Integrasi Jajanan Tradisional Lombok dengan Teori Van Hiele dalam Memahami Konsep Bangun Datar Siswa Kelas IV MI Nwdi Selong
DOI:
https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2637Keywords:
Teori Belajar Van Hiele, Jajanan Tradisional Lombok, Pemahaman Konsep Geometri, Bangun Datar, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teori belajar Van Hiele yang terintegrasi dengan jajanan tradisional Lombok terhadap pemahaman konsep geometri bangun datar siswa kelas IV MI NWDI Selong. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep geometri bangun datar siswa, terutama dalam mengidentifikasi bentuk, membedakan sifat-sifat, dan memahami hubungan antarbangun datar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa kelas IV yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep berupa pretest dan posttest. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 51 pada pretest menjadi 73,60 pada posttest. Uji normalitas menunjukkan data pretest dan posttest berdistribusi normal dengan nilai signifikansi masing-masing 0,270 dan 0,091. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai t = -12,235 dengan signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan teori belajar Van Hiele yang terintegrasi dengan jajanan tradisional Lombok berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep geometri bangun datar siswa. Integrasi objek budaya lokal memberikan pengalaman belajar yang konkret, kontekstual, dan bermakna.
References
Anwar, A. (2020). Identifikasi tingkat berpikir geometri siswa berdasarkan teori Van Hiele. Jurnal Pendidikan Matematika (JUDIKA EDUCATION), 3(2), 85–92.
Avyani, T., & Pranata, O. H. (2017). Penggunaan teori van hiele untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi jaring-jaring kubus dan balok. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(2), 19–27.
Fitriyani, L. F., Palenewen, E., & Satriana, M. (2025). Pengaruh bermain geometri untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 464–472.
Hikmayani, J., Tahir, M., & Rosyidah, A. N. K. (2023). Analisis kemampuan pemahaman konsep geometri siswa kelas IV menurut teori van hiele di SDN 06 Cakranegara. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1), 133–141.
Kurnia, A. N., & Hidayati, N. (2022). Analisis kemampuan berpikir geometri berdasarkan tahap berpikir van Hiele pada pembelajaran matematika siswa SMP. EduMatSains: Jurnal Pendidikan, Matematika Dan Sains, 6(2), 419–430.
Masikhah, A., Mahmudah, W., & Wildani, J. (2021). Penerapan pembelajaran Van Hiele untuk mendukung pemecahan masalah geometri. UJMC (Unisda Journal of Mathematics and Computer Science), 7(1), 1–10.
Muhassanah, N. A. (2014). Analisis keterampilan geometri siswa dalam memecahkan masalah geometri berdasarkan tingkat berpikir Van Hiele.
Nuryati, N., & Darsinah, D. (2021). Implementasi teori perkembangan kognitif Jean Piaget dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 3(2), 153–162.
Rahmadita, A., Napitupulu, B., & Tandililing, P. (2022). Penerapan model pembelajaran Van Hiele pada materi sifat-sifat segi empat di SMPN 8 Jayapura. SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika, 14(2), 73–85.
Renanda et al. (2023). Rujukan mengenai tingkatan berpikir geometri menurut teori Van Hiele sebagaimana digunakan dalam skripsi.
Rummar, M. (2022). Kearifan lokal dan penerapannya di sekolah. Jurnal Syntax Transformation, 3(12), 1580–1588.
Sasmita, I. G. A. L., Wirya, I. N., & Margunayasa, I. G. (2013). Pengaruh teori Van Hiele dalam pembelajaran geometri terhadap hasil belajar siswa kelas V SD di Desa Sinabun. Mimbar PGSD Undiksha, 1(1).
Sugara, E. W., Sridana, N., Kurniawan, E., & Baidowi, B. (2022). Analisis kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi geometri berdasarkan level berpikir Van Hiele kelas VIII SMPN 2 Wanasaba tahun ajaran 2020/2021. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 2(1), 233–245.
Unaenah, E., Anggraini, I. A., Aprianti, I., Aini, W. N., Utami, D. C., Khoiriah, S., & Refando, A. (2020). Teori van Hiele dalam pembelajaran bangun datar. NUSANTARA, 2(2), 365–374.
Wahyudi, & Madawistama. (2024). Rujukan mengenai peran geometri dalam menghubungkan konsep matematika dengan dunia nyata sebagaimana digunakan dalam skripsi.
Zuhriyah, A., Nurimani, N., Ma’ruf, A. H., & Megawati, M. (2023). Pendampingan belajar matematika untuk meningkatkan pemahaman siswa pada konsep geometri berbasis teori Van Hiele. Jurnal Abdimas Prakasa Dakara, 3(2), 71–82.
Zulfa, D., Noviana, K. A., Sofiyah, H., & Pramesti, S. L. D. (2023). Eksplorasi etnomatematika pada jajanan tradisional Suku Sasak dalam perspektif geometri. In SANTIKA: Seminar Nasional Tadris Matematika, 3, 437–450.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Linda Meilya Maulida, Muh. Yazid, Musabihatul Kudsiah, & Iwan Usma Wardani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









