Pendidikan Islam Multikultural dalam Pembelajaran Bahasa di MI Assalam Martapura
DOI:
https://doi.org/10.71456/ecu.v4i3.2472Keywords:
Pendidikan Islam, Multikultural, Pembelajaran BahasaAbstract
Pendidikan Islam multikultural merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan keberagaman budaya, bahasa, etnis, sosial, dan latar belakang peserta didik sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran. Pada jenjang madrasah ibtidaiyah, pendidikan multikultural memiliki posisi strategis karena peserta didik sedang berada pada tahap pembentukan identitas, sikap sosial, karakter, dan kemampuan berkomunikasi. Artikel ini bertujuan menganalisis implementasi pendidikan Islam multikultural dalam pembelajaran bahasa di MI Assalam Martapura serta mengidentifikasi nilai-nilai multikultural yang dapat dikembangkan melalui pembelajaran bahasa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa dapat menjadi ruang strategis untuk mengintegrasikan nilai tauhid, toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, kesetaraan, gotong royong, empati, kesantunan, dan tanggung jawab sosial. Integrasi tersebut dilakukan melalui pemilihan bahan ajar yang kontekstual, penggunaan bahasa yang santun, diskusi kelompok, cerita tentang keberagaman budaya, serta keteladanan guru. Pendidikan Islam multikultural melalui pembelajaran bahasa tidak hanya meningkatkan kompetensi linguistik peserta didik, tetapi juga membangun karakter Islami yang terbuka, inklusif, komunikatif, dan mampu hidup dalam masyarakat yang beragam.
References
Abubakar, A., Ngalimun, N., Liadi, F., & Latifah, L. (2020). Bahasa sebagai nilai perekat dalam simbol budaya lokal tokoh agama. Jurnal Transformatif (Islamic Studies), 4(2), 159-172.
Banks, J. A. (2019). An introduction to multicultural education (6th ed.). Pearson.
Erawati, D. (2026). Ethnopedagogy in Social and Cultural Sciences: A Bridge between Cultural Identity, Local Values, and Contextual Learning. Maneser: Journal of Religion, Spirituality, and Culture, 1(1), 37-48.
Faridah, S., & Nugroho, A. G. (2023). Kepemimpinan Dalam Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Dan Kompetensi Kepala Sekolah Dan Kinerja Guru. JIS: Journal Islamic Studies, 1(2), 203-211.
Kholida, S., Niam, S., Qomar, M., & Adiyono, A. (2025). Multicultural education from an Islamic perspective: Building intercultural tolerance in Indonesian primary schools. Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 15(2), 212–229.
Latifah, L., & Ngalimun, N. (2025). Teknologi Digital Sebagai Ruang Pertemuan Agama Dan Budaya Masyarakat Multikultural. SINTESA: Jurnal Sains & Teknologi, 1(02), 51-64.
Latifah, L., Zwagery, R. V., Safithry, E. A., & Ngalimun, N. (2023). Konsep dasar pengembangan kreativitas anak dan remaja serta pengukurannya dalam psikologi perkembangan. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 426-439.
Ngalimun, N., Jumadi, J., & Listia, R. (2025). Pendekatan Komunikasi Behaviorisme dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 9(2), 992-1006.
Ngalimun, N., Noortyani, R., & Hermawan, S. (2025). Nilai Religi dalam Tradisi Lisan Sansana Dayak Ngaju. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 19(1), 426-440.
Ngalimun, N., Noortyani, R., Dewi, DWC., Jumadi, J., Mu’in, F., Rafiek, M. Oral Literature Based Learning Of Dayak Ngaju Sansana: An Ethnopedagogical Study, International Journal of Interdisciplinary Cultural Studies, 21(2). https://cgscopus.com/index.php/journals/article/view/1077
Nieto, S. (2010). The light in their eyes: Creating multicultural learning communities (10th anniversary ed.). Teachers College Press.
Nisa, C. (2021). Cultural management of religious tolerance in multicultural-based Islamic education learning in state schools. Istawa: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1).
Noortyani, R., & Dewi, D. W. C. (2026). Representation of Ethical Values in the Manalatai Lewun Sansana Text of the Dayak Ngaju. Maneser: Journal of Religion, Spirituality, and Culture, 1(1), 12-24.
Qodir, A. (2026). Komunikasi Pembelajaran dalam Era Transformasi Digital. Masca: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 11-20.
Riinawati, N. (2022). Implementation of Character Education in Islamic Perspective at School. Journal of Positive Psychology and Wellbeing, 6(1), 561-566.
Tentiasih, S., & Rifa'i, M. R. (2022). Integrasi nilai-nilai multikultural dalam kurikulum pendidikan agama Islam untuk membangun toleransi di sekolah. AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 4(2). https://doi.org/10.46773/muaddib.v4i2.1334
Widat, F., & Ummah, W. R. (2025). Pendekatan multikultural pembelajaran pendidikan agama Islam untuk memperkuat toleransi antar agama. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2). https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.24511.
Yusuf, M., & Wahyuni, S. (2025). Implementation of the multicultural Islamic religious education curriculum in madrasah. Journal of Contemporary Islamic Education, 5(1). https://doi.org/10.25217/jcie.v5i1.4890.
Zwagery, R. V., Safithri, E. A., & Latifah, N. (2020). Psikologi Perkembangan: Konsep Dasar Pengembangan Kreatifitas Anak. Yogyakarta: Parama Ilmu, 28-36.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Juairiah, & Latifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









