Faktor yang Mempengaruhi WUS dalam Penggunaan MKJP di RSUD dr. Suhatman, Mars
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v3i2.1296Keywords:
Faktor, Pengaruh, WUS, Penggunaan, MKJPAbstract
Pada negara berkembang tingginya angka kematian ibu dan kehamilan yang tidak diinginkan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global. Hal ini terutama dipengaruhi oleh rendahnya penggunaan kontrasepsi pada masyarakat. Berdasarkan data di atas setiap tahun masih banyak peserta KB yang memilih metode kontrasepsi jangka pendek dibandingkan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti usia wanita, lama menikah, pendidikan, paritas (jumlah anak), budaya, agama, dan factor perbedaan jenis kelamin. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada wanita usia subur (WUS) di Indonesia. Metode penelitian termasuk jenis penelitian analitik observasional menggunakan desain penelitian cross sectional dengan sampel 73 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antara umur (p=0,020), pendidikan (p=0,012), paritas (p=0,041), pengetahuan (p=0,014) dan dukungan suami (p=0,032) pada WUS dalam penggunaan kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di RSUD dr. Suhatman MARS Kota Dumai tahun 2024. Diharapkan kepada pihak manajemen RSUD dr Suhatman MARS Kota Dumai untuk lebih ditingkatkan kualitas proses asuhan kebidanan terutama intervensi terkait dengan faktor yang berhungan dengan MKJP seperti umur, pendidikan, paritas, pengetahuan dan dukungan suami.
References
Ajeng, (2017). Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Di Puskesmas Kartasura. Jurnal STIKES Mamba’ul Ulum Surakarta.
Astuti Dwi, dkk. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan metode Kontrasepsi jangka panjang (mkjp) pada pasangan usia Subur di wilayah kerja puskesmas batang hari Kabupaten lampung timur, Jurnal Dunia Kesmas Volume 7. Nomor 4. Oktober 2018
Atikah Proverawati dkk (2015). Panduan Memilih Kontrasepsi. Yogyakarta: Nuha Medika.
BKKBN. (2017 ). Kebijakan Alih Kelola PKB dan PLKB. Jakarta: BKKBN; BKKB . Tingkat “Drop Out” KB di Indonesia. Jakarta.
BKKBN. (2016). Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: BKKBN.
Budiman, Riyanto A, (2016). Metodologi penelitian kesehatan. Yogyakarta. Nuha Medika.
Canda D, Sakung J, Yusuf H. (2018). Hubungan pengetahuan dan dukungan suami dengan pemiIihan met0de k0ntrasepsi jangka panjang di KeIuruhan L0Iu SeIatan wiIayah kerja Puskesmas BirobuIi.
Hastuty M, Afiah. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku akseptor KB terhadap pemilihan MKJP di wilayah kerja Puskesmas Tambang.2(2):1–12
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan 2021.Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Khatimah, H., Astuti, Y. L., & Yuliani, V. (2022). Determinan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Indonesia (Analisis SDKI 2017). INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi. 1(2), 117-126. doi:10.55123/insologi.v1i2.249
Putri, (2016). Hubungan antara usia dan paritas dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang pada akseptor baru di Puskesmas Lendah 1 Kulon Progo Yogyakarta. Jurnal Fakultas Ilmu Kesehatan Universitaas Aisyiyah Yogyakarta
Saskara, Ida, dan Marhaeni, (2015). Hubungan Pendidikan Dengan Rendahnya Minat Ibu Terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang‟, Naskah Publikasi, 1–12
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Edisi ke-2. Bandung: Alfabeta.
Wulandari, Y., Muhammad, T., & Ridha, A. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada Pasangan Usia Subur di Kabupaten Sambas. Fak Ilmu Kesehat, 50.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ayu Ratna Sari, Kiki Megasari & Miratu Megasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






