Self Directed Learning Pada Modul Ajar Didesain Oleh Guru Penggerak
DOI:
https://doi.org/10.71456/ecu.v1i2.248Keywords:
Pemahaman Membaca, Pembelajaran PenemuanAbstract
Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, Menteri Pendidikan (Mendiknas) telah meluncurkan "Kurikulum Merdeka Belajar". Program Merdeka Belajar ini merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran dalam rangka mewujudkan komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan. Untuk mendukung Kurikulum Merdeka Belajar, bahan ajar yang dirancang oleh guru harus mencakup kegiatan Self Directed Learning. Dalam setiap pelaksanaan Kurikulum Merdeka, menuntut siswa untuk mandiri dalam belajar (Self Directed Learning), dimana siswa diberi tanggung jawab untuk mengatur dan mengendalikan proses pembelajaran dan pencapaian dalam pembelajaran. Siswa juga dituntut untuk memiliki pola pikir mandiri dalam belajar, dalam arti siswa memegang kendali penuh dan bertanggung jawab atas pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan Self Directed Learning di modul ajar kelas X yang disusun oleh Guru Penggerak di SMA N 15 Padang. Data dikumpulkan secara kualitatif dengan dokumen ceklis, hasil data menunjukan bahwa modul ajar yang didesain oleh Guru Penggerak belum sepenuhnya menerapkan aktivitas Self Directed Learning. Guru masih menjadi fasilitator dalam pembelajaran, dan tetap menjadi penentu keputusan.
References
Hmelo-Silver, C.E. (2004) ‘Problem-based learning: What and how do students learn?’, Educational Psychology Review, 16(3), pp. 235–266. Available at: https://doi.org/10.1023/B:EDPR.0000034022.16470.f3.
Nasution, W.N. (2017) ‘Perencanaan Pembelajaran Pengertian, Tujuan Dan Prosedur’, Ittihad, 1(2), pp. 185–195.
Prapbowati, D.S. (2022) ‘Pembelajaran Autonomous Lerning dengan Duolingo Memupuk Minat dan Kemandirian Belajar Siwa Kelas X SMA Nenegri 6 Malang’, Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 1(2), pp. 56–65. Available at: https://doi.org/10.21776/ub.jcerdik.2022.001.02.05.
Rachmawati, D.O. (2010) ‘Penerapan model self-directed learning untuk meningkatkan hasil belajar dan kemandirian belajar mahasiswa’, Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 43(3), pp. 177–184.
Uswatun, H. (2013) ‘Autonomous Learning As Language Learning Strategy Based on Students Preferenced Learning Style’, IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature, 1(2), pp. 1–22. Available at: http://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/ideas/article/view/163.
Ahmad, J. (2018). Desain penelitian analisis isi (Content analysis). Research Gate, 5(9), 1-20.
Anufia, B., & Alhamid, T. (2019). Instrumen Pengumpulan Data.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Anatasya Mahardika, Rika Afriyanti, Siska

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







