Konsumsi Konten Keagamaan di Media Sosial dan Dinamika Praktik Tradisi Keagamaan Masyarakat Desa Masbagik Timur
DOI:
https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2719Keywords:
Konten Keagamaan, Media Sosial, Tradisi Keagamaan, MasyarakatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola konsumsi konten keagamaan di media sosial, mengkaji bentuk dan pelaksanaan tradisi keagamaan, serta menganalisis implikasinya terhadap dinamika praktik keagamaan masyarakat Desa Masbagik Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Kemudian untuk mengecek keabsahaan data digunakan teknik Triangulasi, Persistent Observation, dan Member Check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah menjadi sumber tambahan pengetahuan agama melalui ceramah, kajian, nasehat, dan informasi keagamaan, dengan pola konsumsi yang aktif, beragam, dan selektif. Meskipun memperoleh berbagai pemahaman melalui media digital, masyarakat tetap mempertahankan tradisi seperti pengajian, doa bersama, dzikir, pembacaan Al-Qur’an, dan peringatan hari besar Islam. Konsumsi konten digital lebih banyak mendorong perubahan dalam cara memahami, membandingkan, dan mendiskusikan tradisi daripada menghilangkannya. Dengan demikian, media sosial berperan dalam membentuk dinamika keberagamaan melalui proses adaptasi antara pengetahuan digital dan tradisi keagamaan lokal.
References
Abrar, M. (2024). Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif: Suatu Pengantar. Jambi: Unja Publisher.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2024). Laporan Profil Internet Indonesia 2024. Jakarta: APJII. 12-15.
Campbell, H. A. (2013). Digital religion: Understanding Religious Practice in New Media Worlds. New York: Routledge.
Fathullah, F., & Rif’ah, R. (2026). Transformasi Pemahaman Agama di Era Dakwah Digital: Analisis Konten Keagamaan Singkat di Media Sosial. Sujud: Jurnal Agama, Sosial Dan Budaya, 2(3), 2785-2794. https://doi.org/10.63822/x1erxq89
Hjarvard, S. (2011). The mediatisation of religion: Theorising religion, media and social change. Culture and Religion, 12(2).
Hardani et al. (2017). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif (Ed. revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Najiha, R. (2025). Agama dan Kemajuan Teknologi Digital: Digital Religion dan Media Sosial. Mozaic: Islamic Studies Journal, 4(2), 1-14. https://doi.org/10.35719/mozaic.v4i02.2299
Nendissa, J. E. (2026). Dinamika Agama dalam Era Digital: Pengaruh Media Sosial terhadap Praktik Keagamaan di Kalangan Generasi Muda. MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Gereja, 8(2), 1–20. https://doi.org/10.62240/msj.v8i2.81
Qomaruddin, Q dan Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman”. Journal of Management, Accounting and Administration, 2(1), 79.
Rachman, H. A. (2025). Prinsip Penelitian Kualitatif (Cet.I). Jawa Barat: PT. RajaGrafindo Persada-Rajawali Pers.
Soedjiwo, N. A. F., Ramdhani, F. Z., & Suroyo, S. (2025). Islamic Religious Education and Muslim Youth Identity on Social Media: A Critical Discourse Analysis of Instagram and TikTok Content in Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan 23(3), 466-481. DOI:10.32729/edukasi.v23i3.2158
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Yasin, M. (2025). Otoritas Keagamaan di Era Digital: Tantangan Disinformasi, Dakwah Digital, dan Rekonfigurasi Wewenang Ulama. An-Nida: Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 60-72.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (ed. 6th). Sage Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fathul Pajri, Siti Nurul Fitriani, & Khairul Hapizin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









