Pandangan Islam Tentang Vaksin dan Implikasinya Terhadap Perilaku Kesehatan Masyarakat

Authors

  • Azzikra Safira Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Persada Banjarmasin
  • Latifah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Persada Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.71456/jik.v4i1.1528

Keywords:

Pandangan Islam, Vaksin dan Implikasinya, Perilaku Kesehatan Masyarakat

Abstract

Vaksinasi merupakan salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling efektif dalam mencegah penyakit menular. Namun, pada komunitas Muslim muncul tantangan terkait pandangan agama, terutama mengenai kehalalan, izin syariah, dan tanggung jawab sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan Islam terhadap vaksin dan bagaimana pandangan tersebut memengaruhi perilaku kesehatan masyarakat Muslim. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap artikel‑jurnal peer‑review terkait vaksinasi dan keislaman, serta analisis hukum Islam (fiqh) dan maqāṣid al‑syarīʿah. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip‑prinsip Islam seperti ḥifẓ al‑nafs (melindungi jiwa), ḥifẓ al‑ʿaql (melindungi akal), ḥifẓ al‑nasl (melindungi keturunan), dan maslahah (kemaslahatan) mendukung vaksinasi. Namun, terdapat hambatan perilaku seperti kekhawatiran terhadap kandungan vaksin yang dianggap tidak halal, informasi negatif di media sosial, dan kurangnya pemahaman agama. Implikasi terhadap perilaku kesehatan masyarakat mencakup: penerimaan vaksin meningkat bila ulama dan lembaga agama memberi fatwa, kampanye berbasis agama lebih efektif, dan edukasi kesehatan harus memperhitungkan sensitivitas keagamaan. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi pandangan Islam dalam strategi vaksinasi sangat penting untuk meningkatkan cakupan dan kepercayaan komunitas Muslim terhadap vaksin, serta bahwa pembuat kebijakan kesehatan harus melibatkan ulama dan tokoh agama dalam edukasi dan komunikasi.

References

Ahmad, S., Lee, S. J., & Shommu, N. S. (2024). Religious beliefs and practices toward HPV vaccine acceptance in Islamic countries: A scoping review. Vaccine, [pre publication]. https://doi.org/10.1016/j.vaccine.2024.03.020 (PubMed)

Albani, M. S., & [others]. (2023). Vaccination and forms of self protection in the COVID 19 pandemic: Maqāṣid sharia perspective. Al Hurriyah: Jurnal Hukum Islam, 7(2). https://doi.org/10.30983/alhurriyah.v7i2.5369 (Jurnal UIN Bukittinggi)

Alsuwaidi, R., Hammad, H. A., Elbarazi, I., & Sheek Hussein, M. (2023). Vaccine hesitancy within the Muslim community: Islamic faith and public health perspectives. Human Vaccines & Immunotherapeutics, 19(1), 2190716. https://doi.org/10.1080/21645515.2023.2190716 (PMC)

Aprianty, R. A., & Ngalimun, N. (2022). Model Bimbingan Konseling Perkembangan Dalam Aktivitas Bermain Sebagai Strategi Pengalaman Belajar Yang Bermakna Di Sd Muhammadiyah 8 Banjarmasin. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 4(1), 68-76.

Faith based approaches to vaccine misconception: A systematic literature review of religious messaging.” (2022). Intellectual Discourse, 33(2). https://doi.org/10.31436/id.v33i2.2334 (Journals IIUM)

Hannan, A., Syarif, Z., & Muhaimin, K. Y. (2023). The review of social theology and science on the benefits of vaccine in the COVID 19 preventive measures. Akademika: Jurnal Pemikiran Islam, 26(2). https://doi.org/10.32332/akademika.v26i2.3605 (Rumah Jurnal IAIN Metro)

Ishom, M. (2023). Moderasi pandangan komunitas Muslim Banten tentang vaksin COVID 19 untuk jamaah haji dan umrah pasca pandemi. Jurnal Bimas Islam, 16(1), 35–66. (Jurnal Bimas Islam)

Kara, S. A., & Indah, N. (2022). Sinovac vaccine according to the Fatwa of the Indonesian Ulema Council Number 2 of 2021: Sharia maqāṣid perspective. Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review, 1(2). https://doi.org/10.64016/parewasaraq.v1i2.14 (ejournal.sulselmui.com)

Latifah, L., & Ngalimun, N. (2023). Pemulihan Pendidikan Pasca Pandemi Melalui Transformasi Digital Dengan Pendekatan Manajemen Pendidikan Islam Di Era Society 5.0. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 41-50.

Latifah, L., Zwagery, R. V., Safithry, E. A., & Ngalimun, N. (2023). Konsep dasar pengembangan kreativitas anak dan remaja serta pengukurannya dalam psikologi perkembangan. EduCurio: Education Curiosity, 1(2), 426-439.

Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.

Samsudin, K., Abdul Manaf, R., & Mahmud, A. (2022). Childhood vaccine hesitancy in selected Islamic and Muslim majority countries: Result synthesis from a scoping review. IIUM Medical Journal Malaysia, 22(3). https://doi.org/10.31436/imjm.v22i3.2179 (Journals IIUM)

Sangaji, R., Basri, H., Wandi, W., Sultan, M., & Rasyid, N. (2023). The news of the COVID 19 vaccine in the media and public resistance in Indonesia: A study of Islamic law. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 5(2). https://doi.org/10.22373/sjhk.v5i2.10892 (UIN Ar-Raniry Journal Portal)

Zaid, Z., & Al Bahy, M. P. (2022). Examining factors influencing halal COVID 19 vaccination intention among the Muslim communities. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 8(1), 40 53. (Jurnal Raden Fatah).

Downloads

Published

2025-11-17

How to Cite

Safira, A., & Latifah. (2025). Pandangan Islam Tentang Vaksin dan Implikasinya Terhadap Perilaku Kesehatan Masyarakat. JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 107–115. https://doi.org/10.71456/jik.v4i1.1528