Peran Teknologi Dalam Pembelajaran Dan Perkembangan Kognitif Anak Usia Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.71456/ecu.v2i3.948Keywords:
Teknologi Digital , Perkembangan Anak Usia Sekolah, Perkembangan KognitifAbstract
Penelitian ini meneliti peran teknologi, interaksi sosial, dan lingkungan dalam perkembangan kognitif anak usia sekolah menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka. Teknologi digital seperti komputer, tablet, dan smartphone kini menjadi bagian penting dalam kehidupan anak-anak, memberikan akses ke berbagai sumber daya online dan memungkinkan pembelajaran mandiri dengan konten yang disesuaikan. Walaupun teknologi dapat meningkatkan motivasi dan efektivitas pembelajaran, penggunaan yang berlebihan dapat berdampak negatif pada rentang perhatian dan keterampilan sosial anak-anak. Teori perkembangan kognitif Jean Piaget dan Lev Vygotsky menyoroti pentingnya tahap-tahap perkembangan kognitif serta interaksi sosial dalam proses belajar. Lingkungan belajar yang mendukung dan kaya akan stimulasi kognitif juga berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Melalui analisis isi dari berbagai jurnal akademik, buku, dan artikel ilmiah, penelitian ini mengidentifikasi tema utama terkait faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak usia sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi yang bijak, pembelajaran kolaboratif, dan lingkungan belajar yang mendukung dapat mengoptimalkan perkembangan kognitif anak. Artikel ini memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik dan orang tua untuk secara efektif mendukung proses belajar anak. Penelitian ini menggabungkan temuan dari berbagai sumber untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak usia sekolah dan implikasinya dalam pendidikan.
References
Capinera, john L. (2021). MENGUKUR KEEFEKTIFAN TEORI KONSTRUKTIVISME DALAM PEMBELAJARAN. Block Caving – A Viable Alternative? 21, no. 1 (2021): 1–9. https://doi.org/10.1016/j.solener.2019.02.027%0Ahttps://www.golder.com/insights/block-caving-a-viable-alternative/%0A???
Kusumawardhani, Anita, Afifa Ayang Segara, and Wagiman Supriadi. (2024). Peran Orang Tua Dalam Pengawasan Penggunaan Internet Pada Anak. Jurnal Abdikarya Vol 3(3), no. 03 (2024): hlm 234.
Magpiroh, Nadia Lutfi, and Syadad Nabil Mudzafar. (2023). Psikologi Pendidikan: Teori, Perkembangan, Konsep, Dan Penerapannya Dalam Konteks Pendidikan Modern. Jurnal Pendidikan : SEROJA 3, no. 1 (2023): 1–12. http://jurnal.anfa.co.id/index.php/seroja/article/view/371.
Rahma, Zahra, Khoirun Nisa, Alda Bertha Anindya, and Irega Gelly Gera. (2023). Analisis Perkembangan Kognitif Bahasa Pada Peserta Didik Sekolah Dasar Menurut Teori Jean Piaget. Indonesian Journal of Multidisciplinary 1 (2023): 2391–2401. https://journal.csspublishing/index.php/ijm%0AAnalisis.
Yuliyanti, Maela, Aira Agustin, Sefia Dwi Utami, Sigit Purnomo, and Sastra Wijaya. (2024). Jurnal Inovasi Pendidikan. 6, no. 1 (2024): 634–649.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Laela Nur Afifah, Eli Masnawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
- Authors retain copyright and other proprietary rights related to the article.
- Authors retain the right and are permitted to use the substance of the article in their own future works, including lectures and books.
- Authors grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post or self-archive their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







