Etika Profesi Tenaga Kesehatan dalam Perspektif Islam

Authors

  • Ilham* Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Persada Banjarmasin
  • Latifah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Persada Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v4i1.1508

Keywords:

Etika Profesi, Tenaga Kesehatan, Perspektif Islam

Abstract

Etika profesi dalam bidang kesehatan menjadi aspek krusial yang menentukan kualitas pelayanan medis dan kepercayaan publik terhadap institusi kesehatan. Dalam konteks Muslim, etika profesi tenaga kesehatan memiliki landasan nilai‑nilai Islam yang kuat, seperti amanah (kepercayaan), ihsan (berbuat sebaik‑baiknya), tadbir (pengelolaan), taʿawun (tolong‑menolong), dan keadilan (ʿadl). Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana perspektif Islam membentuk kerangka etika profesi tenaga kesehatan serta implikasinya bagi praktik modern di fasilitas kesehatan. Metode penelitian menggunakan studi literatur sistematis terhadap artikel‑jurnal terkini dan dokumen keilmuan yang relevan. Hasil penelitian mengungkap tiga tema utama: (1) prinsip‑prinsip etika profesi tenaga kesehatan dalam Islam, (2) penerapan nilai Islam dalam praktik pelayanan kesehatan modern, dan (3) tantangan dan strategi pembumian etika Islam dalam profesi kesehatan. Perspektif Islam terbukti selaras dengan prinsip bioetika modern beneficence, non‑maleficence, autonomy, dan justice namun menambahkan dimensi spiritual dan tanggung jawab moral yang lebih luas. Kendati demikian terdapat hambatan seperti rendahnya literasi nilai Islam di kalangan tenaga kesehatan, kelemahan regulasi institusional, dan tekanan teknologi serta komersialisasi kesehatan. Artikel ini menyimpulkan bahwa pengintegrasian etika Islam dalam profesi kesehatan tidak sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis untuk meningkatkan mutu pelayanan, kepercayaan pasien Muslim, serta pembentukan karakter tenaga kesehatan yang berintegritas.

References

Abdulghani, N. A., & Alrumayh, S. H. (2025). An Islamic Legal Perspective on Contemporary Health Issues: Integrating Traditional and Modern Approaches. Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN), 3(4), 187 198. https://doi.org/10.47353/sikontan.v3i4.2785

Agustina, A., Suwandewi, A., Tunggal, T., & Daiyah, I. (2022). Sisi Edukatif Pendidikan Islam Dan Kebermaknaan Nilai Sehat Masa Pandemi Covid-19 Di Kalimantan Selatan. JIS: Journal Islamic Studies, 1(1).

Anam, H. K., Latifah Husien Thalib, M. P., Hanura Aprilia, N., Kep, M., Wulan, D. R., & Kep, M. & Kep, M.(2022). Komunikasi Antarpribadi Meningkatkan Efektivitas Kecakapan Interpersonal dalam Bidang Kesehatan.

Gamon, A. M. I. (2023). Ethics of Digital Health in Islamic Perspective. Journal of Science and Technology, 28(1), 1 11. https://doi.org/10.20428/jst.v28i1.1993

Gul, K., Gul, P., & Azeem, S. (2020). Medical ethics and practices from Islamic perspective. International Journal of Community Medicine and Public Health, 7(4), 1435 1440. https://doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20201481

Hidayani, C. E., Lubis, S. A., & Ritonga, A. A. (2025). Implementation of Health Values in Islamic Education. JTP Jurnal Teknologi Pendidikan, 27(1).

Ismail, M. F., & Shahadan, S. Z. (2025). Towards Maqasid al Shari’ah Based Nursing Ethics. International Journal of Care Scholars, 4(2), 83 88. https://doi.org/10.31436/ijcs.v4i2.173

Latifah, L. (2020). Makna Isi Kandungan Surah Al-A’raf Ayat 179 dalam Konsep dan Karakteristik Pendidikan Islam. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 2(1).

Latifah, L., Zwagery, R. V., Safithry, E. A., & Ngalimun, N. (2023). Konsep dasar pengembangan kreativitas anak dan remaja serta pengukurannya dalam psikologi perkembangan. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 426-439.

Munir, M. (2021). Halal Healthcare: An Industry Perspective. AL MAQASID: The International Journal of Maqasid Studies and Advanced Islamic Research, 2(2), 50 53. https://doi.org/0.55265/al maqasid.v2i2.87

Mustapa, M. b., Safarudin, M., Ahinin, K. A., & Mar¬lon Abdullah, Y. M. (2025). The Influence of Islamic Treatments on Individual Health and Well being. Intiqād: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam, 6(1).

Ngalimun, H. (2017). Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis. Banjarmasin: Pustaka Banua.

Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.

Rahman, M. F. A., Rofiah, N., & Nurbaiti, N. (2025). Islamic Bioethics Construction. Journal of Comprehensive Science, 4(3). https://doi.org/10.59188/jcs.v4i3.3091

Shah, S. M. T., & Randhawa, M. A. (2024). Medical Ethics in Perspective of Islamic Teachings: An Analytical Study. Journal of Rawalpindi Medical College, 28(1). https://doi.org/10.37939/jrmc.v28i1.2366

Yahaya, A. Y., Mohamed Hatta, M. M. bin, & Ifwat Ishak, M. S. (2025). Islamic Ethics & Medical Jurisprudence: Ethical Consideration for Medical Volunteers in War & Disaster Zone. International Journal of Human and Health Sciences (IJHHS), 9(10), S23. https://doi.org/10.31344/ijhhs.v9i10.792

Zwagery, R. V., Safithri, E. A., & Latifah, N. (2020). Psikologi Perkembangan: Konsep Dasar Pengembangan Kreatifitas Anak. Yogyakarta: Parama Ilmu.

Downloads

Published

2025-11-11

How to Cite

Ilham, & Latifah. (2025). Etika Profesi Tenaga Kesehatan dalam Perspektif Islam. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 72–80. https://doi.org/10.71456/jik.v4i1.1508