Hubungan Komunikasi Efektif Konselor dengan ODHIV di Klinik VCT Kahimungan RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Tanah Bumbu

Authors

  • Yuni Ariyanti* Politeknik Kesehatan Banjarmasin
  • Noraida Arianti Politeknik Kesehatan Banjarmasin
  • Miftahul Mutik Politeknik Kesehatan Banjarmasin
  • Nuni Sugiani Rahayu Politeknik Kesehatan Banjarmasin
  • Rifqoh Politeknik Kesehatan Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v3i2.1222

Keywords:

HIV, ODHIV, Komunikasi Efektif, Konseling

Abstract

Dalam konteks pelayanan kesehatan, komunikasi efektif antara tenaga Kesehatan dan pasien memiliki peranan yang signifikan dalam menentukan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Melalui komunikasi efektif yang baik, pasien dapat memahami informasi mengenai kondisi kesehatannya. RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor adalah salah satu fasilitas pelayanan kesehatan di Tanah Bumbu, yang salah satu diantaranya memiliki pelayanan kesehatan dibidang konseling, yaitu Klinik VCT Kahimungan (Voluntary Councelling and Testing) terhadap Orang Dengan HIV (ODHIV).  Pelayanan VCT dilakukan oleh konselor kepada konseli atau pasien untuk membantu, memotivasi, memberikan dukungan, mengedukasi dan bertukar pendapat, serta memberikan informasi pencegahan dan pengobatan agar menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan komunikasi efektif antara konselor dan ODHIV di Klinik VCT Kahimungan. Metode Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode wawancara dengan dua Konselor VCT sebagai narasumber pertama, di Klinik VCT.  Konselor terdiri dari Ahli Teknologi Laboratorium Medis atas nama Noraida Arianti dan Dokter Norhidayah yang aktif dan sudah mengikuti pelatihan konselor serta memiliki kapabilitas dan pengetahuan mengenai informasi-informasi HIV/AIDS dan cara penanggulangannya.  Wawancara juga dilakukan  kepada pasien ODHIV yang merupakan dampingan konselor/ dukungan sebaya Klinik VCT Kahimungan sebagai narasumber yang kedua. Dan sebagai narasumber pendukung dilakukan wawancara kepada Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) atas nama ibu Suwarni. Sumber lainnya ialah berupa dokumen Klinik VCT Kahimungan, buku-buku, jurnal dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ialah komunikasi yang terjadi antara konselor dan ODHIV berjalan dengan baik dan efektif, dimana pasien merasakan adanya kenyamanan untuk membagikan informasi mengenai dirinya, melakukan pengobatan, dan konseling secara berkala. Serta konselor juga memberikan dorongan dan motivasi atas perkembangan pasien yang terdeteksi HIV agar tidak menyerah dalam menjalani hidup dan dapat mengubah pola hidup kearah yang lebih sehat.

References

Aprianty, R. A., & Ngalimun, N. (2022). Model Bimbingan Konseling Perkembangan Dalam Aktivitas Bermain Sebagai Strategi Pengalaman Belajar Yang Bermakna Di Sd Muhammadiyah 8 Banjarmasin. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 4(1), 68-76.

Diaty, R., Arisa, A., Lestari, N. C. A., & Ngalimun, N. (2022). Implementasi aspek manajemen berbasis sekolah dalam pelayanan bimbingan dan konseling. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pandohop, 2(2), 38-46.

Indana Eva Ajmala, Laksmi Wulandari. (2015). Jurnal Respirasi Jr Vol. 1 No. 1 Januari 2015 Terapi Arv Pada Penderita Ko-Infeksi Tb-Hiv

Karyanti, M. P., & Aminudin, S. P. (2019). Cyberbullying & body shaming. Penerbit K-Media.

Komisi Penanggulangan Aids. (2015). Siaran Pers: Pemerintah Bersama Masyarakat Sipil Berkomitmen Untuk Terus Mencegah Dan Menanggulangi Hiv Dan Aids Di Indonesia.

Latifah, L., & Ngalimun, N. (2023). Pemulihan Pendidikan Pasca Pandemi Melalui Transformasi Digital Dengan Pendekatan Manajemen Pendidikan Islam Di Era Society 5.0. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 41-50.

Latifah, L., Zwagery, R. V., Safithry, E. A., & Ngalimun, N. (2023). Konsep dasar pengembangan kreativitas anak dan remaja serta pengukurannya dalam psikologi perkembangan. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 426-439.

Mayasin, R. M., & Norsiah, W. (2017). Pediculosis Capitis dan Personal Hygiene pada Anak SD di Daerah Pedesaan Kotamadya Banjarbaru. Medical Laboratory Technology Journal, 3(2), 58-62.

Muhammad Iqbal Manshur (2024). Jurnal Signal Volume 12, No. 2, Juli-Desember 2024, Hlm 118-227| Ilmu Komunikasi – Fisip Universitas Swadaya Gunung Jati P-Issn: Https://Ejournalugj.Com/Index.Php/Signal 191 Komunikasi Persuasif Antara Konselor Dan Orang Dengan Hiv (Odhiv) Dalam Pelayanan Vct Di Puskesmas Watubelah Cirebon Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia

Ngalimun, S.M. (2014). Strategi dan model pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pessindo.

Ngalimun, H., (2017). Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis. Banjarmasin: Pustaka Banua.

Ngalimun, N., & Zakiah, Z. (2019). Komunikasi Kesehatan Konseling dan Terapeutik. Yogyakarta: Parama Ilmu.

Supratiknya. A. (2016). Komunikasi Antarpribadi. Yogyakarta: Pt. Kanisisus

Tohirin, (2017). Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Madrasah (Berbasis Integrasi). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Downloads

Published

2025-04-18

How to Cite

Ariyanti, Y., Arianti, N., Mutik, M., Rahayu, N. S., & Rifqoh, R. (2025). Hubungan Komunikasi Efektif Konselor dengan ODHIV di Klinik VCT Kahimungan RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Tanah Bumbu. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 271–278. https://doi.org/10.71456/jik.v3i2.1222