Pengaruh Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Hasna Lathifah Nurfijriah* Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FIP, Universitas Hasyim Asy’ari, Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Indonesia
  • Astri Rizke Yunianti Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FIP, Universitas Hasyim Asy’ari, Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Indonesia
  • Anggara Dwinata Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FIP, Universitas Hasyim Asy’ari, Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Indonesia

Keywords:

Multiliterasi, Berpikir Kritis, Sekolah Dasar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Abad ke 21 tidak sebatas mengajarkan aspek keilmuan, tetapi juga mengajarkan aspek multibudaya, multikonteks, dan multimedia. Aspek-aspek tersebut tentunya membutuhkan sebuah model pembelajaran yang relevan dengan aspek yang dipelajari. Model pembelajaran adalah model multiliterasi yang sering diterapkan pada siswa sekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar, khususnya di dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran multiliterasi terhadap kemampuan berfikir siswa kelas IV sekolah dasar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest design. Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji-t. Subyek penelitiannya adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Japanan II Kabupaten Jombang. Nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,00 lebih kecil dari 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran multiliterasi membuat pembelajaran Bahasa Indonesia lebih efektif dan efisien sehingga kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar menjadi meningkat.

References

Abidin, Y. (2015). Pembelajaran multiliterasi. Bandung: PT Refika Aditama.

Amaludin, L. (2022). Model Pembelajaran PBL Penerapan dan Pengaruhnya Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar. Jakarta: Pascal Books.

Dafit, F. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 1(1), 87–100.

Dwinata, A. (2023). Manajemen Sekolah. Jombang: CV Ainun Press.

Dwinata, A., As’ari, A. R., Sa’dijah, C., Abdullah, A. H., & Pratiwi, E. Y. R. (2023). The Development of Food Production Teaching Materials For Class III Elementary School Students. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 7(10), 436–444.

Fitra, H., Dwinata, A., Hardati, P., & Irmawati, L. (2022). The Implementation of Interactive Multimedia on Critical Thinking Skills in Social Studies Learning for Elementary School Students. IJPSE : Indonesian Journal of Primary Science Education, 3(1), 8–14. https://doi.org/https://doi.org/10.33752/ijpse.v3i1.3319

Krissandi, A. D. S., Widharyanto, B., & Dewi, R. P. (2018). Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk SD. Bekasi: Media Maxima.

Lismaya, L. (2019). Berpikir Kritis & PBL. Jakarta: Media Sahabat Cendekia.

Mansyur, U. (2016). Inovasi pembelajaran bahasa indonesia melalui pendekatan proses. RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 9(2), 256–786.

Moss, B., & Dianne, L. (2010). Teaching new literacies in gradeas k-3, resources for 21st century classroom. New York: Guilford Publications.

Munawaroh, H., Fauziddin, M., Haryanto, S., Widiyani, A. E. Y., Nuri, S., El-Syam, R. S., & Hidayati, S. W. (2022). Pembelajaran Bahasa Daerah melalui Multimedia Interaktif pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4057–4066.

Downloads

Published

2023-11-30

How to Cite

Nurfijriah, H. L., Yunianti, A. R., & Dwinata, A. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar. EduCurio: Education Curiosity, 2(1), 66–71. Retrieved from https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/639