Analisis Faktor-Faktor yang Mendorong Orang Tua Memilih Pondok Pesantren Ma’arif Jam’iyatul Islamiyah pada Jenjang Madrasah Tsanawiyah

Authors

  • Nia Ramdhani Institute Agama Islam Hamzanwadi Pancor
  • Masjudin Institute Agama Islam Hamzanwadi Pancor
  • Tuti Handayani Institute Agama Islam Hamzanwadi Pancor

DOI:

https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2838

Keywords:

Orang Tua, Pondok Pesantren, Madrasah Tsanawiyah

Abstract

Kekhawatiran orang tua terhadap degradasi moral anak di tengah pengaruh digital, keterbatasan pengawasan, dan kemampuan pendidikan agama di keluarga mendorong pencarian lembaga pendidikan yang mampu memberikan pembinaan agama dan karakter secara lebih intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong orang tua memilih Pondok Pesantren Ma’arif Jam’iyatul Islamiyah pada jenjang Madrasah Tsanawiyah kelas VII di Desa Bagik Payung Suralaga serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan dalam keputusan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data,  penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan orang tua dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu pendidikan agama, pembentukan karakter, lingkungan pergaulan, kepercayaan terhadap lembaga, harapan terhadap masa depan anak, kedekatan lokasi, serta rekomendasi keluarga dan masyarakat. Dari berbagai faktor tersebut, pendidikan agama menjadi faktor yang paling dominan karena orang tua mengharapkan anak memperoleh pemahaman agama yang lebih kuat sekaligus terbiasa menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Lingkungan pesantren yang terarah, kegiatan keagamaan yang rutin, serta pembiasaan disiplin turut memperkuat pertimbangan tersebut. Dengan demikian, pilihan orang tua terhadap Pondok Pesantren Ma’arif Jam’iyatul Islamiyah merupakan keputusan yang didasarkan pada kebutuhan pendidikan secara menyeluruh, tidak hanya untuk memperoleh pengetahuan formal, tetapi juga untuk membentuk karakter, kebiasaan keagamaan, dan kepribadian anak.

References

Al Ulum, M. R., Ruslan, I., & Kurniawan, S. (2024). Rasionalitas orang tua memilih pesantren tempat pendidikan agama pada anak. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(10), 11393–11400. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.5961

Dradjat, Z. (2014). Ilmu pendidikan Islam. Bumi Aksara.

Fitriani, F. (2024). Persepsi masyarakat terhadap re-branding lembaga pendidikan Islam di lingkungan Jaringan Ma’arif. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 112–120.

Gunarsa, S. D., & Gunarsa, Y. S. (2008). Psikologi perkembangan anak dan remaja. BPK Gunung Mulia.

Hasanah, S. N., & Machali, I. (2025). The influence of price, promotion, location, and facilities on parental decision-making in choosing MTs Darussalam Kemiri, Batang Regency, Central Java. JIEMR: Journal of Islamic Education Management Research, 3(1), 43–62. https://doi.org/10.14421/jiemr.2025.31-04

Hurlock, E. B. (2016). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Edisi ke-5). Erlangga.

Imanti, D. S. P., Harsika, A., Pratiwi, K. A., Ariyani, R., & Fakhruddin, A. (2024). Edukasi orang tua dalam membangun kesiapan anak mengikuti pendidikan di pesantren. Jurnal Pendidikan Anak, 13(2), 167–188. https://doi.org/10.21831/jpa.v13i2.442

Jalaluddin. (2013). Teologi pendidikan. RajaGrafindo Persada.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2009). Manajemen pemasaran (Edisi ke-13). Erlangga.

Lailanida, I., & Hanif, M. (2026). Sosiologi lembaga pendidikan: Modal budaya keluarga santri dalam menentukan pilihan pendidikan pesantren modern. Jurnal Iqra: Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(2), 18–37.

Lestari, L. (2023). Faktor pendorong dan penarik (push and pull factors) orang tua dalam memilih Madrasah Tsanawiyah swasta. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 78–90.

Maliki, Z. (2015). Sosiologi pendidikan. Gadjah Mada University Press.

Martono, N. (2018). Sosiologi perubahan sosial: Perspektif klasik, modern, posmodern, dan poskolonial (Edisi revisi, cetakan ke-5). Rajawali Pers.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Rahman, F. (2021). Relevansi pendidikan pesantren di era modern. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(3), 215–228.

Rasyidin, R., Harahap, R. M., & Harahap, A. (2022). Pembelajaran tatap muka sebagai faktor keputusan orang tua memilih pesantren di masa pandemi. FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam, 15(1), 2152–2169.

Riadi, D. (2020). Sosiologi pendidikan: Mengurai peran keluarga dan masyarakat dalam pendidikan anak. Deepublish.

Sadali, S. (2020). Eksistensi pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam. Atta'dib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 15–27.

Shaleh, M., & Tasta, R. Y. (2024). Faktor-faktor pendorong orang tua menyekolahkan anaknya di Madrasah Ibtidaiyah At-Taufiq Maralleng, Kabupaten Barru. Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal, 1(1), 1–7.

Soekanto, S., & Sulistyowati, B. (2013). Sosiologi: Suatu pengantar (Edisi revisi). Rajagrafindo Persada.

Solechah, S., Muflihati, A., Muslim, M. I., & Noorkamilah. (2022). Menyekolahkan anak di pesantren: Antara kepentingan orang tua dan anak dalam perspektif kesejahteraan sosial. WELFARE: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 11(1), 16–35. https://doi.org/10.14421/welfare.2022.111-02

Sugiyono. (2019). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Yunus, M. (1996). Sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Hidakarya Agung.

Downloads

Published

2026-10-11

How to Cite

Ramdhani, N., Masjudin, & Handayani, T. (2026). Analisis Faktor-Faktor yang Mendorong Orang Tua Memilih Pondok Pesantren Ma’arif Jam’iyatul Islamiyah pada Jenjang Madrasah Tsanawiyah. EduCurio: Education Curiosity, 5(1), 241–253. https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2838