Upaya Guru PAI dalam Pengembangan Sikap Kritis Siswa di SMPN 1 Masbagik

Authors

  • Ihya’ Ulumuddin Institute Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Indonesia
  • Abdul Latif Manan Institute Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2988

Keywords:

Guru Pendidikan Agama Islam, Sikap Kritis, Siswa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan sikap kritis siswa di SMP Negeri 1 Masbagik, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis data Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan sikap kritis siswa di SMP Negeri 1 Masbagik dilakukan melalui pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat secara aktif, seperti bertanya, menyampaikan pendapat, berdiskusi, dan memberikan tanggapan. Guru juga mengaitkan materi Pendidikan Agama Islam dengan kehidupan sehari-hari serta memberikan bimbingan secara bertahap sesuai dengan kemampuan siswa. Upaya tersebut dilakukan untuk membiasakan siswa berpikir, memberikan alasan, mempertimbangkan suatu persoalan, dan menyikapinya berdasarkan nilai-nilai Islam. Adapun faktor pendukung guru Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan sikap kritis siswa meliputi dukungan dan fasilitas sekolah, suasana kelas yang cukup nyaman, serta keaktifan sebagian siswa. Adapun faktor penghambatnya meliputi kurangnya kepercayaan diri sebagian siswa dalam menyampaikan pendapat, perbedaan tingkat pemahaman terhadap materi, dan kurangnya fokus siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian pengembangan sikap kritis siswa membutuhkan dukungan dari sekolah, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, serta keterlibatan siswa secara aktif melalui proses yang dilakukan secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan kondisi serta kemampuan siswa.

References

Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran (Ed. rev.). Rajawali Pers.

Ennis, R. H. (2011). Critical thinking. Prentice Hall.

Fuad, A. F. N., Basyirah, R., & El Khuluqo, I. (2024). The hidden curriculum in Islamic education: Developing critical thinking and moderate attitudes among students. Fikroh: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 17(1), 51–66. https://doi.org/10.37812/fikroh.v17i1.1401

Hidayati, N. (2024). Implementation of active learning methods in Islamic religious education to improve students’ critical thinking skills in schools. AFKARINA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(1), 98–109. https://doi.org/10.33650/afkarina.v9i2.9399

Ismail, U., Firmansyah, M., & Edy, E. (2024). Keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran Al-Quran dan Hadis. Edusifa: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 15–27. https://doi.org/10.56146/edusifa.v9i3.154

Karisma, N., Selegi, S. F., & Wahyuningsi, S. (2025). Analisis dimensi kreatif dan kritis dalam Kurikulum Merdeka siswa kelas IV SD. Jurnal Riset Dan Inovasi Pembelajaran, 5(3), 1213–1222. https://doi.org/10.51574/jrip.v5i3.4076

Majid, A. (2019). Belajar dan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Cet. 3). PT Remaja Rosdakarya.

Nugraha, M. S., Dedih, U., & Mu’min, W. S. (2024). Penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan implikasinya terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa di SMAN 1 Sindangbarang. Alsys: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 4(4), 374–390. https://doi.org/10.58578/alsys.v4i4.3327

Pransiska, S., Sari, D. P., & Nasution, A. R. (2024). Implementation of the Problem Based Learning (PBL) model in Islamic religious education learning and its implications for the critical thinking ability of students of SMAN 1 Rejang Lebong. ISLAMIKA: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 6(1), 346–362.

Raito, R., & Dewi, R. S. (2023). Implementasi Merdeka Belajar pada pembelajaran PAI dalam meningkatkan daya berfikir kritis siswa kelas X di SMA Ciledug Al Musaddadiyah Garut. Jurnal Masagi, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.435

Ramayulis. (2014). Metodologi Pendidikan Agama Islam. Kalam Mulia.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Departemen Pendidikan Nasional.

Saleh, S. (2017). Analisis data kualitatif. Pustaka Ramadhan.

Sanjaya, W. (2006). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan (Ed. 1, Cet. 10). Kencana.

Sudjana, N. (2019). Penilaian hasil proses belajar mengajar. PT Remaja Rosdakarya.

Sugiyono, S. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Usman, M. U. (2011). Menjadi guru profesional (Cet. 26). Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2026-10-27

How to Cite

Ulumuddin, I., & Manan, A. L. (2026). Upaya Guru PAI dalam Pengembangan Sikap Kritis Siswa di SMPN 1 Masbagik. EduCurio: Education Curiosity, 5(1), 409–421. https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2988