Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Pendidikan Islam Nonformal di Dusun Modok

Authors

  • Iman Arsyadi Institute Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Indonesia
  • Siti Rauhillah Institute Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2991

Keywords:

Partisipasi Masyarakat, Pendidikan Islam Nonformal, Pengembangan Pendidikan, Dusun Modok

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk partisipasi masyarakat dalam  pengembangan pendidikan Islam nonformal di Dusun Modok, serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat partisipasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data di uji melalui credibility, transferability, dependability, dan confirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat diwujudkan melalui lima bentuk partisipasi, yaitu partisipasi finansial, material, akademik, kultural, dan evaluatif. Partisipasi tersebut didukung oleh kesadaran kolektif terhadap pentingnya pendidikan agama, keterlibatan keluarga, serta kepedulian tokoh masyarakat. Adapun faktor penghambat meliputi keberlanjutan pembiayaan pendidikan, keterbatasan waktu warga untuk terlibat secara langsung, serta perlunya penguatan koordinasi dan evaluasi kegiatan pendidikan. Dengan demikian pengembangan pendidikan Islam nonformal di Dusun Modok memerlukan kerja sama yang berkelanjutan antara pengelola, keluarga, dan masyarakat, disertai komunikasi yang teratur, pembagian tanggung jawab yang jelas, serta pengelolaan sumber daya yang transparan.

References

Astuti, T. (2019). Partisipasi masyarakat dalam membangun pendidikan nonformal di Dusun Saman II, Bangunharjo, Sewon, Bantul. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 1(2), 126–136. https://doi.org/10.21831/diklus.v1i2.23862

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Fuady, S. (2022). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan pendidikan Islam di Desa Marga Cinta Kecamatan Belitang Madang Raya Kabupaten Oku Timur. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (Tarbiyatul Misbah), 15(2), 154–170.

Hakim, A. R. (2023). Konsep landasan dasar pendidikan karakter di Indonesia. Journal on Education, 6(1), 2361–2373.

Hasmiati, H. (2020). Pendidikan berbasis masyarakat. Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan, 7(1). https://doi.org/10.47435/al-qalam.v7i1.181

Marlita, R., & Oktaviani, N. (2026). Community participation in Qur’anic education: A rural case study in South Sumatra. International Journal of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS), 6(1), 467–477. https://doi.org/10.55227/ijhess.v6i1.2360

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Ed. revisi, Cet. 40). PT Remaja Rosdakarya.

Munir, M., & Aini, N. (2021). Community participation in efforts to develop Islamic religious education Pasuruan City. JIE (Journal of Islamic Education), 6(2), 110–125. https://doi.org/10.52615/jie.v6i2.213

Parker, L., & Raihani, R. (2011). Democratizing Indonesia through education? Community participation in Islamic schooling. Educational Management Administration & Leadership, 39(6), 712–732.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretatif, interaktif, dan konstruktif. Alfabeta.

Sunhaji, S., & Purnomo, S. (2020). Community participation pattern in the planning of Islamic education funding in Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) in Banyumas Regency, Central Java, Indonesia. Akademika: Jurnal Pemikiran Islam, 25(1), 43–64. https://doi.org/10.32332/akademika.v25i1.2015

Syefudin, A., & Rohmadi, Y. (2023). Peran masyarakat dalam pendidikan Islam non-formal di Desa Jatimulya Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal. Rayah Al-Islam: Jurnal Ilmu Islam, 7(1), 179–198. https://doi.org/10.37274/rais.v7i1.661

Tamrin, M. I. (2018). Pendidikan non formal berbasis masjid sebagai bentuk tanggung jawab umat dalam perspektif pendidikan seumur hidup. Menara Ilmu, 12(1), 70–79.

Downloads

Published

2026-10-27

How to Cite

Arsyadi, I., & Rauhillah, S. (2026). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Pendidikan Islam Nonformal di Dusun Modok. EduCurio: Education Curiosity, 5(1), 447–459. https://doi.org/10.71456/ecu.v5i1.2991