Konsep Manusia dan Perspektif Islam dalam Landasan Dasar Etika Kerja di Bidang Pelayanan Administrasi Kesehatan

Authors

  • Thania Familasari* STIKES Abdi Persada Banjarmasin
  • Latifah STIKES Abdi Persada Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v4i1.1517

Keywords:

Konsep Manusia, Perspektif Islam, Etika Kerja, Pelayanan Administrasi Kesehatan

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep manusia dalam perspektif Islam sebagai landasan etika kerja di bidang pelayanan administrasi kesehatan. Dalam konteks pelayanan publik, khususnya administrasi kesehatan, manusia bukan hanya dilihat sebagai sumber daya kerja, melainkan sebagai khalifah yang memikul amanah untuk memberikan pelayanan yang profesional, adil, dan berorientasi pada kemaslahatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an, hadis, dan pandangan ulama serta pakar etika Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep manusia dalam Islam mencakup tiga dimensi utama: spiritual (ruhiyyah), akal (‘aqliyyah), dan fisik (jasadiyyah), yang menjadi dasar pembentukan integritas kerja. Etika kerja Islam dalam pelayanan administrasi kesehatan berlandaskan nilai-nilai seperti amanah (tanggung jawab), ‘adl (keadilan), ihsan (profesionalitas dan empati), serta rahmah (kasih sayang). Dengan memahami hakikat manusia sebagai makhluk yang berakal dan bermoral, pelayanan administrasi kesehatan dapat diarahkan tidak hanya pada efisiensi prosedural, tetapi juga pada kepuasan spiritual dan kemanusiaan pasien. Artikel ini merekomendasikan internalisasi nilai-nilai Islam dalam sistem manajemen dan pendidikan tenaga administrasi kesehatan sebagai upaya membangun etos kerja yang humanis dan berkeadilan.

References

Agustina, A., Suwandewi, A., Tunggal, T., & Daiyah, I. (2022). Sisi Edukatif Pendidikan Islam Dan Kebermaknaan Nilai Sehat Masa Pandemi Covid-19 Di Kalimantan Selatan. JIS: Journal Islamic Studies, 1(1).

Al-Faruqi, Ismail R. (1982). Islamization of Knowledge: General Principles and Workplan. Herndon: IIIT.

Al-Ghazali. (2005). Ihya’ Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Al-Qaradawi, Yusuf. (1995). Fiqh al-Awlawiyyat. Kairo: Maktabah Wahbah.

Anshari, Endang Saifuddin. (1993). Wawasan Islam: Pokok-pokok Pikiran tentang Islam dan Umatnya. Jakarta: Rajawali Press.

Latifah, L., & Ngalimun, N. (2023). Pemulihan Pendidikan Pasca Pandemi Melalui Transformasi Digital Dengan Pendekatan Manajemen Pendidikan Islam Di Era Society 5.0. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 41-50.

Latifah, L., Ngalimun, N., Setiawan, M. A., & Harun, M. H. (2020). Kecakapan behavioral dalam proses pembelajaran PAI Melalui Komunikasi Interpersonal. Bitnet: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 5(2), 36-42.

Ngalimun, H., Pd, M., & Kom, M. I. (2017). Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis. Banjarmasin: Pustaka Banua.

Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.

Qardhawi, Yusuf. (1997). Norma dan Etika Islam dalam Pengelolaan. Jakarta: Gema Insani.

Rahman, Fazlur. (1982). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press.

Suprapti, S., Ilmiyah, N., Latifah, L., & Handayani, N. F. (2022). Islamic Aqidah Learning Management to Explore the Potential of Madrasah Students. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), 5(1), 4664-4673.

WHO. (2022). Health Administration and Ethics in Modern Health Systems. Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

2025-11-13

How to Cite

Familasari, T., & Latifah. (2025). Konsep Manusia dan Perspektif Islam dalam Landasan Dasar Etika Kerja di Bidang Pelayanan Administrasi Kesehatan. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 101–106. https://doi.org/10.71456/jik.v4i1.1517