Pengaruh Aromaterapi Lemon terhadap Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I

Authors

  • Widya Juliarti* Fakultas Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Yuni Fitri Fakultas Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Intan Widya Sari Fakultas Kesehatan, Universitas Hang Tuah Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v3i1.1120

Keywords:

Emesis Gravidarum, Aromaterapi Lemon

Abstract

Emesis gravidarum atau mual muntah adalah gejala yang wajar dan sering terjadi pada kehamilan trimester I, yang dirasakan pada pagi hari dan dapat timbul pada siang hari. Beberapa dampak emesis gravidarum yaitu ibu menjadi lemas, pucat, hyperemesis gravidarum, gangguan hati, gagal janin, gangguan lambung serta kematian ibu hamil. Bagi janin adalah tumbuh kembang janin terganggu, kelahiran premature dan BBLR. Kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di Puskesmas Bandar Seikijang periode Januari-November Pada tahun 2022 mencapai 44%. Salah satu penangganan emesis gravidarum adalah dengan terapi non farmakologis diantaranya dengan pemberian aromaterapi lemon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh aromaterapi lemon untuk mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil Trimester I. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Pre-eksperimen dengan One Group Pretest-post test design. Populasi pada penelitian ini ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum. Teknik sampling adalah Purposive sampling. pengumpulan data menggunakan lembar ceklis PUQE-24. Responden diberikan perlakuan selama 7 hari dengan memberikan aromaterapi lemon, pada sebuah Tissue dan dihirup ± 5 menit Metode analisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan sebelum diberikan frekuensi mual muntah 6,33x/hari dan setelah diberikan frekuensi 3,61x/ hari . Berdasarkan hasil stastistik dengan menggunakan Uji Wilcoxon dengan nilai p-value=0,000 >0,05 artinya ada pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I . Diharapkan aromaterapi lemon dapat di jadikan alternatif pengobatan non farmakologi untuk mengatasi mual muntah pada ibu hamil trimester 1

References

Ayudia, F., Ramadhani, I. P., & Amran, A. (2022). Aromaterapi Lemon Mengurangi Mual Muntah Ibu hamil (Cetakan Pe). CV.Bintang Semesta Media.

Djami, Moudy Emma Unaria . (2013) Asuhan persalinan dan bayi baru lahir Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan. Profil Kesehatan Kabupaten Pelalawan Tahun 2021

Fatimah, A. M. P. (2019). Patologi Kehamilan Memahami Berbagai Penyakit & Komplikasi Kehamilan / Arantika Meidya Pratiwi. Pt Pustaka Baru.

Fitria dkk. (2021). Pengaruh Aromaterapi Lemon terhadap Emesis Gravidarum Trimester I. Volume 3 Nomor 3, 2021.

Hasnita, E., & Dkk. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Baduose Media.

Hatini, E. E. (2018). Asuhan Kebidanan Kehamilan.

Kusuma Wardani, P., Mukhlis, H., & Pratami, R. (2019). Pengaruh Essensial Lemon Terhadap Emesis Gravidarum pada pada Ibu Trimester I di Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Wellness and Healthy Magazine,1(2),131–138. https://wellness.journalpress.id/wellness/article/view/v1i218wh.Diakses 26 April 2021

Maternity, D., Ariska, P., & Sari, D.Y. (2017). Inhalasi Lemon Mengurangi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I. Jurnal IImiah Bidan, 11(3), 10-15.

Martono, N. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif. PT. Raja Grafindo Persada.

Nanik Mujayati, Ni W, Juliana M. ( 2022). Efektifitas Aromaterapi Lemon Pada Penurunan Derajat Emesis Gravidarum Di Praktik Mandiri Bidan. Vol. 10. No. 1

Notoatmodjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. PT Rineka Cipta.

Pratiwi, R. (2022). Buku Ajar Farmakotgnosi simplisia Minyak Atsiri dan Gulan. Lakeisha.

Putri, R. (2022). Pengaruh Aromaterapi Lemon Untuk Mengurangi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu.

Putri Y, Situmorang RB. Efektifitas Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Frekuensi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di BPM Indra Iswari, Sst, Skm,Mm Kota Bengkulu. Jurnal Midwifery. 2020;8(1):44-50.

Prawirohadjo, Sarwono. 2015. Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Prawirohardjo, Sarwono. 2012. Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Rinata, E., & Ardillah, F. R. (2015). Penanganan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil di BPM Nunik Kustantinna Tulangan-Sidoarjo. Program Studi Diploma III Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, 1–8. http://eprints.umsida.ac.id/265/

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif,R&D. Alfabeta CV.

Vitrianingsih, Siti Khadijah. (2019). Efektifitas Aromaterapi lemon untuk menangani emesis gravidarum. Jurnal keperawatan. 11 no 4

Walyani, E. S. (2015). asuhan kebidanan pada kehamilan.

Wisdyana, S. D. (2018). Pengaruh Aromaterapi Lemon Terhadap Emesis Gravidarum Di PMB Wanti Mardiwati. Ilmiah Kesehatan.

Y, K., & Heni. (2013). Perawatan Ibu Hamil (Asuhan Ibu Hamil). Fitramaya.

Downloads

Published

2024-12-31

How to Cite

Juliarti, W., Fitri, Y., & Sari, I. W. (2024). Pengaruh Aromaterapi Lemon terhadap Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I . JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(1), 206–211. https://doi.org/10.71456/jik.v3i1.1120