Peran Probiotik dalam Pengelolaan Kesehatan Ikan dan Kualitas Air pada Sistem Akuakultur

Studi Literatur

Authors

  • Qiswatun Alfi Universitas Airlangga
  • Divya Ayu Setya Putri Universitas Airlangga
  • Nafisah Fiska Nasywa Anandra Universitas Airlangga
  • Atha Nailah Purwanti Universitas Airlangga
  • Leo Abi Nugroho Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2656

Keywords:

Probiotik, Akuakultur, Kesehatan Ikan, Kualitas Air, Mikroorganisme

Abstract

Intensifikasi akuakultur dapat meningkatkan kepadatan ikan dan jumlah pakan yang diberikan, sehingga berpotensi menyebabkan akumulasi sisa pakan dan feses, penurunan kualitas air, stres, serta meningkatnya risiko penyakit pada ikan. Kondisi tersebut memerlukan pendekatan pengelolaan yang mampu mendukung kesehatan ikan sekaligus menjaga kualitas lingkungan budidaya. Artikel ini bertujuan menganalisis peran probiotik dalam pengelolaan kesehatan ikan dan kualitas air pada sistem akuakultur berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Literatur yang relevan ditelaah, dikelompokkan, dibandingkan, dan disintesis berdasarkan dua tema utama, yaitu kesehatan ikan dan kualitas air. Hasil kajian menunjukkan bahwa probiotik berpotensi mendukung respons imun dan pertahanan ikan, membantu mengendalikan mikroorganisme patogen melalui kompetisi dan aktivitas antimikroba, serta menjaga keseimbangan mikrobiota. Pada lingkungan budidaya, probiotik dapat membantu penguraian bahan organik dan mendukung pengelolaan senyawa nitrogen, terutama amonia dan nitrit. Perbaikan kondisi lingkungan dan kesehatan ikan tersebut saling berkaitan dalam mendukung keberlanjutan sistem akuakultur. Efektivitas probiotik tetap dipengaruhi oleh jenis dan strain mikroorganisme, dosis, metode pemberian, spesies ikan, serta kondisi sistem budidaya.

References

Adi, C. P., Panjaitan, P. S., Soeprijadi, L., Hidayah, E., Wulan, D. R., & Prajayanti, V. T. F. (2024). Strategi manajemen kesehatan dan parameter kualitas air dalam budidaya ikan nila. Penerbit P4i.

Aini, N., Khiftiyah, A. M., Hartanti, D. A. S., Puspaningrum, Y., Chusnah, M., & Ciptadi, G. (2026). Aplikasi Probiotik dalam Bidang Akuakultur. Universitas Brawijaya Press.

Aminah, S. K., Azzahrah, B. A., Asiyah, N., Yoga, I. K. A. D., Sumardi, S., Yolida, B., & Meriza, N. (2026). Studi Literatur Pengaruh Pemberian Probiotik dalam Budidaya Perikanan untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Ikan. Haumeni Journal of Education, 6(1), 374-379.

Amiri, H., Hadizadeh, B., Mooselu, M. G., Azadi, S., & Sayyahzadeh, A. H. (2021). Evaluating the water quality index in dam lake for cold water fish farming. Environmental Challenges, 5, 100378.

Amri, K. (2021). Penggunaan probiotik pada wadah pemeliharaan benih ikan nila (Oreochromis niloticus) sebagai pengendali kualitas air. Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan, 3(2), 141-149.

Apriani, I., & Noordin, H. (2025). Kualitas Air, Hama, dan Penyakit Ikan. Deepublish.

Gadhiya, A., Katariya, S., Khapandi, K., & Chhatrodiya, D. (2025). Probiotics as a sustainable alternative to antibiotics in aquaculture: a review of the current state of knowledge. The Microbe, 8, 100426.

Gustaman, R. F., Mustofa, R. F., Mulyana, D., & Hamdan, A. (2023). Penggunaan Teknologi Akuakultur Sistem Bioflok Dalam Proses Produksi Pembesaran Ikan Konsumsi Di Lahan Sempit. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(4), 148-152.

Khairani, M., Damanik, A. S. H., Lubis, I. R., Nabilla, M., & Nahombang, S. Z. (2025). Analisis Literatur Jurnal Pada Variasi Pengendalian Mikroorganisme. Philosophiamundi, 3(1), 414-422.

Khudoyberdiev, A., Jaleel, M. A., Ullah, I., & Kim, D. (2023). Enhanced water quality control based on predictive optimization for smart fish farming. Computers, Materials and Continua, 75(3), 5471-5499.

Laoli, D., Susanti, N. M., Tillah, R., Telaumbanua, B. V., Zebua, R. D., Dawolo, J., ... & Zega, A. (2024). Efektivitas bahan alami sebagai agen antimikroba dalam pengobatan penyakit ikan air tawar: Tinjauan literatur. Zoologi: Jurnal Ilmu Peternakan, Ilmu Perikanan, Ilmu Kedokteran Hewan, 2(1), 26-39.

Marlida, R. (2020). Bioflok sebagai solusi mengatasi permasalahan lingkungan untuk akuakultur masa depan berkelanjutan: Sebuah tinjauan. Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai, 10(1), 38-44.

Nurshahida Azreen, M. J., Abdullah, A. F., Muhamad Saufi, M. K., Murni Marlina, A. K., Abdulsalam, M., & Muhadi, N. A. (2024). Improved accuracy in IoT-based water quality monitoring for aquaculture tanks using low-cost sensors: Asian seabass fish farming.

Özcan, F., & Arserim, N. B. (2026). Antibacterial immunity in teleost fish: Integrating innate and adaptive responses for sustainable aquaculture. Veterinary Immunology and Immunopathology, 111113.

Panjaitan, R. J. S., Harwanto, D., & Amalia, R. (2024). Pengaruh penggunaan probiotik terhadap kualitas air, pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan patin (Pangasius sp.). Sains Akuakultur Tropis: Indonesian Journal of Tropical Aquaculture, 8(2), 218-228.

Rahmayanti, F., Mahendra, M., Munandar, M., Febrina, C. D., & Rahma, E. A. (2020). Pemanfaatan probiotik untuk budidaya perikanan. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar, 2(1), 179-185.

Rahmi, N., Wulandari, P., & Advinda, L. (2021). Pengendalian cemaran mikroorganisme pada ikan─ Mini Review. In Prosiding Seminar Nasional Biologi (Vol. 1, No. 2, pp. 611-623).

Ramdhan, M. (2021). Metode penelitian. Cipta Media Nusantara.

Roosinda, F. W., Lestari, N. S., Utama, A. G. S., Anisah, H. U., Siahaan, A. L. S., Islamiati, S. H. D., ... & Fasa, M. I. (2021). Metode penelitian kualitatif. Zahir Publishing.

Seviana, N. L., Zubaidah, A., & Hastuti, S. D. (2022). Efektivitas pemberian probiotik yang berbeda terhadap respon imun ikan lele sangkuriang (clarias gariepinus) pada budidaya sistem intensif. Jurnal Riset Akuakultur, 17(3), 191-203.

Shija, V. M., Tran, N. T., Shehata, A. I., Zheng, X., Zhang, M., Bakky, M. A. H., ... & Li, S. (2026). Synergistic impacts of probiotics and prebiotics (synbiotics) in fish farming. Fish & Shellfish Immunology, 111358.

Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-jenis penelitian dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 13-23.

Tampubolon, M. (2023). Metode penelitian.

Telaumbanua, B. V., Telaumbanua, P. H., Lase, N. K., & Dawolo, J. (2023). Penggunaan probiotik em4 pada media budidaya ikan. Triton: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan, 19(1), 36-42.

Wicaksono, E. A. (2022). Ancaman pencemaran mikroplastik dalam kegiatan akuakultur di Indonesia. Journal of fisheries and marine science, 5(2), 77-91.

Widjaya, D., Nababan, Y. R., & Sari, T. P. Accountability Brief: Upaya Pencegahan Resistensi Antimikroba dalam Perikanan Budidaya di Indonesia.

Wulandari, D. K. (2024). Kajian Literatur: Efektivitas Berbagai Bahan Herbal Dalam Meningkatkan Sistem Imunitas Ikan. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4357-4366.

Xue, S. J., Zhao, F. Y., Zhang, Y. J., Feng, F., Liu, M. L., & Zhang, J. Y. (2026). Screening of autochthonous intestinal yeasts from marine fish for probiotic and nutritional potential in aquaculture. Food Bioscience, 109625.

Zega, A., Laoli, D., Zebua, R. D., Telaumbanua, B. V., Dawolo, J., & Zebua, O. (2024). Pengaruh probiotik dalam sistem budidaya ikan berkelanjutan: Sebuah pendekatan berbasis kajian pustaka. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 1(1), 30-36.

Zein, A., Nurhayati, D., Rahmatia, F., Cahyati, T. N., Hidayatullah, D., Afrilasari, W., & Christyaningsih, N. (2012). Seleksi Bakteri Probiotik Untuk Akuakultur. Laporan Praktikum, 90.

Zhao, X., Shi, B., Wang, C., Cheng, H., Wang, C., Ma, X., ... & Chen, Y. (2025). Effects of compound probiotics on the growth of Conger myriaster, water quality parameters, and microbial communities in industrial recirculating aquaculture systems. Aquaculture Reports, 45, 103138.

Downloads

Published

2026-10-08

How to Cite

Alfi, Q., Putri, D. A. S., Anandra, N. F. N., Purwanti, A. N., & Nugroho, L. A. (2026). Peran Probiotik dalam Pengelolaan Kesehatan Ikan dan Kualitas Air pada Sistem Akuakultur: Studi Literatur. EduCurio: Education Curiosity, 5(1), 191–197. https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2656