Memahami Konsep Dasar Diagnostik Dan Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Belajar

Authors

  • Nikmatus Sholicha* Universitas Sunan Giri, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Eli Masnawati Universitas Sunan Giri, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

Keywords:

kesulitan belajar, faktor faktor, strategis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kesulitan belajar yang dialami oleh siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari siswa, guru, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua kategori utama faktor penyebab kesulitan belajar, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi kemampuan kognitif yang rendah, motivasi belajar yang kurang, serta permasalahan kesehatan pada siswa. Sementara faktor eksternal mencakup kondisi lingkungan keluarga yang kurang mendukung, strategi pembelajaran di sekolah yang kurang efektif, serta pengaruh lingkungan masyarakat. Implementasi program untuk mengatasi kesulitan belajar dilakukan melalui beberapa langkah strategis, seperti sosialisasi dan penyuluhan kepada siswa dan orang tua, penyediaan fasilitas yang memadai, pengawasan dan pendampingan oleh guru, serta program harian yang terintegrasi dengan jadwal sekolah. Selain itu, sistem penilaian dan penghargaan terhadap siswa yang menunjukkan kemajuan juga berperan penting dalam membentuk sikap disiplin belajar. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi pihak sekolah, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan membantu siswa mencapai keberhasilan belajar secara optimal.

References

Alang, H.M. Sattu. (2020). Urgensi Diagnosis Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar. 1–14.

Fariana, Asisah Nur, Nur Muhlifa Nahli, Herdiawal Herdiawal, Anis Fuadi, and Nurjannah Nurjannah. (2022). Diagnostik Kesulitan Belajar Matematika Siswa Pada Materi Fpb & Kpk Kelas V Sd Negeri. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Keguruan 7 (2): 1–7. https://doi.org/10.47435/jpdk.v7i2.995.

Hadi, Samsul, K. Ima Ismara, and Effendie Tanumihardja. (2015). Pengembangan Sistem Tes Diagnostik Kesulitan Belajar Kompetensi Dasar Kejuruan Siswa Smk. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan 19 (2): 168–75. https://doi.org/10.21831/pep.v19i2.5577.

Harmen, Muslima, Yusmi Salama. (2023). Memahami Konsep Dasar Diagnostik Kesulitan Belajar. 5: 5859–66.

Idris, Ridwan. (2009). Mengatasi Kesulitan Belajar Dengan Pendekatan Psikologi Kognitif. Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan 12 (2): 152–72. https://doi.org/10.24252/lp.2009v12n2a3.

Ismail. (2016). Diagnosis Kesulitan Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Aktif Di Sekolah. 2: 30–43.

Nugraha, Sobron Adi, Titik Sudiatmi, and Meidawati Suswandari. (2020). Jurnal Inovasi Penelitian. Jurnal Inovasi Penelitian 1 (3): 266–67.

Nuraeni, Nuraeni, and Syahna Apriani Syihabuddin. (2020). Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Dengan Pendekatan Kognitif.Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran Dan Inovasi Pendidikan) 2 (1): 19–20. https://doi.org/10.52005/belaindika.v2i1.24.

Utami, Fadila Nawang. (2020). Peran Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan 2 (1): 93–100. https://doi.org/10.31004/edukatif.v2i1.91.

Downloads

Published

2024-07-30

How to Cite

Sholicha, N., & Masnawati, E. (2024). Memahami Konsep Dasar Diagnostik Dan Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Belajar. EduCurio: Education Curiosity, 2(3), 609–615. Retrieved from https://yptb.org/index.php/educurio/article/view/951