Perkembangan Pendidikan Di Eropa Pada Masa Abad Pencerahan
Keywords:
Pendidikan, Abad Masa Pencerahan , Aufklarung, Sistem PendidikanAbstract
Perkembangan pendidikan di Eropa pada abad pencerahan mengalami peningkatan yang cukup mengalami perubahan. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya tingkat buta huruf dikalangan bawah. Sebelum adanya abad ini, pendidikan hanya didapatkan oleh kalangan atas saja, sedangkan kalangan bawah memperoleh pengetahuan dari gereja saja. Pemerataan pendidikan dilakukan secara bertahap dan konsisten. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji lebih dalam mengenai perkembangan pendidikan terutama di Eropa. Melalui metode kepustakaan, penelitian ini membahas tentang karakteristik pola pendidikan yang dipengaruhi pemikiran humanis dan sistem persekolahan yang dipengaruhi arus pemikiran humanistis, romantic, dan realisme. Penelitian ini juga memiliki dampak positif dan negatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada masa abad pencerahan, pendidikan di Eropa meningkat dengan signifikan, hal ini dibuktikan dengan adanya sekolah-sekolah dan universitas. Namun demikian, penelitian perkembangan pendidikan di Eropa pada abad itu juga memiliki dampak negative, hal ini dibuktikan dengan masih adanya paham tradisonal yang menekankan bahwa semua yang terjadi adalah kehendak Tuhan dan manusia tidak ikut andil dalam menentukan karakter dirinya. Penelitian ini sangat berkontribusi dalam pemahaman tentang sejarah perkembangan pendidikan pada masa abad pencerahan di Eropa. Hasil penelitian ini juga ada relevansinya dengan karakter dan pola pendidikan di era sekarang ini. Dengan demikian penelitian ini diharapkan menjadi motivasi untuk mengembangkan ilmu pendidikan dengan baik.
References
Wibowo, B. A., Pranowo, T. A., & Febrianto, A. (2023). Sejarah Pendidikan. Yogyakarta: UPY Press.
Kristiawan, M. (2016). Filsafat Pendidikan: The Choice Is Yours. Yogyakarta: Valia Pustaka Jogjakarta.
Anwar, B. (2020). Pendidikan Humanistik Dalam Belajar. Inspiratif Pendidikan, 9(1), 126-137.
Noer, Z., & Dayana, I. (2021). Buku Sains Dasar. Medan: Guepedia Group.
Nur'aini, S. (2021). Pendidikan Humanis Dalam Perspektif Islam. JURNAL PEDAGOGY, 14(2), 111-126.
Sabaruddin, S. (2020). Sekolah dengan Konsep Pendidikan Humanis. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum. 20(2): 154-156.
Saifullah, S. (2014). Reinassance dan Humanisme Sebagai Jembatan Lahirnya Filsafat Modern. Jurnal Ushuluddin. 22(2): 133-144.
Karim, A. (2014). Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan. Fikrah. 2(1): 285.
Teng, M. B. A. (2016). Rasionalis dan Rasionalisme dalam Perspektif Sejarah. Jurnal Ilmu Budaya. 4(2): 22-24.
Syafei, A. F. R., & Zainul, R. (2018). Sejarah Pemikiran Modern.
Anugrah, M. N., & Radiana, U. (2022). Filsafat Rasionalisme Sebagai Dasar Ilmu Pengetahuan. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(3), 182-187.
Budiarti, I. D. (2022). Romantisme Jean-Jacques Resseau dalam Pendidikan Indonesia. Diakses pada 9 April 2023 dari https://www.tabraniza.com/2022/01/romantisme-jean-jacques-rousseau-dalam.html?m=1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ni'matul Maghfiroh, Heny Kusmawati, Khilyatun nurun Nadhiroh, Muhammad Idris Djazuli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







