. (2021, September 8). Serba-Serbi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Wilayah PPKM Level 3. Retrieved from Kemdikbud.id: https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2021/09/serbaserbi-pembelajaran
Lindawati, N. J. (n.d.). Students' Perception on the Use of WhatsApp in Learning EFL during Covid 19 at Remote Area.
Moloeng, L. J. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nevid, S. J. (2017). Psikologi Konsepsi dan Aplikasi. Bandung: Nusa Media.
Nurhayati, S. E. (2022). Persepsi Orang Tua, Guru, dan Siswa Terhadap Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 827-835.
Perdani, N. M. (2018). Persepsi Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis Poltri Terhadap Minat Membaca Surat Kabar Halaman Zetizen Sumatera Ekspres. Politeknik Negeri Sriwijaya.
Samino. (2010). Kepemimpinan Pendidikan. Surakarta: Media Fairuz.
Sukmadinata, N. S. (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja. Rosdakarya.
Wood, J. T. (2015). Interpersonal communication: Everyday encounters. Amerika Serikat: Cengage Learning.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jihan Nazar Kharisma, M. Khairi Ikhsan, Rani Autila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







