Konsep Sehat dan Sakit dalam Perspektif Agama Islam dan Kaitannya dengan Enam Agama di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.71456/jik.v4i1.1496Keywords:
Konsep Sehat dan Sakit, Perspektif AgamaAbstract
Kesehatan merupakan aspek fundamental dalam kehidupan manusia dan dipahami secara beragam oleh agama-agama di Indonesia. Artikel ini mengkaji konsep sehat dan sakit dalam perspektif Islam serta mengaitkannya dengan lima agama resmi lainnya: Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka melalui analisis teks keagamaan, literatur akademik, dan penelitian relevan untuk memahami makna sehat-sakit dan implikasinya dalam kehidupan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa keenam agama memaknai sehat sebagai kondisi holistik yang mencakup keseimbangan fisik, mental, dan spiritual. Sakit dipahami bukan hanya sebagai gangguan biologis, tetapi juga mengandung dimensi moral dan spiritual. Islam menekankan ikhtiar medis dan tawakal; Kristen dan Katolik menonjolkan iman, mukjizat, serta sakramen; Hindu dan Buddha menekankan keselarasan energi dan batin; sementara Konghucu memandang kesehatan sebagai harmoni antara tubuh, moral, dan sosial. Meskipun terdapat perbedaan pendekatan, seluruh agama mengakui pentingnya integrasi usaha fisik dan spiritual dalam proses penyembuhan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa perspektif keagamaan dapat memperkaya pendekatan kesehatan holistik di Indonesia melalui pelayanan berbasis spiritual, pendidikan kesehatan religius, dan kerja sama antaragama. Pendekatan ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang humanistik dan kontekstual bagi masyarakat Indonesia.
References
Ali, A. Y. (2009). The Holy Qur’an: Text, translation & commentary. Saba Islamic Media.
Agustina, A., Suwandewi, A., Tunggal, T., & Daiyah, I. (2022). Sisi Edukatif Pendidikan Islam Dan Kebermaknaan Nilai Sehat Masa Pandemi Covid-19 Di Kalimantan Selatan. JIS: Journal Islamic Studies, 1(1).
Aziz, A. (2018). Kesehatan dalam perspektif Islam. Jakarta: Prenada Media.
Becker, C. (2001). Buddhist views of illness and health. In R. Recine (Ed.), Religion and Health (pp. 97–112). Oxford University Press.
Flemming, D. (2010). Christian perspectives on healing and suffering. Cambridge University Press.
Gethin, R. (1998). The foundations of Buddhism. Oxford University Press.
Kleinman, A. (1988). The illness narratives: Suffering, healing, and the human condition. Basic Books.
Koentjaraningrat. (1990). Kebudayaan, mentalitas dan pembangunan. Jakarta: Gramedia.
Latifah, L., Ngalimun, N., Setiawan, M. A., & Harun, M. H. (2020). Kecakapan behavioral dalam proses pembelajaran PAI Melalui Komunikasi Interpersonal. Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 5(2), 36-42.
Latifah, L., Zwagery, R. V., Safithry, E. A., & Ngalimun, N. (2023). Konsep dasar pengembangan kreativitas anak dan remaja serta pengukurannya dalam psikologi perkembangan. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 426-439.
Latifah, L. (2025). TEKNOLOGI DIGITAL SEBAGAI RUANG PERTEMUAN AGAMA DAN BUDAYA MASYARAKAT MULTIKULTURAL. UNIVSM JURNAL SAINS & TEKNOLOGI, 1(02).
Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.
Nigosian, S. A. (2000). World religions: A historical approach. St. Martin’s Press.
Rahman, F. (1989). Health and medicine in Islamic tradition. Crossroad Publishing.
Ricoeur, P. (2005). The concept of illness in religions. Harvard University Press.
Tan, C. M. (2004). Confucian views on health and morality. Beijing University Press.
Vidyasagar, P. (2006). Health, disease, and Hinduism: A cultural analysis. New Delhi: Sage Publications.
Wijaya, A. (2015). Integrasi spiritual dalam pelayanan kesehatan di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 115–128.
Zainuddin, M. (2020). Holistic health in Indonesian religious traditions. Journal of Religion and Health, 59(3), 1121–1136.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Siska, Laila Mailina Rahmah, & Latifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






