Urgensi Kepemimpinan Kyai dalam meningkatkan School Branding di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo
Keywords:
Kepemimpinan, Kepemimpinan kiai, Branding sekolah, GontorAbstract
Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menjadi beberapa instusi pendidikan islam yang cukup terkenal dan setiap tahunnya memiliki ribuan peminat. Kurikulum pendidikan dalam pesantren ini dinamakan Kuliatul Muallimin Islamiyah (KMI), dengan dibawah kepemimpinan Kyai. Kyai dapat disebut sebagai Motivator yang berpengaruh besar bagi Pondok Modern Darussalam Gontor dalam menjalin Komunikasi dan berinteraksi. Keterikatan bentuk sosial Gontor dan masyarakat sekitar saling memberikan dukungan yang baik sehingga menciptakan nilai-nilai yang positif bagi masyarakat sekitar terhadap Gontor. Dengan demikian dapat di pahami bahwa kepemimpinan Kyai sangat berperan dalam membangun citra pesantren. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh peran Kyai terhadap Pondok Modern Darussalam Gontor. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dengan jenis studi kasus. Subjek dari penelitian ini adalah Ustad Pondok Pesantren, dan Pengurus. Teknik yang dikalkukan yakni Observasi, Wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini membuktikan bahwasanya peran kepemimpinan seorang Kyai sangat memberikan dampak yang baik bagi keberlangsungan yang terjadi dalam kehidupan pondok pesantren dengan masyarakat sekitar, agar menciptkan kehidupan yang damai dan positif.
References
Drs. KH. Moh. Ma’shum Yusuf (2009) sekilas tentang Kepondokmodernan, Buku Pintar Pedoman Pekan Perkenalan Khutbatu-l-Arsy
Halili, M., Rizquha, A., & Hefniy, H. (2020). Branding Pesantren Preuner dalam Memperkuat Identitas Kelembagaan. JUMPA: Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(2).
Jannah, A. M., Arni, I. H., & Jaisyurohman, R. A. (2021). Kepemimpinan Dalam Pesantren. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 1(1), 42-49.
Komariah, N. (2016). Pondok Pesantren Sebagai Role Model Pendidikan Berbasis Full Day School. Hikmah: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 221-240.
Mahirun, M., Suryani, S., & Nasution, N. B. (2021). Kepemimpinan Transformatif Sebagai Model Pengembangan Sumber Daya Manusia Yang Kreatif. Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 35(2), 64-76.
Pramudyo, A. (2013). Implementasi manajemen kepemimpinan dalam pencapaian tujuan organisasi. Jurnal bisnis, manajemen, dan akuntansi, 1(2).
Salsabilla, B., Lestari, F. I., Erlita, M., Insani, R. D., Santika, R., Ningsih, R. A., ... & Mustika, D. (2022). Tipe dan Gaya Kepemimpinan Pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 9979-9985
Susilo, M. J. (2022). Strategi Branding Sekolah Dalam Meningkatkan Animo Siswa Dan Awareness Masyarakat. Jurnal Pendidikan Dompet Dhuafa, 12(01), 1-6.
Syafe'i, I. (2017). Pondok pesantren: Lembaga pendidikan pembentukan karakter. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 61-82.
Widarto, D., & Pd, M. (2013). Urgensi Kepemimpinan (leadership).
Yudiaatmaja, F. (2013). Kepemimpinan: konsep, teori dan karakternya. Media Komunikasi FPIPS, 12(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Muhammad Rafli Enricoimerza Hendro Prasetyo, Muhammad Al-Fatih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







