Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Ajaran Organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lombok Timur

Authors

  • Abdul Halim Nafi Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor
  • Ahmad Hulaimi Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

DOI:

https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2813

Keywords:

Pendidikan Agama Islam, Internalisasi Nilai, PSHT, Tarbiyah, Ta’dib, Tazkiyatun Nafs

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lombok Timur serta mengidentifikasi proses dan faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif fenomenologi. Informan dipilih secara purposive yang terdiri atas pengurus, anggota senior, dan anggota junior PSHT, dengan jumlah 12–15 informan hingga mencapai kejenuhan data. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi, member check, ketekunan pengamatan, dan kecukupan referensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai PAI dalam ajaran PSHT berlangsung secara holistik melalui tiga pilar pendidikan Islam, yaitu tarbiyah, ta’dib, dan tazkiyatun nafs. Tarbiyah diwujudkan melalui pembinaan fisik, intelektual, spiritual, dan sosial; ta’dib melalui pembentukan adab kepada Allah, sesama manusia, dan alam; sedangkan tazkiyatun nafs berlangsung melalui tahap takhalli, tahalli, dan tajalli. Proses internalisasi berlangsung melalui tiga tahap, yaitu transformasi nilai melalui wejangan dan penyampaian materi, transaksi nilai melalui keteladanan, praktik, dan pembiasaan, serta transinternalisasi ketika nilai PAI telah menjadi karakter dan perilaku anggota secara sadar. Faktor pendukung meliputi struktur organisasi, keteladanan pengurus, dukungan tokoh agama, hubungan antaranggota, dan budaya religius, sedangkan hambatannya meliputi keterbatasan sumber daya, waktu pembinaan, pengaruh digitalisasi, lingkungan sosial, dan pemahaman keagamaan anggota. Penelitian ini menegaskan bahwa PSHT memiliki potensi strategis sebagai wadah pendidikan nonformal dalam membentuk keimanan, akhlak, pengendalian diri, persaudaraan, dan kepedulian sosial.

References

Amien, A. B., & Sirojuddin, A. S. (2026). The Value Of Sufism in the Cuci Mori Tradition of The PSHT Pragaan Branch: An Interpretive Anthropological Review Clifford Geertz. JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN, 22(1), 59–72.

Faizal. (2022). Islamic Religious Education Courses as Students Forming Islamic Character. Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, 2(3), 192–196. https://doi.org/10.30596/jcositte.v1i1.xxxx

Fawaz, M., Ichsan, A. S., & Azzam, A. M. (2025). Internalization of Religious Character Education in the Organization of Persaudaraan Setia Hati Terate ( PSHT ). Journal of Contemporary Islamic Education (Journal CIE), 5(1), 45–56.

Febri, F., Alfi, N., Rosyid, N., & Claudia, P. (2024). Tantangan dan Strategi Pengembangan Perguruan Pencak Silat di Kota Tangerang Selatan. JISBI: Jurnal Ilmu Sosial Dan Budaya Indonesia, 2(2), 84–93.

Hanif, A. (2025). Internalisasi Akhlakul Karimah pada PSHT di Lingkungan Pondok Pesantren. Skripsi, UIN.

Ichsan, F., & Azzam. (2000). Internalization of Religious Character Educationhal. 45.

Jasiman. (2021). Syarah Rasmul Bayan Tarbiyah. Era Adictra Intermedia.

Kasman, R., & Azhar, M. (2023). Hukum mempelajari Psikologi Islam dan relevansinya dengan Ilmu Pendidikan Jiwa Islam. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 12(3), 203–217. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v12i3.9221

Mahendra, G. S., Darmawiguna, I. G. M., & Wirawan, I. M. A. (2025). Implementasi Visualisasi Data Keterampilan TIK Remaja di Indonesia Menggunakan BI Roadmap pada Tableau. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 4(2), 5646–5654.

Muhaimin. (2012). Paradigma Pendidikan Islam. PT Remaja Rosdakarya.

Nabiilah, S. S., & Nelwati, S. (2024). Krisis Identitas Nasional Pada Generasi Muda di Era Globalisasi. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan DanBahasa, 3(3), 319–327.

Nasrullah. (2026). Keselarasan Nilai-Nilai Kerohanian PSHT dengan Perspektif Pendidikan Agama Islam. Skripsi, IAIN.

Wulan, M. A., Wahid, L. A., & Muhtasar, M. (2025). Internalisasi Nilai-Nilai Budi Luhur dalam Pembinaan Seni Beladiri Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kab. Lombok Timur. YASIN, 5(5), 4761-4779. https://doi.org/10.58578/yasin.v5i5.7014

Downloads

Published

2026-10-11

How to Cite

Nafi, A. H., & Hulaimi, A. (2026). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Ajaran Organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lombok Timur. EduCurio: Education Curiosity, 5(1), 219–229. https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2813