Peran Kepala Madrasah dalam Membudayakan Salam, Senyum, Sapa, Sopan, Santun “5S” untuk Membentuk Karakter Siswa di Madrasah Tsanawiyah NWDI Tarekat Desa Prako Kecamatan Janapria

Authors

  • M. Sirojul Iliyun Institute Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Indonesia
  • Muhammad Hasanil Asy’ari Institute Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Indonesia
  • Ali Fikri Institute Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2812

Keywords:

Kepala Madrasah, Budaya 5S, Karakter Siswa, Madrasah Tsanawiyah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala madrasah dalam membudayakan salam, senyum, sapa, sopan, dan santun (5S) serta dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa di Madrasah Tsanawiyah NWDI Tarekat Desa Prako Kecamatan Janapria. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah berperan dalam membangun budaya 5S melalui keteladanan, pengarahan, pembiasaan, serta pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan. Penerapan budaya 5S berdampak positif terhadap perilaku siswa, terutama dalam kebiasaan memberi salam, menyapa, menggunakan bahasa yang sopan, menghormati guru, serta membangun hubungan yang lebih baik dengan sesama siswa. Temuan tersebut menunjukkan bahwa budaya 5S tidak hanya berfungsi sebagai tata krama dalam berinteraksi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter religius, sopan santun, tanggung jawab sosial, dan sikap menghargai orang lain. Dengan demikian, konsistensi kepala madrasah dan keterlibatan guru menjadi faktor penting dalam menjadikan 5S sebagai bagian dari budaya madrasah dan perilaku siswa sehari-hari.

References

Agus, R. V. P., & Iswantir, I. (2026). Inovasi dan pengembangan evaluasi kurikulum pendidikan. Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah, 2(7), 16–29. https://doi.org/10.64788/ar-rasyid.v2i7.420

Daradjat, Z. (1994). Pendidikan Islam dalam keluarga dan sekolah. Ruhama.

Hakim, L. (2016). Pemerataan akses pendidikan bagi rakyat sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jurnal EduTech, 2(1), 53–64.

Hasibuan, M. S. (2016). Manajemen: Dasar, pengertian, dan masalah. Bumi Aksara.

Hendrawan, S. P., Nabila, S., Fadli, H. F., & Ali Sechan, R. R. (2025). Integrasi akhlak dan teosofi dalam pengembangan karakter: Studi kasus mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(6), 974–983.

Iman, M. W. N., & Suyitno, S. (2025). Implementasi budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) dalam pembentukan karakter santri kelas VIII B putri Kuliyatu-L Mu’alimin Al-Islamiyah di Pondok Pesantren Modern Nurussalam Sidogede. Tarbiyatul Misbah: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 18(2), 106–128. https://doi.org/10.70688/tarbiyatulmisbah.v18i2.558

Koesoema, D. (2011). Pendidikan karakter: Strategi mendidik anak di zaman global. Gramedia.

Muchlas, S., & Hariyanto, H. (2013). Pendidikan karakter: Konsep dan model. Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2013). Manajemen & kepemimpinan kepala sekolah. Bumi Aksara.

Naim, N. (2012). Character building: Optimalisasi peran pendidikan dalam pengembangan ilmu & pembentukan karakter bangsa. Ar-Ruzz Media.

Nata, H. A. (2003). Manajemen pendidikan: Mengatasi kelemahan pendidikan Islam di Indonesia. Kencana.

Rahayu, T., Rosyadah, M., & Siswanto, A. (2025). Kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), kecerdasan spritual (SQ) dalam pembentukan karakter siswa. Misbahul Ulum: Jurnal Institusi, 7(2), 196–202.

Rivai, V., & Murni, S. (2010). Education management: Analisis teori dan praktik. Rajawali Pers.

Shihab, M. Q. (2012). Tafsir al-Mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Quran. Lentera Hati.

Tilaar, H. A. R. (2012). Perubahan sosial dan pendidikan: Pengantar pedagogik transformatif untuk Indonesia. Rineka Cipta.

Wibowo, A. (2019). Peranan kepala sekolah dalam pengembangan budaya sekolah positif. Jurnal Manajemen Pendidikan, 15(2), 101–114.

Downloads

Published

2026-10-11

How to Cite

Iliyun, M. S., Asy’ari, M. H., & Fikri, A. (2026). Peran Kepala Madrasah dalam Membudayakan Salam, Senyum, Sapa, Sopan, Santun “5S” untuk Membentuk Karakter Siswa di Madrasah Tsanawiyah NWDI Tarekat Desa Prako Kecamatan Janapria. EduCurio: Education Curiosity, 5(1), 208–218. https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2812